Menjadi perempuan muda yang aktif, punya banyak kegiatan organisasi, dan tetap menjaga nilai akademik biar selalu lancar tentu jadi hal yang membanggakan. Gak heran kalau kita selalu berusaha memberikan yang terbaik dan tetap tersenyum ramah di tengah padatnya jadwal sehari-hari. Tapi jujur deh, pernah gak sih Puan merasa kalau semua keproduktifan dan senyuman itu sebenarnya cuma tameng biar kita kelihatan tangguh? Begitu malam tiba dan sendirian di kamar, rasa hampa dan lelah yang luar biasa itu sering kali datang dan susah untuk dihindari. Fenomena ketika kita tetap bersikap normal di luar padahal yang sebenarnya sedang merasa cemas ini disebut sebagai masking atau high functioning anxiety . Isu inilah yang dibahas secara gamblang dalam buku “I Want To Die but I Want To Eat Tteokbokki” karya Baek Sehee. Setiap Luka Punya Hak untuk Merasa Sakit Sering kali kita merasa cemas atau bersalah karena menganggap masalah kita sepele dibanding orang lain. Padahal, buku ini mengingatkan ...
Image by : Grasindo Puan, pernah nggak sih ngerasa kalo hidup lagi di titik terendah? Nggak tau arah tujuan, motivasi hilang, overthinking berlebihan, dan rasanya pengen nyerah aja? Kalo Puan pernah atau lagi ada di posisi itu, tenang aja ya, Puan nggak sendirian kok. Apa yang Puan hadapi, persis banget kaya tokoh utama di buku “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” karya Brian Khrisna ini. Pengertian Demotivasi Demotivasi yaitu suatu keadaan yang dialami seseorang ketika merasa kehilangan semangat, antusias, dan minat untuk melakukan aktivitas apa pun di dalam hidupnya. Pemicunya ada beberapa hal, seperti mental yang lelah, masalah hidup yang berat, keberadaan yang kurang dihargai, tekanan dari sekitar, atau merasa tidak percaya diri. Hanya buku, tapi bisa jadi alasan bertahan hidup Dalam buku "Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati" ini bukan cuma cerita biasa, tokoh utama justru menemukan kembali alasan bertahan hidupny...