Langsung ke konten utama

Intentional Pause: Berhenti Sejenak Bukan Berarti Menyerah

  Sumber: pexels.com Halo, Puan! Puan pernah gak sih merasa harus selalu produktif? Baru selesai satu target, Puan udah langsung memikirkan target berikutnya. Apalagi kalau Puan lihat pencapaian orang lain di media sosial, rasanya jadi pengen ikut lari lebih cepat biar gak ketinggalan. Bahkan ketika sedang beristirahat pun, bisa muncul perasaan bersalah karena merasa gak cukup produktif. Tanpa sadar, Puan telah hidup dalam ritme yang menuntut semuanya serba cepat, cepat sukses, cepat berkembang, cepat mengambil keputusan, dan cepat mencapai tujuan. Padahal, sometimes, the most productive thing you can do is simply pause. Di tengah kehidupan yang serba cepat ini, mengambil jeda secara sadar atau intentional pause bisa menjadi cara untuk refleksi dan kembali terhubung dengan diri sendiri. Bukan sekadar berhenti dari kesibukan, tapi memberi ruang untuk berpikir, merefleksikan keadaan, dan menentukan step atau goals berikutnya dengan lebih bijak. Intentional pause dapat membantu Puan...

Puan Bisa Ciptakan Ruang Bersuara Untuk Generasi Perempuan Muda yang Menginspirasi




Jakarta, 20 Oktober 2024 – Puan Bisa, komunitas berbasis pemberdayaan perempuan muda Indonesia, memetakan permasalahan terkait dengan dinamika psikologi perempuan muda dalam menghadapi fase quarter life crisis. Hal ini mengakibatkan lebih dari 80% perempuan muda Indonesia mengalami demotivated, overthinking, resah, tidak percaya diri, dan dampak buruk lainnya. Berangkat dari pemetaan permasalahan tersebut, Puan Bisa mengadakan acara Puan Bisa Festival 2024 dengan tema “Bright Minds, Bold Voices: Nurturing the Next Generation of Inspirational Women” dengan rangkaian acara dimulai tanggal 7 hingga 20 Oktober 2024 sebagai hari peringatan ulang tahun Puan Bisa yang ke-4 yang dihadiri total lebih dari 65 perempuan muda. 

Puan Bisa merupakan organisasi pemberdayaan perempuan dengan gerakan penyampaian pesan positif mengenai self- improvement, career serta mental health sehingga para perempuan muda dapat melewati masa mudanya dengan kegiatan yang positif dan terarah. Sesuai dengan apa yang menjadi cita-citanya, Puan Bisa mengadakan Puan Bisa Festival sebagai perayaan hari ulang tahun Puan Bisa yang ke-4 tahun.

Selama dua pekan, peserta dimanjakan dengan berbagai rangkaian acara menarik, mulai dari sesi sharing di Instagram Live Puan Bisa Bersama para tokoh Perempuan inspiratif yaitu Fidias Danaswati  dengan topik “Behind the Screen: Inspirational Woman, Social Media, and Emotional Challenges”, dan Dea Rachma dengan topik “The Ripple Effect: Inspiring Social Impact Through Career”. Acara ini pun dilanjutkan dengan sesi webinar Bersama Salsabila Nuurhafizha dengan topik yang tidak kalah menarik yaitu “Developing Your Career and Yourself Through Design Thinking Approach”. 

Acara ini membahas berbagai topik inspiratif yang relevan dengan kehidupan perempuan muda, mulai dari pengembangan diri, karir, hingga isu-isu sosial yang tengah menjadi perhatian. Melalui festival ini, Puan Bisa berharap dapat melahirkan generasi Perempuan muda Indonesia yang cerdas, berani, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Keunikan dari Puan Bisa Festival tahun ini terletak pada salah satu rangkaiannya yang berkolaborasi dengan Rame-Rame Jakarta menyusuri Kampung Poncol yakni walking trip dengan tema yang diangkat yakni “Exploring the Footsteps of Inspiring Figures” 

Selama acara, peserta diajak untuk menyusuri setiap sudut Kampung Poncol, berinteraksi langsung dengan warga setempat, dan mendengarkan kisah inspiratif dari para tokoh perempuan yang telah berkontribusi besar bagi kampung mereka. Ibu Murni, seorang pengusaha UMKM nanas, dan Teh Ima, seorang MUA profesional, menjadi dua sosok yang paling banyak menginspirasi peserta dengan semangat kewirausahaan dan kegigihan mereka.

Melalui film pendek “Maskumambang”, peserta diajak untuk merenung lebih dalam tentang makna kehidupan dan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur. Film ini juga menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh Kampung Poncol sebagai destinasi wisata yang unik dan menarik.

