Langsung ke konten utama

Menemukan Ide dan Makna di Balik Rasa Bosan

      Photo by Kathy Jones Pernah gak Puan merasa sangat gatal ingin merogoh tas dan mencari ponsel padahal cuma sedang mengantre kasir selama satu menit? Atau mungkin saat lampu merah, tangan otomatis mencari ponsel seolah-olah menunggu 30 detik tanpa melakukan apa-apa itu sangat menyiksa?   Di zaman sekarang, rasanya aneh ya kalau kita tidak memegang ponsel meski hanya sebentar. Namun, tahukah Puan? Ternyata rasa bosan yang selama ini kita hindari habis-habisan itu adalah hal yang justru kita butuhkan.   Apakah Lebih Baik Kesetrum daripada Bosan? Ada eksperimen unik dari Harvard, Puan. Orang-orang diminta duduk diam di ruangan kosong selama 15 menit tanpa alat komunikasi. Pilihannya cuma dua, duduk diam dengan pikirannya sendiri, atau menekan tombol yang akan memberikan sengatan listrik kecil yang menyakitkan. Hasilnya mengejutkan! Mayoritas orang lebih memilih untuk menyengat diri sendiri dengan listrik daripada harus berlama-lama dengan kebosanan mereka. Bay...

Bamboo Theory: Proses Menuju Kesuksesan Tidak Selalu Terlihat

 

Foto: Freepik


The flower that blooms in adversity is the most rare and beautiful of all — Mulan


Saat menjalani proses dan berusaha untuk mencapai sesuatu yang  diinginkan, pasti sesekali pernah terbesit di pikiran Puan tentang, “Kapan ya usahaku membuahkan hasil yang signifikan?” 


Tentu ini adalah hal yang wajar terlebih ketika ditempatkan di ruang yang sama dengan orang lain yang  telah sukses mencapai target mereka masing-masing. Satu hal yang harus dimengerti adalah proses setiap individu untuk berkembang selalu berbeda. Bahkan seseorang yang telah sukses pun harus menjalani segala pengorbanan dan proses tertentu sebelum ia menjadi sukses.


Sebelum  berpandangan pesimis terhadap progres perkembangan untuk mencapai mimpi, Puan harus tahu tentang Bamboo Theory. Bener, Puan nggak salah dengar teori tentang Pohon Bambu mungkin bisa membuat Puan meredefinisikan ulang soal proses menuju kesuksesan. 


Bambu merupakan pohon yang dapat berdiri kuat dan tegak karena serangkaian proses yang dilalui semasa pertumbuhannya. Bambu dikatakan sebagai pohon yang cukup cepat untuk tumbuh. M. Aminuddin dan M. Abd. Latif dalam jurnal Bamboo in Malaysia: Past, Present and Future Research (2001) menyebutkan bahwa rata-rata bambu dapat tumbuh sekitar 15 hingga 18 centimeter per hari dan menumbuhkan 10 hingga 20 batang baru setiap tahunnya. Tapi tahukah Puan sebelum menjulang ke luar tanah, Pohon Bambu akan menanamkan akar dan sulur untuk menancap pada bagian dalam tanah sebagai bakal dari fondasi yang kuat.


Fase pertumbuhan Bambu adalah 3 sampai 5 tahun dan dalam rentang waktu tersebut pertumbuhan baru meliputi akar dan tunasnya saja. Setelah itu barulah pertumbuhan batang menjadi pesat. Menurut Science Focus, Bambu tumbuh dengan diameter yang konstan, dan tidak membuang energi untuk menebalkan batangnya. Tumbuhan bambu justru memfokuskan energinya pada pertumbuhan batang (tumbuh lurus ke atas) dan akarnya yang kuat dan rapat. 


Pohon Bambu tidak akan berhasil untuk tumbuh tanpa faktor pemeliharaan dari luar. Dalam proses pertumbuhannya Bambu membutuhkan tanah yang subur, air, dan sinar matahari. Seringkali Bambu tumbuh di hutan dengan pepohonan yang lebat sehingga sinar matahari susah untuk menjangkau tanah, tetapi melalui kondisi ini Bambu akan tumbuh dengan tinggi untuk mendapatkan sinar matahari. 


Melalui pengetahuan tentang bagaimana Bambu tumbuh, dapat kita simpulkan bahwa proses seseorang dalam  personal growth untuk mencapai mimpi membutuhkan pembangunan fondasi yang kuat. Terkadang dalam perjalanannya kita akan cepat menilai bahwa diri kita tidak berkembang, namun apa yang benar-benar terjadi adalah secara tidak sadar kita sedang membangun fondasi untuk akhirnya menjulang menuju kesuksesan. 


