The flower that blooms in adversity is the most rare and beautiful of all — Mulan
Saat menjalani proses dan berusaha untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, pasti sesekali pernah terbesit di pikiran Puan tentang, “Kapan ya usahaku membuahkan hasil yang signifikan?”
Tentu ini adalah hal yang wajar terlebih ketika ditempatkan di ruang yang sama dengan orang lain yang telah sukses mencapai target mereka masing-masing. Satu hal yang harus dimengerti adalah proses setiap individu untuk berkembang selalu berbeda. Bahkan seseorang yang telah sukses pun harus menjalani segala pengorbanan dan proses tertentu sebelum ia menjadi sukses.
Sebelum berpandangan pesimis terhadap progres perkembangan untuk mencapai mimpi, Puan harus tahu tentang Bamboo Theory. Bener, Puan nggak salah dengar teori tentang Pohon Bambu mungkin bisa membuat Puan meredefinisikan ulang soal proses menuju kesuksesan.
Bambu merupakan pohon yang dapat berdiri kuat dan tegak karena serangkaian proses yang dilalui semasa pertumbuhannya. Bambu dikatakan sebagai pohon yang cukup cepat untuk tumbuh. M. Aminuddin dan M. Abd. Latif dalam jurnal Bamboo in Malaysia: Past, Present and Future Research (2001) menyebutkan bahwa rata-rata bambu dapat tumbuh sekitar 15 hingga 18 centimeter per hari dan menumbuhkan 10 hingga 20 batang baru setiap tahunnya. Tapi tahukah Puan sebelum menjulang ke luar tanah, Pohon Bambu akan menanamkan akar dan sulur untuk menancap pada bagian dalam tanah sebagai bakal dari fondasi yang kuat.
Fase pertumbuhan Bambu adalah 3 sampai 5 tahun dan dalam rentang waktu tersebut pertumbuhan baru meliputi akar dan tunasnya saja. Setelah itu barulah pertumbuhan batang menjadi pesat. Menurut Science Focus, Bambu tumbuh dengan diameter yang konstan, dan tidak membuang energi untuk menebalkan batangnya. Tumbuhan bambu justru memfokuskan energinya pada pertumbuhan batang (tumbuh lurus ke atas) dan akarnya yang kuat dan rapat.
Pohon Bambu tidak akan berhasil untuk tumbuh tanpa faktor pemeliharaan dari luar. Dalam proses pertumbuhannya Bambu membutuhkan tanah yang subur, air, dan sinar matahari. Seringkali Bambu tumbuh di hutan dengan pepohonan yang lebat sehingga sinar matahari susah untuk menjangkau tanah, tetapi melalui kondisi ini Bambu akan tumbuh dengan tinggi untuk mendapatkan sinar matahari.
Melalui pengetahuan tentang bagaimana Bambu tumbuh, dapat kita simpulkan bahwa proses seseorang dalam personal growth untuk mencapai mimpi membutuhkan pembangunan fondasi yang kuat. Terkadang dalam perjalanannya kita akan cepat menilai bahwa diri kita tidak berkembang, namun apa yang benar-benar terjadi adalah secara tidak sadar kita sedang membangun fondasi untuk akhirnya menjulang menuju kesuksesan.
Tentu dalam berkembang Puan pun tidak bisa hanya diam menunggu kesuksesan untuk datang secara instan. Sama seperti Bambu yang memerlukan pemeliharaan, Puan harus mengusahakan segala hal baik berupa ketekunan dan keyakinan. Lalu yang terpenting adalah kemampuan untuk bertahan dan pantang untuk menyerah.
Puan dapat mengingat beberapa hal ini untuk menentukan tujuan:
Ingat Kenapa Puan Memutuskan untuk Berjuang
Dengan menanyakan kepada diri Puan mengenai hal ini, Puan akan mengerti alasan untuk tetap berjuang dan tidak menyerah. Karena ketika kita mempunyai tekad yang kuat akan sesuatu hal yang kita lakukan kita tidak akan menyerah. Kuncinya adalah mengingat motivasi yang kita punyai sebelum memutuskan untuk mengerjakan hal yang kita kerjakan sekarang.
Ingat Proses Tidak Selalu Terlihat
Bahwa dalam setiap tindakan dan langkah kecil yang Puan buat merupakan progres. Bahkan disaat Puan merasa minimnya kemajuan maupun perkembangan yang dihasilkan dari diri sendiri. Semua usaha yang dilakukan pada akhirnya akan membuahkan hasil yang nyata.
Lingkungan untuk Berkembang
Lingkungan adalah tempat yang berpengaruh besar terhadap perkembangan diri, tempatkanlah diri Puan di lingkungan yang selalu siap untuk me-support Puan. Salah satu caranya adalah bergabung dengan komunitas yang memotivasi orang lain untuk terus maju sekalipun harus menghadapi rintangan yang sulit.
4. Istirahat
Ada kalanya Puan berjuang untuk mencapai mimpi, tetapi istirahat adalah hal yang sama-sama pentingnya dengan perjuangan. Misalnya dalam situasi yang membuat Puan stres cobalah sejenak untuk menghabiskan waktu bersama teman atau orang terdekat.
Jadi ketika Puan kembali meragukan keputusan untuk berjuang atau bertanya-tanya, “Apakah langkah yang aku ambil sudah sesuai?” ingatlah bahwa proses membutuhkan waktu, meski begitu ada saat ketika Puan akhirnya mencapai sebuah kesuksesan. Sukses bukanlah semata hal yang besar, definisi sukses bagi setiap orang merupakan hal yang berbeda. Semua akan baik pada waktunya.
Referensi:
Mattmoris.How Success Is Like a Chinese Bamboo. Diakses dari: https://www.mattmorris.com/how-success-is-like-a-chinese-bamboo-tree/
Marissa, Levin. (2017, 6 November 2017).10 Strategies to Stay Motivated And Persistent When Things Get Rough.Diakses dari: https://www.linkedin.com/pulse/10-strategies-stay-motivated-persistent-when-things-marissa-levin
Utami, S. N., & Gischa, S. (2021, Oktober 2). Kenapa Bambu Disebut Tanaman dengan Pertumbuhan Paling Cepat?. Diakses dari: https://www.kompas.com/skola/read/2021/10/02/180000169/kenapa-bambu-disebut-tanaman-dengan-pertumbuhan-paling-cepat-
Ditulis oleh: Dhia Nisrina

Komentar
Posting Komentar