Langsung ke konten utama

Menemukan Ide dan Makna di Balik Rasa Bosan

      Photo by Kathy Jones Pernah gak Puan merasa sangat gatal ingin merogoh tas dan mencari ponsel padahal cuma sedang mengantre kasir selama satu menit? Atau mungkin saat lampu merah, tangan otomatis mencari ponsel seolah-olah menunggu 30 detik tanpa melakukan apa-apa itu sangat menyiksa?   Di zaman sekarang, rasanya aneh ya kalau kita tidak memegang ponsel meski hanya sebentar. Namun, tahukah Puan? Ternyata rasa bosan yang selama ini kita hindari habis-habisan itu adalah hal yang justru kita butuhkan.   Apakah Lebih Baik Kesetrum daripada Bosan? Ada eksperimen unik dari Harvard, Puan. Orang-orang diminta duduk diam di ruangan kosong selama 15 menit tanpa alat komunikasi. Pilihannya cuma dua, duduk diam dengan pikirannya sendiri, atau menekan tombol yang akan memberikan sengatan listrik kecil yang menyakitkan. Hasilnya mengejutkan! Mayoritas orang lebih memilih untuk menyengat diri sendiri dengan listrik daripada harus berlama-lama dengan kebosanan mereka. Bay...

Motivasi Bukan Ditunggu, tapi Dicari Lewat Aksi

 


Photo by Alexas Fotos

Tahukah Puan bahwa sebagian besar orang ingin memperbaiki setidaknya satu hal dalam hidup mereka, tapi mayoritas merasa sulit menemukan motivasi untuk mulai? Saat dorongan dari dalam diri itu datang, rasanya susah sekali untuk melakukan sesuatu. Akibatnya, kita bisa terjebak dalam kondisi toxic, yaitu merasa malas melakukan sesuatu karena tidak ada motivasi, lalu kita jadi makin sedih karena tidak ada hal yang dikerjakan.

Oleh karena itu, motivasi penting untuk menyelesaikan tugas harian, memecahkan masalah, dan mendapatkan peluang. Terkadang, dorongan itu juga muncul karena Puan ingin mencapai tujuan hidup. Lalu, apa yang memengaruhi datangnya dorongan ini?

 

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Motivasi

Motivasi tidak datang begitu saja, tetapi dipengaruhi oleh beberapa perhitungan mendasar di dalam pikiran kita. Dengan memahami faktor-faktor penentu ini, Puan bisa tahu apa yang harus dilakukan agar Puan termotivasi.

  • Seberapa besar keinginan untuk mencapai tujuan. Semakin kuat keinginan di dalam diri, semakin besar dorongan untuk bertindak.

  • Keuntungan yang akan didapatkan. Memikirkan hasil positif, manfaat, atau hadiah yang menanti, menjadi energi dan daya tarik utama.

  • Kerugian yang akan dialami jika gagal. Rasa takut akan kerugian, kegagalan, atau dampak buruk yang akan terjadi, membuat orang ragu memulai.

Oleh karena itu, Puan, motivasi muncul ketika keuntungan yang dibayangkan jauh lebih besar daripada rasa takut akan kerugian. Jika Puan masih belum merasa termotivasi setelah membayangkan keuntungan tersebut, tips-tips ini bisa Puan coba, ya.

 

Tips untuk Mendapatkan dan Meningkatkan Motivasi

Seorang terapis dari Berkshire Healthcare, Shannon, membagikan beberapa tips untuk mendapatkan dan meningkatkan motivasi.

1. Pikirkan Dulu Aksi Baru Emosi

Motivasi akan datang setelah Puan memulai. Pernahkah Puan merasa malas datang ke kelas, tapi setelah sampai di sana, malah jadi semangat karena materinya menarik? Begitu Puan memulai, Puan mungkin ingin melanjutkannya karena mood sudah naik.

2. Coba Aturan 5 Menit

Jika Puan menunda sesuatu, entah itu mandi atau mengerjakan tugas, coba katakan pada diri sendiri, "Aku bakal ngelakuin itu selama 5 menit aja." Ini akan membuat tugas terasa lebih ringan. Beberapa menit pertama memang yang tersulit, tetapi begitu mulai, Puan akan menemukan lebih banyak energi untuk meneruskannya.