Kegiatan Puan Bisa Festival 2024 ditutup pada tanggal 20 Oktober 2024 yang dilaksanakan di Perpusnas. Guest star yang hadir pun tidak kalah menarik dan membawakan banyak sekali topik yang sangat bermanfaat untuk kalangan perempuan muda Indonesia di generasi ini. Beberapa guest star yang hadir yakni Enggit Glory, seorang content creator dengan membawakan tema mengenai self improvement. 

“Demotivasi itu sebenarnya normal, tapi ketika kita melakukan sesuatu itu udah jadi lebih pada disiplin, yang artinya memang sudah harus dilakukan. insecure dengan pencapaian seseorang, tapi balik lagi terlepas dari ada privilege atau engga, liat kapasitas diri kita yang sekarang (aku yang dulu bangga dengan aku yang sekarang), jangan kita banding orang lain tapi kita banding diri kita sendiri (bertahun tahun yang lalu).” Ucap Enggit Glory (20/10), memberikan kita sebuah reminder baru untuk para peserta terapkan kedepannya.

Guest star selanjutnya adalah Kak Mira yang turut memberikan insight baru mengenai mental health, Kak Mira membagikan banyak sekali informasi yang sangat bermanfaat mengenai Journaling, meditasi, cara reconnect dengan diri kita sendiri. 

“Pikiran itu ga ada yang negatif dan positif, itu balik lagi ke bagaimana kita memaknai pikiran pikiran yang kita miliki itu. Jangan menolak pikiran negatif, karena itu akan mengajak pikiran negatif yang lain. Terima pikiran yang ada, bisa diucapkan secara lantang agar bisa mengurangi sensasinya.” Ucap Kak Mira (20/10), mengingatkan para peserta cara untuk menanggapi sebuah pikiran negatif.

Yang tak kalah menarik berikutnya adalah Kak Baby seorang founder dari Renjana Camp yang kali ini membagikan informasi menarik mengenai karir. Kak Baby berbagi pengalamannya dalam membangun karier yang sukses di dunia media. Dimulai dari pengalaman magang di berbagai media ternama seperti CNN Indonesia dan Kompas TV, Kak Baby menunjukkan bagaimana ia berhasil menemukan passion dan terus berkembang dalam industri yang dinamis.

 "Kuncinya adalah menemukan apa yang benar-benar kita sukai dan terus belajar serta beradaptasi." ujar Kak Baby (20/10). Tutur Kak Baby dalam sesi talkshownya. Selain berbagi pengalaman pribadi, Kak Baby juga memberikan tips-tips praktis untuk membangun karier yang memuaskan yaitu dengan mengenali diri sendiri, tidak takut untuk mencoba hal baru, fokus pada kualitas diri sendiri, dan bangun kepercayaan diri.

Melalui acara Puan Bisa Festival ini diharapkan seluruh perempuan muda dapat mengeksplorasi potensi inspirasional mereka dengan cara mendapatkan ilmu praktikal untuk 'mempersiapkan' diri serta mendorong pola pikir agar menjadi pribadi yang menginspirasi untuk lingkungan sekitarnya. 

 

Author: Putri Audia

Editor: Diinaar F. Berlian


Komentar

Rubik Puan Popular

Raih Motivasi dan Kenikmatan Kerja: Mengatasi Rasa Jenuh dengan Tips-Tips Menarik!

Hey, Puan! Pernah nggak sih kamu merasa seperti waktu berjalan terlalu lambat saat melakukan pekerjaanmu? Yah, rasa bosan memang suatu hal yang bisa membuat kita bingung, apakah harus melanjutkannya atau berhenti saja. Tapi tahu nggak, terlalu memikirkannya justru bisa membuat pekerjaan kita nggak maksimal. Jangan khawatir, Puan! Rasanya jenuh saat bekerja itu wajar. Bayangkan aja, melakukan hal yang sama tiap harinya pasti bisa membuat rasa jenuh datang. Nah, biar Puan nggak bingung lagi menghadapi rasa jenuh yang kadang datang, simak deh tips-tips menarik berikut ini! Yuk, kita mulai dengan langkah awal untuk mengatasi rasa jenuh saat bekerja: 1. Ingat tujuan awalmu saat memulai pekerjaan ini Ketika Puan mengingat kembali tujuan awal yang mendorongmu memulai pekerjaan ini, ada kemungkinan besar semangat dan motivasi akan kembali menggelora. Hal ini pastinya akan mengurangi rasa jenuh saat Puan menjalankan tugas-tugasmu. 2. Berikan waktu untuk dirimu sendiri, coba ambil cuti liburan! ...

