LinkedIn dan Ilusi 'Semua Orang Sudah Lebih Maju' Image by: Pinterest Di LinkedIn, Puan hampir setiap hari melihat kabar baik: diterima kerja, naik jabatan, lolos program bergengsi, atau menyelesaikan sertifikasi. Sekilas, semuanya tampak berjalan cepat dan terarah. Tanpa disadari, muncul perasaan bahwa orang lain sudah melangkah, sementara Puan masih di tempat yang sama. Padahal, yang ditampilkan sering kali hanyalah bagian terbaik dari perjalanan seseorang, bukan keseluruhan prosesnya. Ketika Timeline Jadi Tolok Ukur yang Tidak Adil Masalah mulai muncu ketika Puan menjadikan apa yang dilihat sebagai standar. Puan membandingkan proses yang masih berjalan dengan hasil akhir orang lain yang sudah dipoles rapi. Perbandingan ini tidak seimbang sejak awal. Akibatnya, rasa tertinggal itu bukan karena Puan benar-benar tidak berkembang, tetapi karena standar yang digunakan memang tidak realistis. Apa yang tampil di LinkedIn adalah "highlight", sementara yang Puan rasakan a...
(Sumber foto: Pexels) Puan pernah mendengar istilah shadow work ? Mungkin ada beberapa dari Puan yang melihat kata-kata ini di beranda sosial media terlebih jika sering mencari topik yang berhubungan dengan self-development. Shadow work sendiri adalah sebuah teknik yang dikenalkan oleh Carl Jung, dimana kita sebagai individu tidak hanya mengenali bagian positif yang ada di dalam diri tetapi juga mengenali bagian negatifnya. Dalam hal ini mengenali bagian negatif dari diri memiliki tujuan untuk memahami alasan dibalik mengapa kita bisa merasa emosi, cemburu, dan lainnya. Tujuan utama dari praktik ini sebenarnya terletak pada penerimaan diri secara keseluruhan, dan untuk menerima kita harus berani untuk melihat sisi yang kurang baik dari diri sendiri. Bukan untuk dikritik tapi untuk dipahami. "The most terrifying thing is to accept oneself completely."- Carl Jung Pengertian Shadow Shadow ternyata nggak melulu tentang hal negatif nih Puan. ...