Langsung ke konten utama

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Komunitas Kreatif Dukung Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan: Menghadirkan Riri Riza, Inaya Wahid, hingga Budayawan Muda

 


Jakarta, 17 November 2024 – Intoleransi bisa berawal dari benci. Hal tersebut disampaikan oleh Inaya Wahid, seniman muda dan aktivis sosial dalam acara “Satu Akar, Ragam Rupa: Budayawan Muda untuk Toleransi” (17/11) yang diselenggarakan oleh Campaign, startup pemilik aplikasi kampanye sosial bernama Campaign #ForABetterWorld, bekerjasama dengan organisasi non pemerintah yang berfokus pada perdamaian, Search for Common Ground. “Intoleransi punya bahan baku kebencian, sikap mau menang sendiri, narrow minded, self centris, egotistical,” ujar Inaya.


“Sebaliknya, salah satu kunci dalam menciptakan toleransi adalah memproduksi bahan baku seperti empati, perasaan solidaritas, menghargai yang lain, serta menghargai diri sendiri” pungkasnya. Acara yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda dalam mempromosikan kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) melalui ekspresi seni dan budaya.


Selain talkshow, acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan ini juga memamerkan sejumlah karya seni dari para budayawan muda dengan beragam kreasi dan inovasi untuk menyuarakan penghormatan terhadap KBB. Koleksi karya seni ini mencakup beragam bentuk, seperti lagu, tari topeng, buku yang mengangkat perempuan penggerak toleransi, dan pameran interaktif lainnya. “Untuk mengampanyekan kerukunan, kami menggunakan pendekatan kreatif dan imajinatif agar pesan-pesan toleransi ini bisa diterima oleh berbagai kalangan. Seni dan budaya merupakan sarana ideal untuk menyuarakan toleransi karena setiap orang dapat menikmati ekspresi artistik, dan tradisi memiliki tempat yang istimewa di hati setiap komunitas,” ujar Program Director Search for Common Ground, Anis Hamim.


Kemeriahan acara ini dihadiri oleh Perwakilan USAID yang turut hadir dalam acara. “Melalui program ini, USAID memanfaatkan kekuatan teknologi digital, peran pemuda, serta inovasi dalam seni dan budaya untuk mendorong toleransi dan kolaborasi,” kata Yahya Luping, pakar Demokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan USAID Indonesia. "Tujuan kami adalah untuk memperkuat kohesi sosial dan mempromosikan perdamaian di antara masyarakat dari berbagai komunitas,” ujarnya.


Upaya untuk meningkatkan kesadaran terhadap nilai-nilai ini diperluas melalui kampanye sosial di aplikasi Campaign #ForABetterWorld. Project Lead dan Marketing Communications Manager, Laras Sabila Putri, menyampaikan bahwa Campaign terus beradaptasi sebagai platform yang berorientasi pada anak muda, termasuk dengan memadukan kegiatan-kegiatan luring dan daring, “Acara ini merupakan puncak rangkaian dari kampanye sosial Strengthening Interfaith Forums and Youth Engagement in Indonesia to Promote Tolerance (SHIFT). Untuk mendukung inisiatif ini lebih lanjut, masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam kampanye sosial #projectSHIFT di aplikasi Campaign #ForABetterWorld, baik sembari menikmati acara maupun setelahnya. Lewat aplikasi ini, masyarakat dapat meningkatkan kesadaran tentang toleransi sekaligus berkontribusi tanpa mengeluarkan biaya apa pun,” ujar Laras.


Para pengunjung yang berpartisipasi dalam kampanye sosial SHIFT di aplikasi Campaign #ForABetterWorld dapat menyelesaikan aksi sosial, yang secara otomatis akan membuka donasi tanpa mengeluarkan uang sama sekali untuk mendukung KBB di seluruh Indonesia. Sebanyak sembilan kampanye sosial telah diluncurkan yang diinisiasi oleh para pemuda terpilih, salah satunya Sega Jamblang. Hasil kampanye sosial mereka akan digunakan untuk mengajak 100 pemuda di Cirebon belajar toleransi dan perdamaian melalui roadshow rumah ibadah. “Kami bersyukur dapat terpilih menjadi salah satu komunitas yang dapat berkampanye di aplikasi Campaign #ForABetterWorld untuk menjangkau masyarakat lewat aktivasi digital. Sebelumnya, kami juga menyelenggarakan pentas seni bertajuk #TolakBala untuk Cirebon Damai yang berisi orasi,  pertunjukan  kesenian dari lintas agama untuk mengajak masyarakat melestarikan kebudayaan, dan menjaga kerukunan,” ujar Haryono, Ketua Sega Jamblang yang juga merupakan Ketua Pelita Perdamaian Cirebon.


