Langsung ke konten utama

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Cara Baru Jadi Soft & Powerful: Mengulik Tren Hyper Femininity!

 

Image by : VML


Hyper Femininity

adalah ekspresi feminitas ekstrem untuk perempuan yang seringkali di eksperikan dengan rona pink, rambut glossy, blush on tebal, dan estetika ‘girly pop’ yang dramatis. Tapi hyper femininity bukan cuma soal penampilan Puan, tren ini juga jadi alat untuk menantang stereotip gender, mengambil ruang, dan memaknai feminin sebagai bentuk kekuatan.


Kenapa tren ini muncul?

  1. Sebagai bentuk pemberontakan: Dalam periode lockdown atau ketegangan sosial, tampil sangat feminim bisa jadi cara menyatakan kebebasan emosional Puan! seperti ekspresi dari “aku boleh lembut, boleh ‘girly’”
  2. Kembali ke akar budaya ‘girly pop’: Tren seperti Juicy Couture, bows, Hello Kitty dulu sempat dianggap ketinggalan zaman, tapi kini dibangkitkan lagi untuk merayakan sisi keibuan dan nostalgia
  3. Liberasi dari maskulinitas yang toxic: Setelah sekian lama ‘power dressing’ dianggap cara utama perempuan diakui, hyper femininity menawarkan alternatif yang lembut namun tegas


Puan, sekarang mari kita bahas sisi positif dan tantangannya!
Sisi positif:
  1. Merebut kembali simbol feminim ala Barbie, coquette, dan banyak lainnya yang menjadi sosok simbol perempuan yang ekspresif
  2. Memberi ruang bagi perempuan untuk jadi “juice couture version” diri sendiri, bukan harus tomboy
  3. Mendorong reclaim passion dan self-expression lewat estetika yang feminim
Tantangan:
  1. Bisa disalah artikan sebagai pasif, inferior, atau airhead jika belum dibarengi narasi empowerment
  2. Resiko objektifitas dan tekanan untuk tampil sempurna terus-menerus
  3. Bisa memicu respon back-to-back, seperti dikritik karena terlalu girly atau gimmick

Lalu, gimana sih cara menyikapinya?
  • Pahami sebagai ekspresi diri
Jangan langsung pakai label “lebay” atau “banci baju pink”. Ini bentuk pilihan personal yang valid.
  • Bangun narasi yang inklusif
Integrasikan cerita empowerment di balik makeup, glitter, atau feminin aesthetic di blog atau komunitas.
  • Gabungkan dengan isu lebih luas
Misalnya: sesi talk di komunitas tentang bagaimana ekspresi feminin bisa jadi media politik tubuh, kreativitas, atau kepercayaan diri.
  • Berikan safe space
Ajak perempuan yang suka tampil maksimal feminin berdialog dengan mereka yang tomboy, tunjukkan bahwa semua ekspresi itu sah dan layak dihargai.


Puan, Hyper femininity bukan sekadar soal tampil glamor, tapi dia bisa menjadi bentuk perlawanan terhadap stereotip patriarki tentang “feminin = lemah”. Dengan ide estetika yang tegas dan penuh warna, tren ini mengundang perempuan untuk merayakan sisi lembut sekaligus kuat dalam diri mereka.


Referensi :

The Conversation

Brand Genetics

Kompasiana


Author & Editor : Nazwal Bilbina Budiman

Komentar

Rubik Puan Popular

Kenapa Kita Sering Bertindak Tanpa Berpikir Panjang? Yuk Kenalan Sama Perilaku Impulsif!

  Image by:  Headspace.com Puan pernah nggak sih tiba-tiba beli sesuatu yang sebenernya nggak butuh-butuh amat cuma karena lagi diskon? Atau mungkin langsung nge-reply chat dengan emosi tanpa mikir dulu bakal nyakitin orang atau nggak? Nah, perilaku kayak gini namanya impulsif. Meskipun kadang terlihat spontan dan fun , kalau terlalu sering, impulsif bisa bikin hidup kita berantakan, dari keuangan sampai hubungan dengan orang lain. Baca Juga:  Why Feeling Lost Can Be Part of Finding Yourself Apa Itu Perilaku Impulsif? Menurut Verywell Mind, impulsivitas atau perilaku impulsif didefinisikan secara luas sebagai tindakan tanpa perencanaan yang kurang dipikirkan matang, diekspresikan secara prematur, terlalu berisiko, dan tidak sesuai dengan situasinya. Perilaku impulsif ini dikaitkan dengan hasil yang tidak diinginkan, bukan yang diharapkan. Jadi orang yang impulsif ini sering bertindak berdasarkan keinginan atau emosi sesaat, tanpa jeda untuk mikir konsekuensinya. Kenapa O...

