Langsung ke konten utama

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda

                                                                                                              24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth ” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborat...

MICAM DAN MIPEL: KEUNGGULAN ALAS KAKI DAN BARANG KULIT ITALIA TAMPIL DI INDONESIA


Jakarta, 29 Mei 2025 — MICAM Milano sebagai pameran alas kaki internasional dan MIPEL selaku pameran barang-barang kulit dan aksesoris mode internasional, berpartisipasi dalam inisiatif penting bersama di Jakarta untuk mempromosikan dua pameran dagang unggulan di pasar Indonesia dan Asia Tenggara. 


Kedua pameran dagang tersebut akan menyajikan penawaran pameran dan tren industri mereka kepada publik Indonesia selama acara cuplik kilas (teaser) untuk memicu peluang bisnis baru di pasar Indonesia dengan potensi tinggi selama BTN Indonesia Fashion Week 2025.


Acara dibuka Duta Besar Italia untuk Indonesia, H.E. Roberto Colamine, Komisaris Dagang Italia dari Italian Trade Agency, Dr. Paolo Pinto, dan Ketua Indonesia Fashion Week, Ibu Poppy Dharsono.


Perwakilan dari Italia Dr. Matteo Scarparo memberikan presentasi tentang Micam dan Mipel kepada peserta forum pelaku industri dari retail, wholesale, ecommerce, serta manufakfur alas kaki, kulit, dan aksesoris. Selain itu, perwakilan dari sekolah Arsutoria Dr. Matteo Pasca dan Dr. Valentino Parlato memberikan presentasi tentang tren fashion dan pengumuman beasiswa untuk mahasiswa Indonesia berbakat di bidang desain mengikuti program di Milan, Italia.


Kehadiran pameran dagang asal Italia ke Indonesia pada BTN Indonesia Fashion Week, menurut H.E. Roberto Colamine sebagai Duta Besar Italia untuk Indonesia, bertujuan untuk melihat dan mengamati secara langsung potensi besar industri fashion Indonesia, terutama alas kaki atau sepatu, agar terkoneksi dengan para desainer muda berbakat Tanah Air melalui edukasi dan kolaborasi unik serta membantu brand mereka untuk berkembang memperluas jangkauan pada pameran di Milan. 


"Fokusnya pada pengembangan identitas nasional Indonesia yang kuat dalam desain fesyen, serta menciptakan kemitraan saling menguntungkan antara perusahaan Italia dan merek-merek Indonesia," kata Colamine.


Indonesia merupakan produsen alas kaki terbesar kelima di dunia dan pusat kekuatan ekonomi nan berkembang pesat, muda, dan penuh ambisi. Kolaborasi antara MICAM dan Indonesia Fashion Week bertujuan untuk meletakkan dasar bagi dialog konstruktif antara generasi desainer muda dan industri manufaktur Italia dan Eropa.


Dalam konteks geopolitik diwarnai ketidakpastian ketika pasar cenderung menutup diri, MICAM memainkan peran mendasar sebagai platform untuk perbandingan antara produksi dan distribusi dunia di sektor alas kaki, antara industri kreativitas dan kemampuan menerjemahkan ide estetika menjadi produk jadi, kemudian mendukung masuknya koleksi alas kaki terbaik di pasar internasional,” papar Giovanna Ceolini selaku Presiden MICAM.


Mengembangkan desainer muda dan mewariskannya semangat menciptakan koleksi alas kaki berarti membangun ikatan untuk mengembangkan hubungan bisnis lebih kuat dan lebih langgeng di masa mendatang.


Manufaktur Eropa, pasar internasional, tengah mencari figur-figur kreatif baru nan mampu mendongkrak ekspor. Indonesia merupakan peluang penting untuk bisa memanfaatkannya, dengan margin pertumbuhan signifikan. Kemitraan dengan Indonesia Fashion Week diharapkan dapat mengonsolidasikan hubungan antara dua negara saling melengkapi, di momen penting ulang tahun ke-100 MICAM dengan memberikan penghargaan kepada dua desainer muda Indonesia terbaik kursus spesialisasi di sekolah desain sepatu bergengsi sebagai bagian dari proyek MICAM Academy.