Tentu dalam berkembang Puan pun tidak bisa hanya diam menunggu kesuksesan untuk datang secara instan. Sama seperti Bambu yang memerlukan pemeliharaan, Puan harus mengusahakan segala  hal baik berupa ketekunan dan keyakinan. Lalu yang terpenting adalah kemampuan untuk bertahan dan pantang untuk menyerah



Puan dapat mengingat beberapa hal ini untuk menentukan tujuan:


  1. Ingat Kenapa Puan Memutuskan untuk Berjuang 


Dengan menanyakan kepada diri Puan mengenai hal ini, Puan akan mengerti alasan untuk tetap berjuang dan tidak menyerah. Karena ketika kita mempunyai tekad yang kuat akan sesuatu hal yang kita lakukan kita tidak akan menyerah. Kuncinya adalah mengingat motivasi yang kita punyai sebelum memutuskan untuk mengerjakan hal yang kita kerjakan sekarang. 


  1.  Ingat Proses Tidak Selalu Terlihat


Bahwa dalam setiap tindakan dan langkah kecil yang Puan buat merupakan progres. Bahkan disaat Puan merasa minimnya kemajuan maupun perkembangan yang dihasilkan dari diri sendiri. Semua usaha yang dilakukan pada akhirnya akan membuahkan hasil yang nyata.


  1. Lingkungan untuk Berkembang 


Lingkungan adalah tempat yang berpengaruh besar terhadap perkembangan diri, tempatkanlah diri Puan di lingkungan yang selalu siap untuk me-support Puan. Salah satu caranya adalah bergabung dengan komunitas yang memotivasi orang lain untuk terus maju sekalipun harus menghadapi rintangan yang sulit. 


    4. Istirahat


Ada kalanya Puan berjuang untuk mencapai mimpi, tetapi istirahat adalah hal yang sama-sama pentingnya dengan perjuangan. Misalnya dalam situasi yang membuat Puan stres cobalah sejenak untuk menghabiskan waktu bersama teman atau orang terdekat.


Jadi ketika Puan kembali meragukan keputusan untuk berjuang atau bertanya-tanya, “Apakah langkah yang aku ambil sudah sesuai?” ingatlah bahwa proses membutuhkan waktu, meski begitu ada saat ketika Puan akhirnya mencapai sebuah kesuksesan. Sukses bukanlah semata hal yang besar, definisi sukses bagi setiap orang merupakan hal yang berbeda. Semua akan baik pada waktunya.



Referensi:


Mattmoris.How Success Is Like a Chinese Bamboo. Diakses dari: https://www.mattmorris.com/how-success-is-like-a-chinese-bamboo-tree/


Marissa, Levin. (2017, 6 November 2017).10 Strategies to Stay Motivated And Persistent When Things Get Rough.Diakses dari:  https://www.linkedin.com/pulse/10-strategies-stay-motivated-persistent-when-things-marissa-levin


Utami, S. N., & Gischa, S. (2021, Oktober 2). Kenapa Bambu Disebut Tanaman dengan Pertumbuhan Paling Cepat?. Diakses dari: https://www.kompas.com/skola/read/2021/10/02/180000169/kenapa-bambu-disebut-tanaman-dengan-pertumbuhan-paling-cepat-



Ditulis oleh: Dhia Nisrina



Komentar

Rubik Puan Popular

Soft Skill dan Hard Skill yang Wajib Dipelajari Untuk Bekal Penting Karir Impian!

Kenapa Kita Harus Belajar Skill Sebelum Masuk Dunia Kerja? Masuk dunia kerja itu beda banget dengan dunia kuliah, Puan. Kalau di kampus yang dinilai adalah tugas, maka di pekerjaan yang dinilai adalah output , attitude , kemampuan bekerja sama , dan keahlian yang bisa memberikan dampak nyata . Itulah kenapa “bekal” sebelum masuk dunia kerja itu penting, dan bekalnya bukan cuma ilmu teori, tapi juga soft skill dan hard skill . Menurut laporan dari World Economic Forum (Future of Jobs Report 2024), kandidat yang punya kombinasi soft skill dan hard skill yang kuat punya peluang lebih cepat diterima kerja dan lebih cepat naik posisi , lho! Apa Itu Hard Skill ? Hard skill adalah kemampuan teknis yang biasanya bisa diukur, dipelajari, dan diuji, contohnya: belajar software tertentu, kemampuan analisis data, atau membuat presentasi profesional. Hard skill biasanya dicantumkan dalam CV karena sifatnya jelas dan spesifik. Hard Skill yang Lagi Banyak Dicari Saat Ini: Microsoft Office ...