Menggaet Ribuan Views, Inilah Perjalanan Puan Bisa Ambassador #4

Jakarta, 14 Februari 2026 - Komunitas Puan Bisa resmi membuka program tahunan, Puan Bisa Ambassador #4 melalui acara Warm Greeting yang diselenggarakan pada Kamis, 3 Juli 2025. Kegiatan Puan Bisa Ambassador dilaksanakan full secara daring melalui Zoom yang diikuti oleh lebih dari 100 orang perempuan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan visi dan misi komunitas, rangkaian program, serta sistem seleksi terbaru yang kini terdiri dari dua tahap, termasuk penambahan Group Project sebagai bentuk komitmen terhadap nilai Empowerment yang diusung Puan Bisa. Dalam seleksi Puan Bisa Ambassador, Tahap pertama adalah seleksi administratif, dan tahap kedua adalah penilaian melalui partisipasi dalam tiga sesi bootcamp yang terdiri dari topik Mental Health , Career , dan Self Improvement . Menelisik Rangkaian Puan Bisa Ambassador Program Puan Bisa Ambassador (PBA) menghadirkan tiga bootcamp tematik untuk meningkatkan kapasitas peserta sebagai calon duta Pu...

Siap Berdampak? Puan Bisa Ajak Perempuan Muda dalam Ruang Kolaborasi “Remaja Berproses Bukan Berubah!”

  “Dari Puan Bisa sebagai Wadah untuk Para Perempuan Muda Tumbuh dan Berdaya” Jakarta, 8 Februari 2026 — Mengusung semangat pertumbuhan yang inklusif, Puan Bisa turut hadir meramaikan gelaran “Remaja Berproses, Bukan Berubah” yang diadakan di Melting Pot, M Bloc. Gelaran yang diinisiasikan oleh komunitas Terus Berdampak ini menciptakan sebuah safe space bagi generasi muda untuk bertumbuh sesuai ritme unik mereka masing-masing. Semangat ini pun kian kuat dengan sinergi lintas komunitas, mulai dari Perempuan Masa Depan Indonesia, ASEAN Youth Disability Network, PowHerful Project, hingga Rumah Disabilitas Jakarta. Puan Bisa hadir sebagai sebuah komunitas pemberdayaan perempuan yang mengambil peran dalam memberikan ruang bagi para perempuan muda Indonesia untuk berkembang terutama dalam 3 fokus utamanya yaitu mental health, career development, dan self-improvement. Puan Bisa memperkenalkan profil komunitasnya di hadapan audiens untuk menunjukkan pemberdayaan bukan tentang kompe...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Why Feeling Lost Can Be Part of Finding Yourself

Ada fase dalam hidup ketika Puan gak lagi gagal, tetapi juga belum ngerasa benar-benar ‘sampai’. Hidup berjalan seperti biasanya, rutinitas tetap dilakukan, tanggung jawab tetap dilaksanakan, namun di dalam diri muncul rasa gelisah yang sulit dijelaskan. Bukan karena hidup berantakan, melainkan karena Puan mulai mempertanyakan hal-hal yang dulu masih terasa pasti. Fase ini sering kali gak disadari sebagai bagian penting dari pengembangan diri. Ia datang tanpa tanda dramatis, tanpa perubahan besar, namun pelan-pelan menggeser cara Puan memandang diri sendiri dan arah hidup. Feeling lost in the process of finding yourself , proses menjadi diri sendiri yang berjalan perlahan, namun membentuk fondasi yang kuat. Dalam proses ini, ada beberapa pengalaman yang kerap dirasakan banyak orang, dan kemungkinan besar juga dirasakan oleh Puan. • Muncul dorongan untuk mempertanyakan jati diri Puan mulai bertanya tentang siapa diri Puan sebenarnya, bukan berdasarkan peran atau ekspektasi, tetapi berda...