Acara cuplik kilas (teaser) akan diselenggarakan bersamaan dengan Jakarta Fashion Week menjadi kesempatan untuk bertemu dengan para pembeli, distributor, dan pengecer setempat. MICAM juga akan mempersembahkan kepada komunitas mode setempat perpanjangan dari Proyek Akademi MICAM untuk menjembatani Italia dan Indonesia, sebuah program beasiswa bergengsi ditujukan bagi dua mahasiswa desain mode Indonesia untuk mengikuti kursus intensif tingkat lanjut selama 10 minggu untuk desain koleksi alas kaki di sekolah Arsutoria di Milan, salah satu sekolah paling terkenal di dunia dalam bidang tersebut.


Proyek ini merupakan kesempatan unik bagi para talenta muda Indonesia untuk membenamkan diri dalam budaya alas kaki berkualitas tinggi khas Italia,” lanjut Ceolini. “Program ini bukan hanya momen pelatihan, tetapi juga jembatan budaya

sesungguhnya antara kedua negara, nan akan membantu menyebarkan pengetahuan dan hasrat ‘Made in Italy’ di antara generasi baru kreator Indonesia”.


Kolaborasi tersebut membuka babak baru bagi ekosistem fashion Tanah Air, terutama alas kaki nan jarang beroleh perhatian penuh, dan khususnya lagi menjadi peluang besar bagi desainer muda, pelaku kreatif, dan pengrajin lokal. 


Sinergi antara MIPEL dan MICAM, dua pameran dagang internasional unggul di sektor barang dari kulit dan alas kaki, merupakan kekuatan strategis luar biasa dengan tujuan untuk mempromosikan kreativitas dan inovasi dimiliki brand Italia dan juga merek internasional,” kata Claudia Sequi sebagai Presiden MIPEL.


Kolaborasi dengan Indonesia Fashion Week memungkinkan untuk lebih memperkuat visi sinergis dan merupakan peluang besar tidak hanya untuk visibilitas, tetapi juga untuk pertumbuhan bersama di sektor strategis bagi Italia dan Indonesia.


Pasar muda, dinamis, dan berkembang seperti pasar Indonesia merupakan tempat ideal untuk memulai sinergi baru, pertukaran budaya, dan peluang bisnis. Menampilkan diri untuk bersatu dalam konteks ini berarti tidak hanya meningkatkan keterampilan khas masing-masing, tetapi juga mengirimkan pesan jelas dan kuat: Italia percaya pada dialog antarbudaya, pada persentuhan kreatif, dan pada potensi internasionalisasi sebagai pengait fundamental pembangun hubungan bisnis solid dan langgeng nan mampu menghasilkan nilai bersama.


Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan besar bagi Indonesia Fashion Week 2025 menjadi tuan rumah bagi MICAM dan MIPEL dalam pratinjau eksklusif ini. Kolaborasi ini tidak hanya merupakan perayaan keterampilan dan dialog internasional, tetapi juga peluang menjanjikan bagi pertumbuhan ekonomi bersama, khususnya dalam industri fesyen kulit. Kami percaya ini adalah waktu yang tepat bagi Italia, ikon sejarah keunggulan dalam fesyen, untuk mengkonsolidasikan kehadirannya di kawasan Asia-Pasifik, khususnya di Indonesia, sebagai pasar dinamis dengan lebih dari 285 juta penduduk. Dengan pengetahuan teknis dan kolaborasi ditawarkan, termasuk program beasiswa, kami yakin kemitraan ini akan mempercepat pengembangan industri kulit di Indonesia, sekaligus membuka pasar baru dan luas bagi brand Italia. Bersama-sama, kita membangun masa depan lebih kuat bagi industri alas kaki dan barang-barang dari kulit yang atas dasar tradisi, didorong oleh keahlian, dan terinspirasi oleh inovasi,” kata Poppy Dharsono selaku Ketua Umum Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode (APPMI) dan Presiden Indonesia Fashion Week:  


Paolo Pinto, Direktur Badan Perdagangan Italia di Jakarta, menyimpulkan, "Pada tanggal 29 Mei kita merayakan Hari Buatan Italia dalam rangka Pekan Mode Indonesia, salah satu acara internasional terpenting di sektor ini. Pada kesempatan ini, sebagai bagian dari kebijakan promosi terpadu Kedutaan Besar Italia, kami telah menyelenggarakan pertemuan di mana perwakilan Assocalzaturifici akan berbicara untuk mempromosikan industri alas kaki dan barang dari kulit Italia dan untuk meningkatkan perhatian Indonesia terhadap pameran sektor MICAM dan MIPEL, yang akan diadakan di Milan pada bulan September."




