Sumber: pexels.com Halo, Puan! Puan pernah gak sih merasa harus selalu produktif? Baru selesai satu target, Puan udah langsung memikirkan target berikutnya. Apalagi kalau Puan lihat pencapaian orang lain di media sosial, rasanya jadi pengen ikut lari lebih cepat biar gak ketinggalan. Bahkan ketika sedang beristirahat pun, bisa muncul perasaan bersalah karena merasa gak cukup produktif. Tanpa sadar, Puan telah hidup dalam ritme yang menuntut semuanya serba cepat, cepat sukses, cepat berkembang, cepat mengambil keputusan, dan cepat mencapai tujuan. Padahal, sometimes, the most productive thing you can do is simply pause. Di tengah kehidupan yang serba cepat ini, mengambil jeda secara sadar atau intentional pause bisa menjadi cara untuk refleksi dan kembali terhubung dengan diri sendiri. Bukan sekadar berhenti dari kesibukan, tapi memberi ruang untuk berpikir, merefleksikan keadaan, dan menentukan step atau goals berikutnya dengan lebih bijak. Intentional pause dapat membantu Puan...
sumber: mindful.org Pernah nggak sih Puan merasa jadi terlalu keras sama diri sendiri? Misalnya, waktu Puan sedang gagal, Puan malah nyalahin diri sendiri terus-terusan. Padahal ada cara yang lebih baik buat mengahadapi itu semua lho, Puan. Self Compassion namanya. Apa sih sebenernya Self Compassion itu? Self compassion , atau mudahnya, sayang sama diri sendiri, adalah sikap di mana Puan bisa mengerti dan peduli sama diri sendiri saat sedang terkena masalah, gagal, atau sedih. Menurut Kristin Neff, Psikolog yang sering bahas soal ini, self compassion punya tiga poin penting yaitu self kindness (berbuat baik sama diri sendiri), common humanity (ingat kalau semua orang juga punya masalah), dan mindfulness (sadar sama apa yang Puan rasakan tanpa men- judge perasaan itu sendiri). Kenapa self compassion itu penting buat Puaners? Puan pasti pernah kan merasa kurang cukup buat diri sendiri? Saat gagal atau bikin salah, bukannya kasih semangat, Puan malah marah ...