Langsung ke konten utama

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Ben Franklin Effect: Tips Buat Kamu yang Segan Minta Bantuan

 

Puan Bisa-Tips untuk Kamu yang Segan Minta Bantuan


Puan, pernah nggak sih merasa sungkan untuk meminta atau bahkan menerima pertolongan dari orang lain? Mungkin ada segelintir alasan dibaliknya seperti, anggapan Puan bahwa setiap orang punya kesibukan masing-masing, mungkin juga karena sudah terbiasa untuk melakukan segala sesuatu sendiri, atau malu untuk menerima maupun meminta pertolongan.


Namun Puan, menurut Gregg Levoy melalui tulisannya di laman  Psychology Today, ketika seseorang menolak bantuan dari orang lain itu adalah sebuah bentuk dari kesombongan. Mengapa demikian? Karena seseorang itu enggan menerima maupun meminta pertolongan ketika dirinya sedang kesusahan. Padahal, dengan meminta bantuan seseorang bisa dengan lebih mudah menyelesaikan masalahnya. Dalam kata lain, menolak pertolongan dapat terlihat arogan karena Puan bisa saja dianggap terlalu menutup diri.


Tipsnya adalah untuk memberanikan diri. Ketika kita dapat membuka diri, kita dapat secara leluasa meminta pertolongan. Bahkan ada satu teori yang membuktikan jika meminta pertolongan itu justru berimbas baik kepada hubungan kita dengan orang lain lho! Ben Franklin, bapak pendiri Amerika Serikat yang membuktikannya sendiri. Pada satu hari ia menjadikan oposisinya sebagai teman dengan meminjam buku dari oposisinya dan mengembalikannya dengan ucapan terima kasih dalam selembar kertas kecil. 


Dengan ini muncullah teori Ben Franklin-Effect yang diuji para psikolog pada tahun 1969, yaitu alasan mengapa meminta pertolongan kepada orang lain dapat memperbaiki hubungan kita dengan orang tersebut. Alasan dibaliknya adalah karena jarang terpikir oleh kebanyakan orang untuk membantu orang lain yang belum mereka kenal. Terlebih ketika hubungan kita tidak terlalu baik dengan orang tersebut. Alasan lainnya adalah ketika kita meminta pertolongan atau menanyakan pendapat kepada orang lain, kebanyakan orang mengasumsikannya sebagai bentuk dari keakraban, atau pertemanan.


Jadi sekarang apa yang perlu Puan lakukan sebagai langkah awal untuk memulai meminta tolong kepada orang lain tanpa harus merasa terbebani atau malu? Sini Priska beri tips & trik khusus untuk Puan!


Berikut beberapa langkah yang bisa Puan ikuti untuk  meminta tolong tanpa harus terbebani: 


  • Langkah pertama adalah menyadari bahwa Puan pasti perlu pertolongan, secara sadar maupun tidak sadar. Kesadaran ini akan membawa Puan ke kesadaran lain yaitu untuk meminta pertolongan, dan Puan harus berani untuk bertanya tanpa memedulikan apa yang orang lain pikirkan. 


  • Langkah kedua adalah ketika meminta bantuan dari orang lain pastikan bahwa Puan langsung menyampaikan kepada poin utama dari masalah yang Puan alami.


  • Langkah ketiga adalah menunjukan respon baik atas bantuan yang diberikan dari orang lain kepada diri Puan. 


  • Langkah keempat adalah merespon orang yang meminta pertolongan kepada Puan. Robert Cialdini yang merupakan profesor psikologi dari Arizona University mengatakan bahwa, seseorang bisa memberikan umpan balik terhadap pertolongan yang dilakukan orang lain dengan mengucapkan “Tenang aja, kamu kan temanku, pasti aku bantu kamu,” daripada sekadar, “Sama-sama.”


  • Terakhir, Puan bisa terus berlatih dengan menjadikan hal ini sebagai habit atau kebiasaan dalam keseharian. Karena kita akan terbiasa untuk melakukan hal yang awalnya asing dengan membiasakan diri. 


Setelah Puan berhasil untuk menaklukan ketakutan ini, ada banyak koneksi yang dapat terjalin, bahkan Puan bisa saja mendapat feedback berupa support dari orang lain. Jadi mulai dari sekarang jangan menganggap bahwa meminta pertolongan itu sebagai bentuk beban ya, Puan! 


Lebih Banyak Tentang Puan Bisa


Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa akti melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan menigkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam pengembanga kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.


Referensi:

Levoy, G., & Signs, V. (1 Agustus, 2023). Why It's So Hard to Ask for Help. Psychology Today. Diakses pada 13 November, 2025, dari 

https://www.psychologytoday.com/us/blog/passion/202308/why-its-so-hard-to-ask-for-help

Lebowitz, S., & lebowitz, s. (3 Juli, 2020). Ben Franklin Effect: Ask Someone for a Favor to Make Them Like You. Business Insider. Diakses pada  13 November, 2025, dari https://www.businessinsider.com/ben-franklin-effect-2016-12


Ditulis dan Diedit oleh: Dhia Nisrina

Komentar

Rubik Puan Popular

Tanpa Validasi Sana-Sini, 'Be of Service' Ternyata Kunci Pede yang Paling Slay!

