Langsung ke konten utama

Masih Kuliah Tapi Wajib Punya LinkedIn? Here’s Why You Should Care

  Kalau denger kata LinkedIn, mungkin yang terbayang di pikiran Puan sebuah platform yang hanya digunakan oleh para profesional atau orang yang sudah bekerja. Padahal, mahasiswa juga bisa mendapatkan banyak manfaat dari LinkedIn, lho Puan! Di era digital seperti sekarang, membangun personal branding dan memperluas koneksi bisa dimulai sejak kuliah. Nah, LinkedIn bisa menjadi salah satu langkah awal untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Kenapa Mahasiswa Perlu LinkedIn? Membangun personal branding LinkedIn bisa menjadi tempat untuk memperkenalkan diri secara profesional. Puan bisa menampilkan pengalaman organisasi, kepanitiaan, sertifikat, hingga proyek yang pernah dikerjakan. Profil yang lengkap akan membantu orang lain mengenal kemampuan dan minat Puan. Memperluas Koneksi Salah satu keunggulan LinkedIn adalah memudahkan kita terhubung dengan dosen, alumni, recruiter, maupun profesional dari berbagai bidang. Dari koneksi tersebut, Puan mendapatkan wawasan baru, kesempatan b...

Shadow Work: Memahami Bagian dari Diri yang Sering Ditutupi



Shadow Work: Memahami Bagian dari Diri yang Sering Ditutupi - Puan Bisa Blogspot
(Sumber foto: Pexels)

Puan pernah mendengar istilah shadow work?  Mungkin ada beberapa dari Puan yang melihat  kata-kata ini di beranda sosial media terlebih jika sering mencari topik yang berhubungan dengan self-development. 

Shadow work sendiri adalah sebuah teknik yang dikenalkan oleh Carl Jung, dimana kita sebagai individu tidak hanya mengenali bagian positif yang ada di dalam diri tetapi juga mengenali bagian negatifnya.  

Dalam hal ini mengenali bagian negatif dari diri memiliki tujuan untuk memahami alasan dibalik mengapa kita bisa merasa emosi, cemburu, dan lainnya. 

Tujuan utama dari praktik ini sebenarnya terletak pada penerimaan diri secara keseluruhan, dan untuk menerima kita harus berani untuk melihat sisi yang kurang baik dari diri sendiri. Bukan untuk dikritik tapi untuk dipahami.


"The most terrifying thing is to accept oneself completely."- Carl Jung 


Pengertian Shadow 

Shadow ternyata nggak melulu tentang hal negatif nih Puan. Menurut teori Jung, shadow juga bisa meliputi segala hal yang nggak kita sadari (unconscious).  Misalnya sifat orang lain yang kita kagumi atau hobi yang kita inginkan tapi belum terjalankan. 

Darimana sih datangnya Shadow ini?  

Dari sejak kecil kita dididik bagaimana caranya diterima dan dicintai dan semua hal tersebut berpengaruh dari bagaimana kita bertindak atau bereaksi. 

Makanya ada beberapa sifat atau keinginan dari diri kita yang sengaja kita tutupi (shadow) untuk bisa memenuhi norma atau aturan sosial di sekeliling kita tentang gimana cara kita bertindak.

Langkah kecil untuk menyadari shadow 

Ini cukup menarik, karena dalam menyadari shadow di kehidupan sehari-hari Puan bisa melihat sikap atau sifat apa yang paling Puan nggak suka lihat di orang lain.
Dari pengamatan tersebut mungkin ada beberapa sifat yang triggering karena secara nggak sadar kita pun memilikinya. 
Langkah lainnya Puan juga bisa menganalisis tindakan negatif yang berulang. Misalnya rasa takut untuk menyuarakan opini, atau  menyalahkan diri sendiri secara berlebihan. 

Baca juga: 

Let Them Theory: Berhenti Mengehargai Puan


Cara melakukan shadow work 


1. Menulis Jurnal (Journaling)

Tulislah pertanyaan yang berkaitan dengan emosi yang sering Puan rasakan, seperti: 

  • Apa ketakutan terbesar saat ini?
  • Kapan terakhir kali merasa cemburu, dan apa alasannya?  
  • Bagian dari diri mana yang sering disembunyikan dari orang lain?  
  • Pola perilaku apa yang sering muncul ketika berada di dalam satu hubungan

2. Dialog dengan diri sendiri 

Ajukan pertanyaan reflektif kepada diri sendiri (berdialog): 

  • mengapa aku bereaksi kayak gini?  
  • pesan apa yang dapat dipetik dari rasa tidak nyaman ini? 