3. Luangkan Waktu Bersama Orang Lain

Ketika sedang tidak bersemangat, bersosialisasi mungkin terasa seperti hal terakhir yang ingin Puan lakukan. Padahal, menghabiskan waktu, bahkan sekadar mengobrol dengan orang lain dapat meningkatkan wellbeing dan motivasi.

4. Mulai Berolahraga

Olahraga tidak hanya penting untuk kesehatan fisik, tetapi juga untuk kesehatan mental. Olahraga dapat mengurangi stres, menaikkan mood, dan membuat Puan lebih mudah fokus. Puan tidak perlu gym mahal karena perubahan sederhana pun berdampak, seperti parkir lebih jauh agar bisa berjalan kaki atau berjalan santai di sekitar rumah.

Jadi, Puan, ingatlah bahwa kunci untuk termotivasi adalah dengan bertindak, bukan menunggu. Motivasi tercipta ketika Puan berani mengambil langkah awal. Dengan menerapkan tips-tips sederhana tadi, Puan akan mampu menyalakan kembali semangat dari dalam diri dan meraih setiap tujuan yang sudah Puan tetapkan. Selamat mencoba, Puan!


Referensi:

Australia, H. (2025). Motivation: How to get started and staying motivated. Healthdirect Australia. https://www.healthdirect.gov.au/motivation-how-to-get-started-and-staying-motivated

Berkshire Healthcare. (2025). Five ways to boost your motivation. NHS Talking Therapies Berkshire. https://talkingtherapies.berkshirehealthcare.nhs.uk/therapy-in-focus-blogs/five-ways-to-boost-your-motivation


Author & Editor:
Dwi Khumaeroh Saadah

Komentar

Rubik Puan Popular

Soft Skill dan Hard Skill yang Wajib Dipelajari Untuk Bekal Penting Karir Impian!

Kenapa Kita Harus Belajar Skill Sebelum Masuk Dunia Kerja? Masuk dunia kerja itu beda banget dengan dunia kuliah, Puan. Kalau di kampus yang dinilai adalah tugas, maka di pekerjaan yang dinilai adalah output , attitude , kemampuan bekerja sama , dan keahlian yang bisa memberikan dampak nyata . Itulah kenapa “bekal” sebelum masuk dunia kerja itu penting, dan bekalnya bukan cuma ilmu teori, tapi juga soft skill dan hard skill . Menurut laporan dari World Economic Forum (Future of Jobs Report 2024), kandidat yang punya kombinasi soft skill dan hard skill yang kuat punya peluang lebih cepat diterima kerja dan lebih cepat naik posisi , lho! Apa Itu Hard Skill ? Hard skill adalah kemampuan teknis yang biasanya bisa diukur, dipelajari, dan diuji, contohnya: belajar software tertentu, kemampuan analisis data, atau membuat presentasi profesional. Hard skill biasanya dicantumkan dalam CV karena sifatnya jelas dan spesifik. Hard Skill yang Lagi Banyak Dicari Saat Ini: Microsoft Office ...

Teknik Tiga Skenario, Cara untuk Mengurangi Planning Fallacy

  Ilustrasi Perencanaan. Photo by cottonbro (Sumber:  Pexels.com ) Puan, pernah nggak sih bikin rencana dengan penuh keyakinan, tapi ujung-ujungnya molor, capek sendiri, atau malah nggak selesai? Tenang, Puan nggak sendirian. Bisa jadi Puan lagi kena planning fallacy . Apa itu Planning Fallacy ?  Planning fallacy adalah bias kognitif yang membuat kita cenderung terlalu optimis saat merencanakan sesuatu. Kita sering meremehkan waktu, tenaga, biaya, dan risiko, sambil meyakini semuanya akan berjalan lancar. Padahal, pengalaman sebelumnya sudah berkali-kali membuktikan: hidup jarang seideal rencana di kepala. Bias ini pertama kali diperkenalkan oleh Daniel Kahneman dan Amos Tversky lewat pengamatan sederhana dari rekan kerjanya yang sering salah memperkirakan durasi proyeknya sendiri. Meski pernah telat atau gagal sebelumnya, kita tetap merasa, “Kali ini pasti beda.” Inilah jebakan planning fallacy .  Teknik Tiga Skenario sebagai Alternatif Untuk mengurangi bias ini, P...

