sumber: magnific.com Puan pernah ngalamin nggak, lagi ngerjain tugas, terus ada satu notifikasi masuk, kemudian cek notifnya, balas satu chat, eh lanjut buka TikTok dan akhirnya lupa kalau tadi sebenarnya Puan lagi ngapain? Di tengah dunia yang full of distractions ini, perhatian kita rasanya gampang banget berpindah dari satu hal ke hal lainnya. Belum selesai satu informasi, sudah muncul informasi baru. Belum selesai proses berita satu, sudah ada berita lainnya. Tanpa sadar, kita bisa menghabiskan banyak waktu dengan gadget tanpa benar-benar sadar sedang melakukan apa. Di sinilah mindfulness bisa menjadi salah satu cara untuk membantu Puan lebih sadar terhadap bagaimana Puan menggunakan teknologi dan ke mana perhatian Puan pergi. Mindfulness Itu Apa, Sih? Mindfulness secara sederhana adalah kemampuan untuk menyadari dan benar-benar hadir terhadap apa yang sedang kita lakukan saat ini, tanpa langsung menghakimi pikiran atau perasaan yang muncul. Menurut Meegasdeniya dan Dulnath (...
Source: Bookshop.org Hai Puan! Puan suka baca buku? Atau suka dengan isu-isu terkait mental health? Pengetahuan seputar topik mental health bukan hanya bisa didapatkan dari buku ilmiah atau nonfiksi, tetapi juga dari buku fiksi. Selain bisa menghibur Puan, buku fiksi juga bisa bikin Puan larut dan merasakan emosi serta perasaan dari tokoh-tokohnya. Nah, buat Puan yang lagi cari rekomendasi buku fiksi tentang mental health, baca terus artikel ini sampai habis ya! 1. Challenger Deep karya Neal Shusterman Cerita dalam buku ini berdasarkan kisah dari putranya sendiri yang mengalami gangguan mental. Challenger Deep bercerita tentang Caden Bosch, yaitu seorang siswa SMA yang mengidap skizofrenia. Masalah tersebut membuatnya sering mengalami halusinasi. Alur cerita terbagi ke dalam dua dunia: kehidupan sekolah Caen sehari-hari dan sebuah pelayaran di atas kapal laut menuju Challenger Deep (titik terdalam di Palung Mariana). Perjalanan di atas kapal merupakan gambaran dari halusinas...