3. Terima shadow tanpa menghakimi 

Ketika mengetahui shadow yang Puan miliki, Puan bisa mencoba untuk menerima sisi tersebut tanpa menyalahkan atau menghakimi diri sendiri alihin fokus pada memahami dan menerima. 

4. Telusuri asal-usul Shadow 

Shadow yang ada di dalam diri dapat terbentuk atas respon kita

selama kita hidup,  temukanlah alasan dibalik perilaku tersebut dari pengalaman lalu. 

Manfaat Shadow Work 

  • Meningkatkan kesadaran diri (self awareness) 

Puan bisa meningkatkan kesadaran diri dengan mengenali pola perilaku dan pemicu emosionalnya yang mungkin selama ini belum disadari. Melaluinya kita bisa mengelola reaksi dan tindakan yang dilakukan ke depannya. 

  • Penyembuhan emosional

Membantu mengatasi luka lama yang tersimpan. Dalam proses ini memungkinkan untuk melepaskan emosi yang tertekan dan memulai proses penyembuhan (healing)

  • Memperbaiki hubungan baik 

Kalau Puan memahami cara untuk mengelola emosi dengan baik, hal ini bakalan berdampak ke hubungan dengan orang di sekitar. Kita bakal lebih minim untuk memproyeksikan emosi kita kepada orang lain. Sehingga komunikasi bisa menjadi lebih positif juga. 

  • Meningkatkan kepercayaan diri

Dengan menerima diri secara utuh Puan bakal menyadari bahwa kepercayaan diri akan terjadi ketika kita bisa menerima diri sendiri secara menyeluruh, karena kita merasa aman dan nyaman kepada diri kita yang sesungguhnya (autentik)

Puan, shadow work itu bukan satu tindakan yang memaksa kita untuk menerima diri kita secara  langsung. Kita juga tidak bisa memaksa diri kita untuk sembuh secara cepat dari segala luka dan mungkin trauma yang pernah kita lalui. Tapi, melaluinya kita belajar untuk lebih terbuka dan jujur terhadap perasaan yang selama ini kita rasakan secara nggak sadar yang ditutupi atau yang nggak pengen kita akui. 

Take care after yourself ya Puan!  


Sekilas Tentang Puan Bisa

Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self-improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.






Komentar

Rubik Puan Popular

Masih Kuliah Tapi Wajib Punya LinkedIn? Here’s Why You Should Care

  Kalau denger kata LinkedIn, mungkin yang terbayang di pikiran Puan sebuah platform yang hanya digunakan oleh para profesional atau orang yang sudah bekerja. Padahal, mahasiswa juga bisa mendapatkan banyak manfaat dari LinkedIn, lho Puan! Di era digital seperti sekarang, membangun personal branding dan memperluas koneksi bisa dimulai sejak kuliah. Nah, LinkedIn bisa menjadi salah satu langkah awal untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Kenapa Mahasiswa Perlu LinkedIn? Membangun personal branding LinkedIn bisa menjadi tempat untuk memperkenalkan diri secara profesional. Puan bisa menampilkan pengalaman organisasi, kepanitiaan, sertifikat, hingga proyek yang pernah dikerjakan. Profil yang lengkap akan membantu orang lain mengenal kemampuan dan minat Puan. Memperluas Koneksi Salah satu keunggulan LinkedIn adalah memudahkan kita terhubung dengan dosen, alumni, recruiter, maupun profesional dari berbagai bidang. Dari koneksi tersebut, Puan mendapatkan wawasan baru, kesempatan b...