Author: Campaign

Editor: Nazwal Bilbina Budiman

Komentar

Rubik Puan Popular

Tanpa Validasi Sana-Sini, 'Be of Service' Ternyata Kunci Pede yang Paling Slay!

Image by: Roxie Nafousi Pernah nggak sih, Puan ngerasa insecure gara-gara kelamaan scrolling TikTok? Lihat si A glow up maksimal, si B punya bisnis sendiri, sementara kita? Masih sibuk berantem sama jerawat atau pusing mikirin tugas kuliah yang nggak habis-habis. Rasanya pengen banget punya rasa pede buat tampil atau mulai sesuatu, tapi kok susah ya?  Baca juga: https://puanbisa.blogspot.com/2025/10/cara-membangun-kepercayaan-diri-untuk.html   Nah, kalau Puan terus-terusan fokus pada diri sendiri, ending -nya malah makin insecure karena manusia cenderung lebih mampu melihat kekurangannya sendiri dibanding kelebihannya. Menurut buku Confidence karya manifesting queen Roxie Nafousi, rahasia buat tampil pede itu justru adalah dengan mengalihkan fokus kita keluar, yaitu dengan membantu orang lain. Iya, Roxie bilang salah satu cara paling ampuh buat bangun rasa pede adalah dengan being of service alias jadi sosok yang bermanfaat buat orang lain. Kedengarannya berat ya, Puan? Pa...

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan!

Kenapa Sih Penting untuk Percaya Diri? Self development atau pengembangan diri adalah proses sadar untuk terus memperbaiki diri, baik dari segi cara berpikir, kebiasaan, maupun keahlian. Salah satu aspek terpenting dalam pengembangan diri adalah percaya diri. Tanpa kepercayaan diri, semua potensi yang Puan miliki bisa “terkunci”. Padahal, percaya diri bukan bawaan lahir, tapi ia bisa dilatih lewat pengalaman dan pola pikir yang tepat. Menurut penelitian dari American Psychological Association (APA), orang yang memiliki self-confidence tinggi lebih mudah mengambil keputusan, berani mencoba hal baru, dan punya tingkat stres lebih rendah. Kenapa Perempuan Muda Masih Sering Ragu? Puan, nggak sedikit perempuan muda yang merasa “nggak cukup baik”. Apalagi di era media sosial, di mana kita sering membandingkan diri dengan orang lain. Fenomena ini dikenal sebagai “comparison trap” dan sering jadi penghalang utama kepercayaan diri. Kabar baiknya, dengan growth mindset, rasa ragu itu bisa beru...

Hidup Tanpa FOPO: Rahasia Menjadi Lebih Percaya Diri

      Image by  pngtree.com Puan pernah enggak sih saat ketika sudah rapi lalu berdiri di depan cermin sambil bertanya ke diri sendiri, seperti “Penampilan aku udah OK belum ya?”, “Make up aku berlebihan enggak ya?”, atau “Aku kelihatan aneh enggak ya pakai baju ini?”. Pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul karena Puan khawatir dengan pandangan orang lain? Kalau iya, bisa saja Puan sedang mengalami FOPO atau Fear of Other People’s Opinions. Apa itu FOPO? Mengutip dari laman Harvard Business Review , Fear of Other People’s Opinions atau FOPO merupakan istilah yang mengarah pada perasaan cemas yang berlebihan terhadap pandangan orang lain. Alasan timbulnya perasaan cemas, takut, atau tegang ketika akan melakukan suatu aktivitas yang melibatkan banyak orang ialah karena khawatir terhadap ketidaksetujuan sosial pada diri sendiri. Istilah FOPO dicetuskan oleh Michael Gervais, PhD - seorang psikolog sekaligus penulis, yang memiliki pandangan bahwa rasa ketakutan ini merupa...

Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers

  Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers  Lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Jakarta, 7 Maret 2026 - Komunitas Ibu2Canggih kembali menghadirkan ruang inspiratif bagi para ibu. Kali ini, lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Bertempat di The Hub Sinar Mas Land, Kuningan, Jakarta Selatan, Ibu2Canggih menghadirkan berbagai aktivitas yang dikemas secara edukatif dan interaktif. Meski berlangsung di tengah puasa, para momfluencer sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Beberapa aktivitas adalah educative talkshow , menjelajahi berbagai booth corner , hingga berpartisipasi dalam aktivitas booth hunt . Mereka pun berkesempatan memenangkan berbagai hadiah melalui ses...