Langsung ke konten utama

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Ben Franklin Effect: Tips Buat Kamu yang Segan Minta Bantuan

 

Puan Bisa-Tips untuk Kamu yang Segan Minta Bantuan


Puan, pernah nggak sih merasa sungkan untuk meminta atau bahkan menerima pertolongan dari orang lain? Mungkin ada segelintir alasan dibaliknya seperti, anggapan Puan bahwa setiap orang punya kesibukan masing-masing, mungkin juga karena sudah terbiasa untuk melakukan segala sesuatu sendiri, atau malu untuk menerima maupun meminta pertolongan.


Namun Puan, menurut Gregg Levoy melalui tulisannya di laman  Psychology Today, ketika seseorang menolak bantuan dari orang lain itu adalah sebuah bentuk dari kesombongan. Mengapa demikian? Karena seseorang itu enggan menerima maupun meminta pertolongan ketika dirinya sedang kesusahan. Padahal, dengan meminta bantuan seseorang bisa dengan lebih mudah menyelesaikan masalahnya. Dalam kata lain, menolak pertolongan dapat terlihat arogan karena Puan bisa saja dianggap terlalu menutup diri.


Tipsnya adalah untuk memberanikan diri. Ketika kita dapat membuka diri, kita dapat secara leluasa meminta pertolongan. Bahkan ada satu teori yang membuktikan jika meminta pertolongan itu justru berimbas baik kepada hubungan kita dengan orang lain lho! Ben Franklin, bapak pendiri Amerika Serikat yang membuktikannya sendiri. Pada satu hari ia menjadikan oposisinya sebagai teman dengan meminjam buku dari oposisinya dan mengembalikannya dengan ucapan terima kasih dalam selembar kertas kecil. 


Dengan ini muncullah teori Ben Franklin-Effect yang diuji para psikolog pada tahun 1969, yaitu alasan mengapa meminta pertolongan kepada orang lain dapat memperbaiki hubungan kita dengan orang tersebut. Alasan dibaliknya adalah karena jarang terpikir oleh kebanyakan orang untuk membantu orang lain yang belum mereka kenal. Terlebih ketika hubungan kita tidak terlalu baik dengan orang tersebut. Alasan lainnya adalah ketika kita meminta pertolongan atau menanyakan pendapat kepada orang lain, kebanyakan orang mengasumsikannya sebagai bentuk dari keakraban, atau pertemanan.


Jadi sekarang apa yang perlu Puan lakukan sebagai langkah awal untuk memulai meminta tolong kepada orang lain tanpa harus merasa terbebani atau malu? Sini Priska beri tips & trik khusus untuk Puan!


Berikut beberapa langkah yang bisa Puan ikuti untuk  meminta tolong tanpa harus terbebani: 


  • Langkah pertama adalah menyadari bahwa Puan pasti perlu pertolongan, secara sadar maupun tidak sadar. Kesadaran ini akan membawa Puan ke kesadaran lain yaitu untuk meminta pertolongan, dan Puan harus berani untuk bertanya tanpa memedulikan apa yang orang lain pikirkan. 


  • Langkah kedua adalah ketika meminta bantuan dari orang lain pastikan bahwa Puan langsung menyampaikan kepada poin utama dari masalah yang Puan alami.


  • Langkah ketiga adalah menunjukan respon baik atas bantuan yang diberikan dari orang lain kepada diri Puan. 


  • Langkah keempat adalah merespon orang yang meminta pertolongan kepada Puan. Robert Cialdini yang merupakan profesor psikologi dari Arizona University mengatakan bahwa, seseorang bisa memberikan umpan balik terhadap pertolongan yang dilakukan orang lain dengan mengucapkan “Tenang aja, kamu kan temanku, pasti aku bantu kamu,” daripada sekadar, “Sama-sama.”


  • Terakhir, Puan bisa terus berlatih dengan menjadikan hal ini sebagai habit atau kebiasaan dalam keseharian. Karena kita akan terbiasa untuk melakukan hal yang awalnya asing dengan membiasakan diri. 


Setelah Puan berhasil untuk menaklukan ketakutan ini, ada banyak koneksi yang dapat terjalin, bahkan Puan bisa saja mendapat feedback berupa support dari orang lain. Jadi mulai dari sekarang jangan menganggap bahwa meminta pertolongan itu sebagai bentuk beban ya, Puan! 


