Tapi jujur deh, pernah gak sih Puan merasa kalau semua keproduktifan dan senyuman itu sebenarnya cuma tameng biar kita kelihatan tangguh?
Begitu malam tiba dan sendirian di kamar, rasa hampa dan lelah yang luar biasa itu sering kali datang dan susah untuk dihindari. Fenomena ketika kita tetap bersikap normal di luar padahal yang sebenarnya sedang merasa cemas ini disebut sebagai masking atau high functioning anxiety. Isu inilah yang dibahas secara gamblang dalam buku “I Want To Die but I Want To Eat Tteokbokki” karya Baek Sehee.
Setiap Luka Punya Hak untuk Merasa Sakit
Sering kali kita merasa cemas atau bersalah karena menganggap masalah kita sepele dibanding orang lain. Padahal, buku ini mengingatkan kalau pokok masalah itu bukan besar kecilnya, tetapi seberapa beratnya masalah itu bagi Puan sendiri.
Tips untuk Puan: Berhentilah mengecilkan kesedihan sendiri ya! Validasi emosimu bahwa merasa lelah, stres, atau cemas itu sepenuhnya wajar dan manusiawi kok.
Berhentilah Menilai Diri Sendiri dengan Standar Terburuk
Kita sering kali membebaskan orang lain untuk hidup sesuai jalan mereka, tapi anehnya, pas melihat diri sendiri kita malah selalu menilai kehidupan kita dengan pandangan terburuk orang lain. Hal ini bikin kita terus-menerus lelah mencari validasi orang lain.
Tips untuk Puan: Mulailah membuat boundaries yang sehat. Puan harus berani bilang tidak pada tuntutan luar yang melebihi kapasitas mental Puan demi menjaga tubuh dan pikiran.
Belajar Merangkul Kegelapan dan Kekosongan Diri
Merawat diri bukan berarti melarikan diri dari emosi negatif, melainkan berani melihat ke dalam diri dan mengobrol dengan diri sendiri. Puan gak perlu memandang negatif diri sendiri karena Puan juga pasti punya banyak sisi bercahaya kok.
Tips untuk Puan: Saat merasa hampa, jangan langsung kabur ke media sosial yang memicu overthinking. Ambil waktu sejenak untuk digital detox dan isi kembali lubang kekosongan itu dengan hal yang Puan benar-benar nikmati.
Membangun kesehatan mental yang sehat bisa dimulai dari langkah yang kecil. Melepas topeng memang gak mudah, tapi berani jujur pada perasaan sendiri adalah bentuk self love terbaik. Yuk Puan, kia belajar untuk lebih menyayangi dan merangkul diri kita apa adanya!
Sekilas Tentang Puan Bisa
Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self-improvement,dan mental heal. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.
Referensi
Review Buku “I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki” (2021, Maret 30) Hi Book Lover. https://hibooklover.wor
dpress.com/2021/03/24/review-buku-i-want-to-die-but-i-want-to-eat-tteokpokki-2-karya-baek-se-hee/

Komentar
Posting Komentar