Mindfulness 101: Finding Your Focus in a World Full of Distractions

  sumber: magnific.com Puan pernah ngalamin nggak, lagi ngerjain tugas, terus ada satu notifikasi masuk, kemudian cek notifnya, balas satu chat, eh lanjut buka TikTok dan akhirnya lupa kalau tadi sebenarnya Puan lagi ngapain? Di tengah dunia yang full of distractions ini, perhatian kita rasanya gampang banget berpindah dari satu hal ke hal lainnya. Belum selesai satu informasi, sudah muncul informasi baru. Belum selesai proses berita satu, sudah ada berita lainnya. Tanpa sadar, kita bisa menghabiskan banyak waktu dengan gadget tanpa benar-benar sadar sedang melakukan apa. Di sinilah mindfulness bisa menjadi salah satu cara untuk membantu Puan lebih sadar terhadap bagaimana Puan menggunakan teknologi dan ke mana perhatian Puan pergi. Mindfulness Itu Apa, Sih? Mindfulness secara sederhana adalah kemampuan untuk menyadari dan benar-benar hadir terhadap apa yang sedang kita lakukan saat ini, tanpa langsung menghakimi pikiran atau perasaan yang muncul. Menurut Meegasdeniya dan Dulnath (...

Fenomena Doom Scrolling, Kebiasaan yang Bikin Burn Out

  " Scroll bentar deh.." Terus tanpa sadar mata mulai berat, tangan pegal, dan lupa waktu sendiri. Pernah ngalamin hal serupa? Kalau iya, berarti Puan lagi ngalamin yang namanya doom scrolling . Doom scrolling itu kalau Puan terus-terusan mengonsumsi informasi, terutama berita negatif yang ada pada sosial media. Menurut Cambdrige Dictionary , kata "Doomscr oll" mengacu kepada tindakan  terlalu sering menatap layar  untuk membaca berita buruk atau kurang  berbobot.  Nah, dari sini mungkin banyak Puan yang jadi ngerti apa itu doom scrolling , istilah yang belakangan sering muncul di internet. Kalau kita teliti, lagi  penyebabnya nggak bakalan lepas dari ketergantungan kita  pada handphone .  Hampir setiap hari kita menerima banyak pesan notifikasi. Terlepas  isinya penting atau tidak terlalu penting secara refleks pasti kita cek kalau dibiarkan menimbulkan rasa cemas atau anxiety,   seakan ada hal tertinggal jika kita tidak membuka lay...

Emotional Agility: Cara Bijak Mengelola Emosi

Sumber:  aventislearning.com Puan, bagaimana kalau emosi bukan musuh yang harus dihindari, melainkan sahabat yang bisa memandu kita untuk mengambil keputusan yang lebih bijak? Setiap hari Puan berhadapan dengan emosi yang beragam: senang, cemas, marah, kecewa, sampai rasa tidak berdaya. Sering kali, Puan diajarkan untuk menekan emosi tertentu dan menampilkan emosi lain agar terlihat “baik-baik saja”. Masalahnya, cara ini justru membuat jadi makin lelah. Emosi jadi menumpuk dan akhirnya meledak. Di sisi lain, ada juga yang membiarkan emosi menguasai dirinya. Sedikit kritik bisa membuat patah semangat, atau kegagalan kecil terasa seperti bencana yang besar. Padahal, emosi bukan musuh yang harus dihindari maupun hal yang harus ditaati. Yang kita butuhkan bukan “ positivity berlebihan ”, melainkan keterampilan untuk merespons emosi secara sehat dan fleksibel. Keterampilan inilah yang disebut emotional agility . Apa Itu Emotional Agility? Konsep ini diperkenalkan oleh psikolog Susan Dav...

Membuka Kembali Memori Melalui Pameran ACE 5.0: INNER CHILD

  Masa kecil sering kali menjadi sumber kepolosan, kekreatifan, dan keajaiban yang mungkin telah kita lupakan di tengah kesibukan dan tekanan kehidupan dewasa. Namun, di tengah gemuruh kota metropolitan, ada suatu perayaan yang mengundang kita untuk merenungkan kembali sisi kecil yang mungkin telah kita lupakan: ACE 5.0: INNER CHILD . Pameran seni tidak selalu hanya tentang memamerkan karya, tetapi juga tentang membuka pintu menuju introspeksi dan penemuan diri. Di tengah sorotan pameran kreatif yang diselenggarakan oleh Klub LSPR Advertising Society , ACE 5.0: INNER CHILD, pengunjung diajak untuk membenamkan diri dalam dunia kepolosan dan kekreatifan masa kecil. Setiap tahun, Klub LSPR Advertising Society menggelar Advertising Creative Exhibition (ACE) , sebuah pameran seni yang memamerkan karya-karya kreatif dari para anggotanya. Setelah suksesnya ACE sebelumnya yang mengangkat tema 'Gender Equality' dengan tajuk SETARA “Setingkat dan Sederajat”, kini ACE kembali hadir dalam ...