Soft Skill, Kunci Bertahan Puan di Dunia Nyata

  Sumber:  istockphoto.com P uan, coba deh jujur, apakah Puan pernah merasa gugup waktu disuruh presentasi? Atau bingung harus gimana saat ada konflik di kelompok tugas? Padahal nilai Puan bagus, tugas selalu selesai tepat waktu, tapi kok tetap merasa kurang siap masuk dunia nyata? Nah, bisa jadi Puan belum banyak dapet bekal soft skill. Apa Sih Sebenarnya Soft Skill Itu? Soft skill itu bukan soal pintar matematika, jago coding, atau hapal teori. Soft skill adalah kemampuan yang berhubungan dengan cara kita berinteraksi dengan orang lain, bagaimana kita berpikir, berkomunikasi, dan mengelola diri sendiri dalam berbagai situasi. Bayangin deh, Puan kerja di sebuah tim. Tugasnya nggak terlalu sulit, tapi ternyata lebih susah kerja bareng orang yang beda gaya, beda opini, bahkan kadang nggak enakan. Nah, disinilah soft skill mulai terasa penting. Gimana cara menyampaikan ide dengan jelas, cara berkompromi, mendengar, dan menyelesaikan konflik, semua itu termasuk soft skill. B...

Menemukan Ide dan Makna di Balik Rasa Bosan

      Photo by Kathy Jones Pernah gak Puan merasa sangat gatal ingin merogoh tas dan mencari ponsel padahal cuma sedang mengantre kasir selama satu menit? Atau mungkin saat lampu merah, tangan otomatis mencari ponsel seolah-olah menunggu 30 detik tanpa melakukan apa-apa itu sangat menyiksa?   Di zaman sekarang, rasanya aneh ya kalau kita tidak memegang ponsel meski hanya sebentar. Namun, tahukah Puan? Ternyata rasa bosan yang selama ini kita hindari habis-habisan itu adalah hal yang justru kita butuhkan.   Apakah Lebih Baik Kesetrum daripada Bosan? Ada eksperimen unik dari Harvard, Puan. Orang-orang diminta duduk diam di ruangan kosong selama 15 menit tanpa alat komunikasi. Pilihannya cuma dua, duduk diam dengan pikirannya sendiri, atau menekan tombol yang akan memberikan sengatan listrik kecil yang menyakitkan. Hasilnya mengejutkan! Mayoritas orang lebih memilih untuk menyengat diri sendiri dengan listrik daripada harus berlama-lama dengan kebosanan mereka. Bay...

Unlocking the It Girl Mindset: Rahasia Menjadi Versi Terbaik Dirimu

  Sumber: Pinterest Pernahkah Puan bertanya-tanya kenapa beberapa orang selalu terlihat mempesona, penuh percaya diri, dan memiliki aura yang membuat semua mata tertuju pada mereka? Apakah itu merupakan bawaan dari lahir atau ada rahasia di baliknya? Well , jawabannya hanya terletak pada satu hal, yaitu ‘ It Girl Mindset ’. Sebenarnya, apa sih ‘It Girl Mindset ’ itu? Yuk, simak pembahasannya pada artikel ini! Pengertian It Girl Mindset Melansir dari halaman Plum Healthy Fine , It Girl digambarkan sebagai perempuan yang memiliki percaya diri, modis, dan menjadi idaman bagi banyak orang. Mereka ini merupakan simbol dari kekuatan dan keanggunan dengan menjadi diri sendiri sebagai ciri khasnya. Seorang It Girl biasanya bangga untuk menjadi dirinya yang paling autentik. Oleh karena itu, banyak orang yang mengagumi mereka dan ingin menjadi seperti mereka. It Girl juga tidak bertindak dengan ragu-ragu, fokus pada tujuan serta pengembangan diri, dan tidak peduli dengan tanggapan buruk o...