Pernah nggak, Puan merasa dulu ada banyak hal yang bisa bikin Puan excited, tapi sekarang hal-hal itu terasa nothing special?
Dulu bisa berjam-jam ngelakuin hal yang disuka, sekarang baru beberapa menit sudah ingin berhenti. Dulu punya banyak hal yang ingin dicoba, sekarang ditanya “lagi suka kegiatan apa?” malah bingung mau jawab apa.
Puan masih menjalani aktivitas seperti biasa, kuliah, kerja, mengerjakan tugas, ketemu temen, scrolling media sosial. Everything seems fine. Tapi somehow, ada bagian dari diri Puan yang terasa berbeda. Seolah-olah spark yang dulu membuat hari-hari terasa lebih hidup perlahan menghilang.
Dan mungkin, Puan mulai bertanya-tanya, “What happened to me?”
1. Stop Trying to Become Your Old Self
Ketika merasa kehilangan spark, kita sering kali ingin kembali menjadi diri kita yang dulu. Padahal, Puan udah melewati banyak hal sejak saat itu. Wajar kalau ada bagian dari diri Puan yang berubah. Karena itu, menemukan kembali spark bukan berarti harus mengembalikan diri Puan yang dulu persis seperti sebelumnya. Mungkin sekarang Puan punya ketertarikan yang berbeda. Mungkin hal yang dulu membuat Puan bahagia sudah nggak terasa sama. And that’s okay, you don’t have to go back. You can grow into someone new.
2. Start With the Little Things
Kadang kita berpikir menemukan spark berarti harus menemukan passion yang besar. Harus punya hobi baru. Harus menemukan tujuan hidup. Harus tahu mau menjadi apa lima tahun kedepan. Padahal, nggak harus seperti itu. Coba mulai dengan pertanyaan sederhana “apa hal kecil yang akhir-akhir ini membuat Puan merasa sedikit lebih baik?” Mungkin mendengarkan lagu , membaca buku, journaling, jalan sore, menggambar, menonton, masak atau mungkin ngobrol sama teman. Sometimes, finding your spark starts with simply finding one thing you still enjoy.
3. Spend Time With People Who Make You Feel Like Yourself
Terkadang, kita bisa menemukan kembali bagian diri kita melalui orang lain. Bukan karena mereka menyelesaikan masalah kita, tetapi karena bersama mereka kita nggak perlu terlalu sibuk memikirkan bagaimana seharusnya kita bersikap. Karena mungkin yang Puan butuhkan bukan nasihat panjang tentang bagaimana menjalani hidup, tetapi a safe place to simply be yourself.
Your Spark Might Not Be Gone
Pada akhirnya, mungkin yang Puan cari selama ini bukanlah spark yang sama seperti dulu. Bukan lagi rasa excited yang meletup-letup. Bisa jadi hanya rasa penasaran terhadap satu buku. Keinginan untuk mencoba tempat baru, atau sekadar satu momen ketika Puan berpikir, “Oh, I actually enjoy this.” And maybe, that’s where it starts. You just have to leave a little room for yourself to feel curious again. Mungkin spark Puan nggak pernah benar-benar hilang maybe it was just quiet for a while.
Sekilas Tentang Puan Bisa
Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self-improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.
Wordleftunsaid. (20206, Agustus 4). I Lost My Spark But I’m Still Here. Substack. https://4yudyaa.substack.com/p/i-lost-my-spark-but-im-still-here?r=8z4vvb&utm_campaign=post-expanded-share&utm_medium=post%20viewer

Komentar
Posting Komentar