Bayangin Puan lagi lihat lowongan magang. Di bagian persyaratan tertulis: good communication skills, problem solving, teamwork, time management. Lalu Puan langsung berfikir, “Tapi IPK ku cuma segini. Aku bisa apa, ya?” Padahal, ketika berbicara tentang dunia kerja, angka di transkrip nilai bukan satu-satunya hal yang dilihat. Kemampuan yang Puan punya dan bagaimana Puan menggunakannya juga menjadi bagian dalam perjalanan karier Puan, lho. Beyond the GPA IPK memang bisa menjadi salah satu gambaran akademik. Namun, kemampuan untuk bekerja sama, berkomunikasi, menyelesaikan masalah, beradaptasi, dan mengatur waktu juga nggak kalah penting. Menariknya, trend skills based hiring kini semakin banyak digunakan oleh perusahaan. Artinya, proses rekrutmen mulai lebih memperhatikan kemampuan yang dimiliki kandidat, bukan hanya latar belakang pendidikan atau nilai akademiknya. Skill Itu Nggak Harus Didapat dari Magang Kabar baiknya, Puan nggak harus menunggu sampai punya pengalaman kerja un...
(Sumber foto: Pexels) Puan pernah mendengar istilah shadow work ? Mungkin ada beberapa dari Puan yang melihat kata-kata ini di beranda sosial media terlebih jika sering mencari topik yang berhubungan dengan self-development. Shadow work sendiri adalah sebuah teknik yang dikenalkan oleh Carl Jung, dimana kita sebagai individu tidak hanya mengenali bagian positif yang ada di dalam diri tetapi juga mengenali bagian negatifnya. Dalam hal ini mengenali bagian negatif dari diri memiliki tujuan untuk memahami alasan dibalik mengapa kita bisa merasa emosi, cemburu, dan lainnya. Tujuan utama dari praktik ini sebenarnya terletak pada penerimaan diri secara keseluruhan, dan untuk menerima kita harus berani untuk melihat sisi yang kurang baik dari diri sendiri. Bukan untuk dikritik tapi untuk dipahami. "The most terrifying thing is to accept oneself completely."- Carl Jung Pengertian Shadow Shadow ternyata nggak melulu tentang hal negatif nih Puan. ...