Belanja karena Memang Butuh, atau Cuma Lagi Healing? Sebuah Perspektif tentang Emotional Spending

Puan, pernah dengar kalimat ini? " Most people don't have a money problem, they have an emotional problem. " Sekilas, kalimat ini memang terdengar terlalu menyederhanakan masalah keuangan. Soalnya, kita nggak bisa menutup mata kalau banyak dari Puan memang lagi berjuang menghadapi biaya hidup yang makin naik, gaji yang pas-pasan, sampai kondisi ekonomi yang lagi nggak mudah. Namun... setelah dipikir-pikir, mungkin ada benarnya juga. Kadang yang Puan beli bukan barangnya Coba deh, Puan ingat-ingat. Pernah nggak Puan lagi stres terus tiba-tiba buka Online Shop ? Pernah nggak Puan menjalani hari yang melelahkan, Puan langsung pesan makanan favorit sambil bilang, "Nggak apa-apa deh, self reward ." Berapa kali Puan checkout barang yang sebenarnya nggak terlalu dibutuhin, cuma karena pengen mood balik lagi? Kalau pernah, tenang. Puan nggak sendirian. Kadang yang Puan beli bukan barangnya, tetapi Puan lagi membeli rasa lega, rasa nyaman, rasa senang, bahkan...

Bukan Digital Detox, Yuk Kenali Konsep Digital Minimalism!

  Sampul buku Digital Minimalism oleh Cal Newport (penguinrandomhouse.com) Hai Puan! Pernah gak sih cuma mau buka Instagram lima menit, tapi ternyata satu jam sudah berlalu? Atau Puan tanpa sadar mengecek ponsel setiap kali ada waktu luang? Kebiasaan ini mungkin terasa normal, tetapi bisa membuat kita kehilangan fokus, waktu, bahkan ketenangan.  Digital minimalism merupakan salah satu strategi yang membantu kita untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dan menggunakan teknologi secara lebih sadar. Intinya, kita hanya fokus pada aplikasi atau aktivitas digital yang benar-benar bermanfaat dan sejalan dengan nilai atau tujuan hidup. Sementara itu, hal-hal yang tidak memberi manfaat nyata bisa dikurangi atau bahkan ditinggalkan agar waktu dan perhatian tidak terkuras sia-sia.  Baca juga: Menghilangkan Demotivasi ala Buku “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” Digital minimalism melibatkan peninjauan kembali waktu yang dihabiskan pada perangkat sesuai dengan tujuan dan kebutuhan pri...

The Worst Thing about Empathy is Losing Self-respect

Ilustrasi seseorang berempati dengan sesama. “When Im mad from my perspective but I can also see their perspective, so now Im carrying double emotional weight and being eaten away by my anger and empathy” Adakah Puan yang pernah merasa marah akan suatu keadaan, tetapi mencoba untuk mencari alasan lain untuk memahami permasalahan tersebut? Kalimat di atas adalah kalimat yang dapat menggambarkan situasi yang Puan alami.  Empathy Without Boundaries is a Self-destruction Empati adalah sikap memahami seseorang baik secara emosional maupun kondisional. Berempati kepada seseorang memang hal yang baik karena dapat mengurangi risiko gangguan kecemasan. Namun, bagaimana jika berempati tidak memiliki batasan? Jika berempati secara berlebihan, Puan akan terus mencoba untuk memahami dan menyenangkan orang lain tanpa peduli apa yang sebenarnya Puan inginkan. Lama-lama, Puan akan mulai kehilangan kemampuan untuk berempati kepada diri sendiri. Tindakan mengabaikan kebutuhan emosional Puan sendiri ...

Katanya Harus Cari Passion, Tapi Kok Malah Makin Bingung?

 " Cari passion dulu, baru cari kerja.” Kalimat itu mungkin sering Puan dengar. Dari dosen, orang tua, sampai konten di media sosial. Tapi bukannya merasa tercerahkan, banyak dari kita justru jadi bertanya-tanya, “Kalau aku belum tahu passion-ku, berarti aku belum siap memulai karier?” Kalau Puan pernah berpikir seperti itu, tenang. Puan nggak sendirian. Faktanya, membangun karier nggak selalu dimulai dengan menemukan passion. Justru, banyak orang baru benar-benar menemukan apa yang mereka sukai setelah berani mencoba berbagai pengalaman. Passion Nggak Selalu Datang di Awal Belakangan, topik tentang passion dan karier semakin sering dibahas, terutama oleh Gen Z. Namun, menurut Kompas.com, memilih karier bukan hanya soal mengikuti passion , tetapi juga mempertimbangkan peluang berkembang, kondisi finansial, dan tujuan hidup.   Artinya, nggak ada satu rumus yang berlaku untuk semua orang. Kalau hari ini Puan masih bingung menentukan arah, itu bukan berarti Puan tertinggal....