Menginjak usia 20 terlihat menyenangkan karena Puan telah memiliki kebebasan atas diri sendiri. Di usia muda, tubuh Puan masih bertenaga maksimal dan optimal, pikiran masih fresh, ide-ide yang dikeluarkan masih up to date, intinya Puan lagi ada di masa-masa emas untuk mengembangkan suatu hal. Namun, yang jarang terlihat adalah masa saat Puan merasa clueless akan hidup Puan sendiri untuk memutuskan karir dan perjalanan hidup Puan ke depannya.
Baca juga: Motivasi Bukan Ditunggu, tapi Dicari Lewat Aksi
Lalu, apa saja sebenarnya hal yang harus dipahami untuk menjalani hidup saat menginjak usia 20 tahun? Mengutip dari buku “What I Wish I Knew When I Was 20” karya Prof. Tina Seelig ada beberapa hal yang dapat Puan lakukan:
Jangan Menunggu, Tapi Ciptakan! Seringkali Puan berpikir untuk menunggu kesempatan datang, menunggu orang lain yang membukanya, menunggu offering yang datang. Padahal, Puan bisa menciptakannya dan itu dimulai dari diri sendiri yang sesuai dengan tujuan hidup Puan, seperti membuat mini project, ikut komunitas, dan sebagainya.
Jadikan Keterbatasan Sebagai Kelebihan Puan khawatir karena memiliki keterbatasan dari segi ekonomi, relasi, maupun kemampuan. Nah, di usia 20 ini justru saatnya Puan untuk memperbaiki semuanya.
Keterbatasan dari segi ekonomi? Puan bisa mulai belajar bikin konten dan unggah di media sosial atau mengikuti freelance, karena di zaman yang serba digital ini banyak sekali yang memanfaatkan device-nya untuk menghasilkan uang tambahan untuk sekadar tambahan jajan, untung-untungnya Puan bisa jadi influencer yang terkenal dan mendapatkan fee yang banyak dari konten yang diunggah.
Keterbatasan relasi? Belajar keluar dari zona nyaman! Puan bisa mulai belajar untuk bergaul, bisa dimulai dari interactive di media sosial yang Puan miliki atau mencoba bergaul dengan teman dari teman yang Puan miliki dan coba hilangkan sikap pemalu agar dapat memperluas relasi ke orang lain!
Keterbatasan Kemampuan? Mulai asah soft skill dan hard skill melalui pelatihan. Puan bisa mendapatkan informasi selengkapnya terkait pelatihan soft skill dan hard skill melalui postingan instagram @puanbisa.
Berani Mencoba dan Melihat Sudut Pandang Lain Pada usia 20-an emosi belum stabil dan mungkin saja Puan masih menjadi remaja labil. Namun, saat inilah waktu emas Puan untuk mempelajari itu semua. Jika Puan gagal saat mencoba hal baru, it’s okay! take a break dan evaluasi kesalahan apa saja yang Puan lakukan agar tidak terulang lagi. Lalu, mulailah berpikir dari sudut pandang lain karena dengan mempelajari sudut pandang lain Puan dapat melihat peluang yang sebelumnya tidak disadari
Sekilas Tentang Puan Bisa
Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.
Referensi
Seelig, T. (2019). What I Wish I Knew When I Was 20. Jakarta: Mitra Pelita Internusa.
https://giovanni-valdata.medium.com/what-i-wish-i-knew-when-i-was-20-63995c3f271e
https://x.com/i/status/1960781125808513063

Komentar
Posting Komentar