Lebih Banyak Tentang Puan Bisa


Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa akti melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan menigkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam pengembanga kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.


Referensi:

Levoy, G., & Signs, V. (1 Agustus, 2023). Why It's So Hard to Ask for Help. Psychology Today. Diakses pada 13 November, 2025, dari 

https://www.psychologytoday.com/us/blog/passion/202308/why-its-so-hard-to-ask-for-help

Lebowitz, S., & lebowitz, s. (3 Juli, 2020). Ben Franklin Effect: Ask Someone for a Favor to Make Them Like You. Business Insider. Diakses pada  13 November, 2025, dari https://www.businessinsider.com/ben-franklin-effect-2016-12


Ditulis dan Diedit oleh: Dhia Nisrina

Komentar

Rubik Puan Popular

Dua Peran, Satu Energi: Memahami ROLE STRAIN pada Mahasiswa Profesional

Image by: Marketivate “You can do anything, but not everything” - David Allen Puan pernah nggak sih merasa seperti hidup dalam dua mode aktif sekaligus? Siang sampai sore harus mode profesional dan dituntut untuk akademik, malam mode ambis yang harus nyelesaiin semua deadline kerjaan.  Terkadang rasanya bukan soal capek secara fisik, melainkan malah kelelahan secara pikiran dan batin yang terus memikikirkan “mau ngejar apa sih di dunia ini?” “mau jadi siapa sih?” Inilah yang dinamakan role strain. Apa Itu Role Strain? Psikologi sosial menjelaskan bahwa kondisi ini dikenal sebagai role strain atau ketegangan peran. Istilah ini diperkenalkan oleh sosiolog Willian J. Goode (1960), yang menjelaskan bahwa setiap individu memiliki berbagai peran sosial, dan setiap peran membawa tuntutan yang bisa saling bertabrakan. Role strain terjadi ketika tuntutan dari satu peran melebihi kapasitas individu untuk memenuhinya, atau ketika dua peran berbeda menuntut energi pada waktu yang bersamaan....

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Selalu Menunda Pekerjaan? Hati-hati Prokrastinasi!

  Image by:  Psychological Science Tugas deadline besok tapi Puan malah scroll TikTok? Sudah tahu harus mulai mengerjakan proyek penting tapi malah bersih-bersih kamar dulu? Tenang, Puan tidak sendirian. Prokrastinasi adalah musuh bersama hampir semua orang. Apa Itu Prokrastinasi? Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau tugas yang seharusnya dikerjakan, meskipun Puan tahu akan ada konsekuensi negatifnya. Menurut Johns Hopkins University Academic Support (n.d.), semua orang pernah menunda tugas penting sesekali waktu. Masalah muncul ketika kita terus-menerus menunda dan tidak menyadari bahwa hal ini sudah menjadi kebiasaan buruk. Kenapa Puan Suka Menunda? Meskipun ada konsekuensi negatif jika tidak menyelesaikan suatu tugas, ada banyak alasan mengapa kita menunda-nunda, termasuk: Takut gagal atau tidak sempurna Puan menunda karena takut hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Daripada mengerjakan dan hasilnya mengecewakan, lebih baik tidak mulai sama sekali. Tugas...

Fashion Designer Bukan Sekedar Mendesain Baju, Yuk Ketahui Tanggung Jawab dari Profesi Ini!

  Source: Freepik Siapakah di antara Puan yang pecinta fashion ? Tentunya pakaian indah yang Puan kenakan nggak asal jadi, pastinya ada proses pembuatan dan campur tangan seorang fashion designer . Tahukah Puan seorang fashion designer bukan cuma mendesain aja, lho !  Banyak keahlian yang harus dimiliki seorang fashion designer demi menciptakan suatu pakaian. Fashion designer adalah seseorang yang menciptakan suatu pakaian dari nol . Seorang fashion designer biasanya mempunyai kreativitas dan daya imajinasi yang tinggi. Meskipun banyak yang bilang seorang fashion designer semata-mata hanya menciptakan “busana”, tetapi seiring berjalannya waktu seorang fashion designer akan berpengaruh terhadap dunia mode. Jadi, fashion designer adalah profesi yang sangat berpengaruh loh, Puan. Seorang fashion designer juga harus memiliki pengetahuan yang tinggi tentang sejarah fashion . Dengan begitu, seorang fashion designer bisa memahami fashion cycle dari waktu ke waktu. Namun, itu...