Langsung ke konten utama

How to Find Your Spark Again, One Little Thing at a Time

Pernah nggak, Puan merasa dulu ada banyak hal yang bisa bikin Puan excited , tapi sekarang hal-hal itu terasa nothing special? Dulu bisa berjam-jam ngelakuin hal yang disuka, sekarang baru beberapa menit sudah ingin berhenti. Dulu punya banyak hal yang ingin dicoba, sekarang ditanya “lagi suka kegiatan apa?” malah bingung mau jawab apa. Puan masih menjalani aktivitas seperti biasa, kuliah, kerja, mengerjakan tugas, ketemu temen, scrolling media sosial. Everything seems fine. Tapi somehow, ada bagian dari diri Puan yang terasa berbeda. Seolah-olah spark yang dulu membuat hari-hari terasa lebih hidup perlahan menghilang.  Dan mungkin, Puan mulai bertanya-tanya, “What happened to me?”  1. Stop Trying to Become Your Old Self Ketika merasa kehilangan spark , kita sering kali ingin kembali menjadi diri kita yang dulu. Padahal, Puan udah melewati banyak hal sejak saat itu. Wajar kalau ada bagian dari diri Puan yang berubah. Karena itu, menemukan kembali spark bukan berarti harus meng...

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

 

Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (infinumgrowth.com)

Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung.

Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya!

Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan!

Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight. Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar harimau dengan ancaman ditatap oleh 50 orang audiens. Akibatnya, tubuh ngelepas adrenalin secara besar-besaran yang bikin Puan jadi waspada dan gelisah.

Rasa takut ini biasanya muncul karena Puan terlalu fokus pada penilaian orang lain. Puan takut salah, takut diketawain, atau takut jadi kayak nggak kompeten. Padahal, seringkali audiens sebenarnya nggak terlalu memperhatikan detail kesalahan kecil Puan, lho.

Tips Dari Priska Buat Ngusir Grogi!

Kalau Puan harus tampil dalam waktu dekat, coba deh lakukan beberapa trik ini:

  1. Kuasai Materi, Bukan Hafalan 

Jangan menghafal kata per kata, karena kalau satu kata hilang, buyar semua. Cukup pahami poin-poin besarnya. Kalau Puan paham konsepnya, Puan bisa menjelaskan dengan bahasa yang lebih mengalir dan santai.

  1. Teknik Pernapasan 4-7-8 

Sebelum naik panggung, coba tarik napas dalam 4 detik, tahan 7 detik, dan buang pelan-pelan selama 8 detik. Ini adalah cara instan buat ngasih tahu sistem saraf Puan kalau semuanya aman.

  1. Gerakkan Tubuh 

Jangan berdiri kaku kayak patung. Gunakan gerakan tangan atau jalan sedikit ke kiri dan kanan. Gerakan fisik membantu menyalurkan energi adrenalin yang meluap-luap supaya nggak menumpuk di dada atau tangan yang gemetar.

Daripada bilang ke diri sendiri, "Duh, aku gugup banget," coba ganti kalimatnya jadi, "Aku semangat banget!". Secara fisiologis, gejala gugup dan semangat itu hampir sama dengan: jantung berdebar dan napas cepat. Dengan mengubah labelnya, Puan mengubah rasa takut jadi energi positif untuk tampil lebih powerful.

Ingat, audiens sebenarnya ada di pihak Puan. Mereka datang buat dengerin apa yang Puan sampaikan, bukan buat nungguin Puan salah. Jadi, tarik napas dalam, senyum, dan langsung gas aja!


Sekilas Tentang Puan Bisa

Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self-improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya. 


Author & Editor: Zalfa Zahiyah Putri WIbawa


Referensi

Demam panggung, Inilah 6 tips ampuh Mengatasinya. (2025, July 29). Alodokter. https://www.alodokter.com/demam-panggung-inilah-6-tips-ampuh-mengatasinya 

Tino. (2025, June 22). Apakah demam panggung termasuk anxiety? yuk cari tahu faktanya! Primaya Hospital. https://primayahospital.com/kejiwaan/demam-panggung/

Komentar

Rubik Puan Popular

How to Find Your Spark Again, One Little Thing at a Time

Pernah nggak, Puan merasa dulu ada banyak hal yang bisa bikin Puan excited , tapi sekarang hal-hal itu terasa nothing special? Dulu bisa berjam-jam ngelakuin hal yang disuka, sekarang baru beberapa menit sudah ingin berhenti. Dulu punya banyak hal yang ingin dicoba, sekarang ditanya “lagi suka kegiatan apa?” malah bingung mau jawab apa. Puan masih menjalani aktivitas seperti biasa, kuliah, kerja, mengerjakan tugas, ketemu temen, scrolling media sosial. Everything seems fine. Tapi somehow, ada bagian dari diri Puan yang terasa berbeda. Seolah-olah spark yang dulu membuat hari-hari terasa lebih hidup perlahan menghilang.  Dan mungkin, Puan mulai bertanya-tanya, “What happened to me?”  1. Stop Trying to Become Your Old Self Ketika merasa kehilangan spark , kita sering kali ingin kembali menjadi diri kita yang dulu. Padahal, Puan udah melewati banyak hal sejak saat itu. Wajar kalau ada bagian dari diri Puan yang berubah. Karena itu, menemukan kembali spark bukan berarti harus meng...