Image by: Roxie Nafousi Pernah nggak sih, Puan ngerasa insecure gara-gara kelamaan scrolling TikTok? Lihat si A glow up maksimal, si B punya bisnis sendiri, sementara kita? Masih sibuk berantem sama jerawat atau pusing mikirin tugas kuliah yang nggak habis-habis. Rasanya pengen banget punya rasa pede buat tampil atau mulai sesuatu, tapi kok susah ya?  Baca juga: https://puanbisa.blogspot.com/2025/10/cara-membangun-kepercayaan-diri-untuk.html   Nah, kalau Puan terus-terusan fokus pada diri sendiri, ending -nya malah makin insecure karena manusia cenderung lebih mampu melihat kekurangannya sendiri dibanding kelebihannya. Menurut buku Confidence karya manifesting queen Roxie Nafousi, rahasia buat tampil pede itu justru adalah dengan mengalihkan fokus kita keluar, yaitu dengan membantu orang lain. Iya, Roxie bilang salah satu cara paling ampuh buat bangun rasa pede adalah dengan being of service alias jadi sosok yang bermanfaat buat orang lain. Kedengarannya berat ya, Puan? Pa...

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan!

Kenapa Sih Penting untuk Percaya Diri? Self development atau pengembangan diri adalah proses sadar untuk terus memperbaiki diri, baik dari segi cara berpikir, kebiasaan, maupun keahlian. Salah satu aspek terpenting dalam pengembangan diri adalah percaya diri. Tanpa kepercayaan diri, semua potensi yang Puan miliki bisa “terkunci”. Padahal, percaya diri bukan bawaan lahir, tapi ia bisa dilatih lewat pengalaman dan pola pikir yang tepat. Menurut penelitian dari American Psychological Association (APA), orang yang memiliki self-confidence tinggi lebih mudah mengambil keputusan, berani mencoba hal baru, dan punya tingkat stres lebih rendah. Kenapa Perempuan Muda Masih Sering Ragu? Puan, nggak sedikit perempuan muda yang merasa “nggak cukup baik”. Apalagi di era media sosial, di mana kita sering membandingkan diri dengan orang lain. Fenomena ini dikenal sebagai “comparison trap” dan sering jadi penghalang utama kepercayaan diri. Kabar baiknya, dengan growth mindset, rasa ragu itu bisa beru...

Hidup Tanpa FOPO: Rahasia Menjadi Lebih Percaya Diri

      Image by  pngtree.com Puan pernah enggak sih saat ketika sudah rapi lalu berdiri di depan cermin sambil bertanya ke diri sendiri, seperti “Penampilan aku udah OK belum ya?”, “Make up aku berlebihan enggak ya?”, atau “Aku kelihatan aneh enggak ya pakai baju ini?”. Pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul karena Puan khawatir dengan pandangan orang lain? Kalau iya, bisa saja Puan sedang mengalami FOPO atau Fear of Other People’s Opinions. Apa itu FOPO? Mengutip dari laman Harvard Business Review , Fear of Other People’s Opinions atau FOPO merupakan istilah yang mengarah pada perasaan cemas yang berlebihan terhadap pandangan orang lain. Alasan timbulnya perasaan cemas, takut, atau tegang ketika akan melakukan suatu aktivitas yang melibatkan banyak orang ialah karena khawatir terhadap ketidaksetujuan sosial pada diri sendiri. Istilah FOPO dicetuskan oleh Michael Gervais, PhD - seorang psikolog sekaligus penulis, yang memiliki pandangan bahwa rasa ketakutan ini merupa...

Hasty Generalization: Kesalahan Berpikir yang Sering Kita Lakukan

Image by: Grammarly.com Pernahkah Puan langsung bilang "Semua produk merek ini jelek," cuma gara-gara beli satu barang yang rusak? Atau mungkin Puan pernah denger temen cerita, "Nggak usah ke resto itu deh, pelayanannya buruk banget!" Padahal dia cuma sekali ke sana? Nah, ini dia yang namanya hasty generalization atau kesimpulan terburu-buru. Apa Sih Hasty Generalization Itu? Menurut Detik.com , Hasty Generalization adalah kekeliruan yang terjadi ketika seseorang menarik kesimpulan yang luas berdasarkan bukti yang tidak mampu atau tidak cukup. Dengan kata lain, kesimpulan tentang suatu hal terlalu terburu-buru diambil dan hanya didukung beberapa atau tidak cukup bukti yang jelas. Jadi, Hasty generalization adalah kesalahan logika yang terjadi ketika Puan mengambil kesimpulan umum dari sampel yang terlalu kecil atau tidak cukup mewakili. Bayangin gini, Puan cuma ketemu dua kucing yang galak, terus langsung bilang, "semua kucing itu galak!" Padahal di lu...