Teknik Tiga Skenario, Cara untuk Mengurangi Planning Fallacy

  Ilustrasi Perencanaan. Photo by cottonbro (Sumber:  Pexels.com ) Puan, pernah nggak sih bikin rencana dengan penuh keyakinan, tapi ujung-ujungnya molor, capek sendiri, atau malah nggak selesai? Tenang, Puan nggak sendirian. Bisa jadi Puan lagi kena planning fallacy . Apa itu Planning Fallacy ?  Planning fallacy adalah bias kognitif yang membuat kita cenderung terlalu optimis saat merencanakan sesuatu. Kita sering meremehkan waktu, tenaga, biaya, dan risiko, sambil meyakini semuanya akan berjalan lancar. Padahal, pengalaman sebelumnya sudah berkali-kali membuktikan: hidup jarang seideal rencana di kepala. Bias ini pertama kali diperkenalkan oleh Daniel Kahneman dan Amos Tversky lewat pengamatan sederhana dari rekan kerjanya yang sering salah memperkirakan durasi proyeknya sendiri. Meski pernah telat atau gagal sebelumnya, kita tetap merasa, “Kali ini pasti beda.” Inilah jebakan planning fallacy .  Teknik Tiga Skenario sebagai Alternatif Untuk mengurangi bias ini, P...

Soft Skill, Kunci Bertahan Puan di Dunia Nyata

  Sumber:  istockphoto.com P uan, coba deh jujur, apakah Puan pernah merasa gugup waktu disuruh presentasi? Atau bingung harus gimana saat ada konflik di kelompok tugas? Padahal nilai Puan bagus, tugas selalu selesai tepat waktu, tapi kok tetap merasa kurang siap masuk dunia nyata? Nah, bisa jadi Puan belum banyak dapet bekal soft skill. Apa Sih Sebenarnya Soft Skill Itu? Soft skill itu bukan soal pintar matematika, jago coding, atau hapal teori. Soft skill adalah kemampuan yang berhubungan dengan cara kita berinteraksi dengan orang lain, bagaimana kita berpikir, berkomunikasi, dan mengelola diri sendiri dalam berbagai situasi. Bayangin deh, Puan kerja di sebuah tim. Tugasnya nggak terlalu sulit, tapi ternyata lebih susah kerja bareng orang yang beda gaya, beda opini, bahkan kadang nggak enakan. Nah, disinilah soft skill mulai terasa penting. Gimana cara menyampaikan ide dengan jelas, cara berkompromi, mendengar, dan menyelesaikan konflik, semua itu termasuk soft skill. B...

Menemukan Ide dan Makna di Balik Rasa Bosan

      Photo by Kathy Jones Pernah gak Puan merasa sangat gatal ingin merogoh tas dan mencari ponsel padahal cuma sedang mengantre kasir selama satu menit? Atau mungkin saat lampu merah, tangan otomatis mencari ponsel seolah-olah menunggu 30 detik tanpa melakukan apa-apa itu sangat menyiksa?   Di zaman sekarang, rasanya aneh ya kalau kita tidak memegang ponsel meski hanya sebentar. Namun, tahukah Puan? Ternyata rasa bosan yang selama ini kita hindari habis-habisan itu adalah hal yang justru kita butuhkan.   Apakah Lebih Baik Kesetrum daripada Bosan? Ada eksperimen unik dari Harvard, Puan. Orang-orang diminta duduk diam di ruangan kosong selama 15 menit tanpa alat komunikasi. Pilihannya cuma dua, duduk diam dengan pikirannya sendiri, atau menekan tombol yang akan memberikan sengatan listrik kecil yang menyakitkan. Hasilnya mengejutkan! Mayoritas orang lebih memilih untuk menyengat diri sendiri dengan listrik daripada harus berlama-lama dengan kebosanan mereka. Bay...

Unlocking the It Girl Mindset: Rahasia Menjadi Versi Terbaik Dirimu

  Sumber: Pinterest Pernahkah Puan bertanya-tanya kenapa beberapa orang selalu terlihat mempesona, penuh percaya diri, dan memiliki aura yang membuat semua mata tertuju pada mereka? Apakah itu merupakan bawaan dari lahir atau ada rahasia di baliknya? Well , jawabannya hanya terletak pada satu hal, yaitu ‘ It Girl Mindset ’. Sebenarnya, apa sih ‘It Girl Mindset ’ itu? Yuk, simak pembahasannya pada artikel ini! Pengertian It Girl Mindset Melansir dari halaman Plum Healthy Fine , It Girl digambarkan sebagai perempuan yang memiliki percaya diri, modis, dan menjadi idaman bagi banyak orang. Mereka ini merupakan simbol dari kekuatan dan keanggunan dengan menjadi diri sendiri sebagai ciri khasnya. Seorang It Girl biasanya bangga untuk menjadi dirinya yang paling autentik. Oleh karena itu, banyak orang yang mengagumi mereka dan ingin menjadi seperti mereka. It Girl juga tidak bertindak dengan ragu-ragu, fokus pada tujuan serta pengembangan diri, dan tidak peduli dengan tanggapan buruk o...