Langsung ke konten utama

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda

                                                                                                              24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth ” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborat...

Cara Baru Jadi Soft & Powerful: Mengulik Tren Hyper Femininity!

 

Image by : VML


Hyper Femininity

adalah ekspresi feminitas ekstrem untuk perempuan yang seringkali di eksperikan dengan rona pink, rambut glossy, blush on tebal, dan estetika ‘girly pop’ yang dramatis. Tapi hyper femininity bukan cuma soal penampilan Puan, tren ini juga jadi alat untuk menantang stereotip gender, mengambil ruang, dan memaknai feminin sebagai bentuk kekuatan.


Kenapa tren ini muncul?

  1. Sebagai bentuk pemberontakan: Dalam periode lockdown atau ketegangan sosial, tampil sangat feminim bisa jadi cara menyatakan kebebasan emosional Puan! seperti ekspresi dari “aku boleh lembut, boleh ‘girly’”
  2. Kembali ke akar budaya ‘girly pop’: Tren seperti Juicy Couture, bows, Hello Kitty dulu sempat dianggap ketinggalan zaman, tapi kini dibangkitkan lagi untuk merayakan sisi keibuan dan nostalgia
  3. Liberasi dari maskulinitas yang toxic: Setelah sekian lama ‘power dressing’ dianggap cara utama perempuan diakui, hyper femininity menawarkan alternatif yang lembut namun tegas


Puan, sekarang mari kita bahas sisi positif dan tantangannya!
Sisi positif:
  1. Merebut kembali simbol feminim ala Barbie, coquette, dan banyak lainnya yang menjadi sosok simbol perempuan yang ekspresif
  2. Memberi ruang bagi perempuan untuk jadi “juice couture version” diri sendiri, bukan harus tomboy
  3. Mendorong reclaim passion dan self-expression lewat estetika yang feminim
Tantangan:
  1. Bisa disalah artikan sebagai pasif, inferior, atau airhead jika belum dibarengi narasi empowerment
  2. Resiko objektifitas dan tekanan untuk tampil sempurna terus-menerus
  3. Bisa memicu respon back-to-back, seperti dikritik karena terlalu girly atau gimmick

Lalu, gimana sih cara menyikapinya?
  • Pahami sebagai ekspresi diri
Jangan langsung pakai label “lebay” atau “banci baju pink”. Ini bentuk pilihan personal yang valid.
  • Bangun narasi yang inklusif
Integrasikan cerita empowerment di balik makeup, glitter, atau feminin aesthetic di blog atau komunitas.
  • Gabungkan dengan isu lebih luas
Misalnya: sesi talk di komunitas tentang bagaimana ekspresi feminin bisa jadi media politik tubuh, kreativitas, atau kepercayaan diri.
  • Berikan safe space
Ajak perempuan yang suka tampil maksimal feminin berdialog dengan mereka yang tomboy, tunjukkan bahwa semua ekspresi itu sah dan layak dihargai.


Puan, Hyper femininity bukan sekadar soal tampil glamor, tapi dia bisa menjadi bentuk perlawanan terhadap stereotip patriarki tentang “feminin = lemah”. Dengan ide estetika yang tegas dan penuh warna, tren ini mengundang perempuan untuk merayakan sisi lembut sekaligus kuat dalam diri mereka.


Referensi :

The Conversation

Brand Genetics

Kompasiana


Author & Editor : Nazwal Bilbina Budiman

Komentar

Rubik Puan Popular

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda

                                                                                                              24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth ” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborat...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Soft Skill dan Hard Skill yang Wajib Dipelajari Untuk Bekal Penting Karir Impian!

Kenapa Kita Harus Belajar Skill Sebelum Masuk Dunia Kerja? Masuk dunia kerja itu beda banget dengan dunia kuliah, Puan. Kalau di kampus yang dinilai adalah tugas, maka di pekerjaan yang dinilai adalah output , attitude , kemampuan bekerja sama , dan keahlian yang bisa memberikan dampak nyata . Itulah kenapa “bekal” sebelum masuk dunia kerja itu penting, dan bekalnya bukan cuma ilmu teori, tapi juga soft skill dan hard skill . Menurut laporan dari World Economic Forum (Future of Jobs Report 2024), kandidat yang punya kombinasi soft skill dan hard skill yang kuat punya peluang lebih cepat diterima kerja dan lebih cepat naik posisi , lho! Apa Itu Hard Skill ? Hard skill adalah kemampuan teknis yang biasanya bisa diukur, dipelajari, dan diuji, contohnya: belajar software tertentu, kemampuan analisis data, atau membuat presentasi profesional. Hard skill biasanya dicantumkan dalam CV karena sifatnya jelas dan spesifik. Hard Skill yang Lagi Banyak Dicari Saat Ini: Microsoft Office ...

Unlocking the It Girl Mindset: Rahasia Menjadi Versi Terbaik Dirimu

  Sumber: Pinterest Pernahkah Puan bertanya-tanya kenapa beberapa orang selalu terlihat mempesona, penuh percaya diri, dan memiliki aura yang membuat semua mata tertuju pada mereka? Apakah itu merupakan bawaan dari lahir atau ada rahasia di baliknya? Well , jawabannya hanya terletak pada satu hal, yaitu ‘ It Girl Mindset ’. Sebenarnya, apa sih ‘It Girl Mindset ’ itu? Yuk, simak pembahasannya pada artikel ini! Pengertian It Girl Mindset Melansir dari halaman Plum Healthy Fine , It Girl digambarkan sebagai perempuan yang memiliki percaya diri, modis, dan menjadi idaman bagi banyak orang. Mereka ini merupakan simbol dari kekuatan dan keanggunan dengan menjadi diri sendiri sebagai ciri khasnya. Seorang It Girl biasanya bangga untuk menjadi dirinya yang paling autentik. Oleh karena itu, banyak orang yang mengagumi mereka dan ingin menjadi seperti mereka. It Girl juga tidak bertindak dengan ragu-ragu, fokus pada tujuan serta pengembangan diri, dan tidak peduli dengan tanggapan buruk o...

Siaran Pers From Visible to Stand Out: Cara bikin HR “Ngeh” sama Profilmu di Puan Bisa Learning Space

28 Maret 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Early Career Branding: Crafting Your CV & LinkedIn for Visibility and Opportunity ” yang mengundang Kak Maria Qibtiyah, Human Capital Consultant dari PT Bitama sebagai pembicara. Program ini berhasil menjangkau puluhan peserta dari seluruh Indonesia melalui Online Zoom . Puan Bisa juga menggaet komunitas Grow Bareng sebagai kolaborator. Learning Space ini menjadi cara meningkatkan kemampuan personal branding , khususnya dalam pembuatan CV dan optimalisasi LinkedIn agar dapat membantu mahasiswa maupun pekerja muda untuk siap bekerja. Learning Space dihadirkan sebagai respons dari kebutuhan untuk meningkatkan personal branding di kalangan mahasiswa dan pekerja muda. Sebanyak 50 perempuan muda menerima dampak acara ini dan memberikan banyak feedback positif “ Dampak yang saya rasakan adalah dengan lebih mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, yang memungkinkan peningkatan kualitas hidup ”,  ucap Ka...