3 Buku Fiksi Bertema Mental Health untuk Puan Baca

Source: Bookshop.org Hai Puan!  Puan suka baca buku? Atau suka dengan isu-isu terkait mental health? Pengetahuan seputar topik mental health bukan hanya bisa didapatkan dari buku ilmiah atau nonfiksi, tetapi juga dari buku fiksi. Selain bisa menghibur Puan, buku fiksi juga bisa bikin Puan larut dan merasakan emosi serta perasaan dari tokoh-tokohnya.  Nah, buat Puan yang lagi cari rekomendasi buku fiksi tentang mental health, baca terus artikel ini sampai habis ya! 1. Challenger Deep karya Neal Shusterman Cerita dalam buku ini berdasarkan kisah dari putranya sendiri yang mengalami gangguan mental. Challenger Deep bercerita tentang Caden Bosch, yaitu seorang siswa SMA yang mengidap skizofrenia. Masalah tersebut membuatnya sering mengalami halusinasi. Alur cerita terbagi ke dalam dua dunia: kehidupan sekolah Caen sehari-hari dan sebuah pelayaran di atas kapal laut menuju Challenger Deep (titik terdalam di Palung Mariana). Perjalanan di atas kapal merupakan gambaran dari halusinas...

Rasa Bosan Bisa Dijadikan Teman? Ini Manfaat Boredom yang Jarang Disadari

Sumber:  Magnific   Puan pernah nggak langsung membuka TikTok, Instagram, atau X hanya karena timbul rasa bosan akibat menunggu sesuatu? Kebiasaan seperti ini sangat umum terjadi karena otak Puan terbiasa mencari stimulasi setiap kali ada waktu kosong.  Mungkin, Puan sering kali menganggap rasa bosan sebagai sesuatu yang buruk, sehingga banyak dari Puan yang yang berlomba-lomba untuk menghilangkan perasaan tersebut dengan menjadi produktif Alih-alih mencerminkan bahwa diri Puan tidak produktif, rasa bosan dapat memberi kesempatan bagi otak untuk beristirahat dari banyaknya informasi yang silih berdatangan, memunculkan ide baru, hingga membantu Puan mengenali apa yang benar-benar bermakna.  Oleh karena itu, sesekali merasa bosan bukanlah hal yang buruk, selama terjadi dalam kadar yang wajar. Jika Puan merasa demikian, lalu Puan  tahu nggak sih apa itu boredom dan fakta lain dari boredom yang mungkin belum Puan ketahui. Apa Itu Boredom? Dalam psikologi, boredom a...

Hasty Generalization: Kesalahan Berpikir yang Sering Kita Lakukan

Image by: Grammarly.com Pernahkah Puan langsung bilang "Semua produk merek ini jelek," cuma gara-gara beli satu barang yang rusak? Atau mungkin Puan pernah denger temen cerita, "Nggak usah ke resto itu deh, pelayanannya buruk banget!" Padahal dia cuma sekali ke sana? Nah, ini dia yang namanya hasty generalization atau kesimpulan terburu-buru. Apa Sih Hasty Generalization Itu? Menurut Detik.com , Hasty Generalization adalah kekeliruan yang terjadi ketika seseorang menarik kesimpulan yang luas berdasarkan bukti yang tidak mampu atau tidak cukup. Dengan kata lain, kesimpulan tentang suatu hal terlalu terburu-buru diambil dan hanya didukung beberapa atau tidak cukup bukti yang jelas. Jadi, Hasty generalization adalah kesalahan logika yang terjadi ketika Puan mengambil kesimpulan umum dari sampel yang terlalu kecil atau tidak cukup mewakili. Bayangin gini, Puan cuma ketemu dua kucing yang galak, terus langsung bilang, "semua kucing itu galak!" Padahal di lu...

How to Stay Productive While Grieving

  Source: https://pin.it/5b4AbRDlY   Pernah nggak, Puan merasa harus tetap menjalani aktivitas seperti biasa, sementara hati dan pikiran masih memproses duka? Ketika sedang berduka, hal-hal sederhana seperti bangun dari tempat tidur, membalas chat atau sekadar fokus selama beberapa menit saja bisa terasa jauh lebih berat dari biasanya. Bukan karena Puan malas atau nggak mampu, tetapi karena grief dapat menguras energi kita. Namun, di sisi lain, hidup harus tetap berjalan. Ada tugas yang harus dikumpulkan, pekerjaan yang perlu diselesaikan, atau tanggung jawab yang nggak bisa begitu saja ditinggalkan. Lalu, bagaimana caranya tetap produktif tanpa memaksa diri untuk "baik-baik saja"? 1. Redefine What "Productive" Means Hal pertama yang perlu Puan perhatikan adalah definisi produktif itu sendiri. Produktif saat sedang berduka nggak melulu berarti menyelesaikan semua pekerjaan dalam satu hari. Karena ketika sedang berduka, kapasitas seseorang memang bisa berubah dari se...