Author: IFW


Editor: Cut Desyanti






Komentar

Rubik Puan Popular

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda

                                                                                                              24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth ” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborat...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Soft Skill dan Hard Skill yang Wajib Dipelajari Untuk Bekal Penting Karir Impian!

Kenapa Kita Harus Belajar Skill Sebelum Masuk Dunia Kerja? Masuk dunia kerja itu beda banget dengan dunia kuliah, Puan. Kalau di kampus yang dinilai adalah tugas, maka di pekerjaan yang dinilai adalah output , attitude , kemampuan bekerja sama , dan keahlian yang bisa memberikan dampak nyata . Itulah kenapa “bekal” sebelum masuk dunia kerja itu penting, dan bekalnya bukan cuma ilmu teori, tapi juga soft skill dan hard skill . Menurut laporan dari World Economic Forum (Future of Jobs Report 2024), kandidat yang punya kombinasi soft skill dan hard skill yang kuat punya peluang lebih cepat diterima kerja dan lebih cepat naik posisi , lho! Apa Itu Hard Skill ? Hard skill adalah kemampuan teknis yang biasanya bisa diukur, dipelajari, dan diuji, contohnya: belajar software tertentu, kemampuan analisis data, atau membuat presentasi profesional. Hard skill biasanya dicantumkan dalam CV karena sifatnya jelas dan spesifik. Hard Skill yang Lagi Banyak Dicari Saat Ini: Microsoft Office ...

Unlocking the It Girl Mindset: Rahasia Menjadi Versi Terbaik Dirimu

  Sumber: Pinterest Pernahkah Puan bertanya-tanya kenapa beberapa orang selalu terlihat mempesona, penuh percaya diri, dan memiliki aura yang membuat semua mata tertuju pada mereka? Apakah itu merupakan bawaan dari lahir atau ada rahasia di baliknya? Well , jawabannya hanya terletak pada satu hal, yaitu ‘ It Girl Mindset ’. Sebenarnya, apa sih ‘It Girl Mindset ’ itu? Yuk, simak pembahasannya pada artikel ini! Pengertian It Girl Mindset Melansir dari halaman Plum Healthy Fine , It Girl digambarkan sebagai perempuan yang memiliki percaya diri, modis, dan menjadi idaman bagi banyak orang. Mereka ini merupakan simbol dari kekuatan dan keanggunan dengan menjadi diri sendiri sebagai ciri khasnya. Seorang It Girl biasanya bangga untuk menjadi dirinya yang paling autentik. Oleh karena itu, banyak orang yang mengagumi mereka dan ingin menjadi seperti mereka. It Girl juga tidak bertindak dengan ragu-ragu, fokus pada tujuan serta pengembangan diri, dan tidak peduli dengan tanggapan buruk o...

Siaran Pers From Visible to Stand Out: Cara bikin HR “Ngeh” sama Profilmu di Puan Bisa Learning Space

28 Maret 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Early Career Branding: Crafting Your CV & LinkedIn for Visibility and Opportunity ” yang mengundang Kak Maria Qibtiyah, Human Capital Consultant dari PT Bitama sebagai pembicara. Program ini berhasil menjangkau puluhan peserta dari seluruh Indonesia melalui Online Zoom . Puan Bisa juga menggaet komunitas Grow Bareng sebagai kolaborator. Learning Space ini menjadi cara meningkatkan kemampuan personal branding , khususnya dalam pembuatan CV dan optimalisasi LinkedIn agar dapat membantu mahasiswa maupun pekerja muda untuk siap bekerja. Learning Space dihadirkan sebagai respons dari kebutuhan untuk meningkatkan personal branding di kalangan mahasiswa dan pekerja muda. Sebanyak 50 perempuan muda menerima dampak acara ini dan memberikan banyak feedback positif “ Dampak yang saya rasakan adalah dengan lebih mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, yang memungkinkan peningkatan kualitas hidup ”,  ucap Ka...