Kenapa Kita Harus Belajar Skill Sebelum Masuk Dunia Kerja?
Masuk dunia kerja itu beda banget dengan dunia kuliah, Puan. Kalau di kampus yang dinilai adalah tugas, maka di pekerjaan yang dinilai adalah output, attitude, kemampuan bekerja sama, dan keahlian yang bisa memberikan dampak nyata.
Itulah kenapa “bekal” sebelum masuk dunia kerja itu penting, dan bekalnya bukan cuma ilmu teori, tapi juga soft skill dan hard skill.
Menurut laporan dari World Economic Forum (Future of Jobs Report 2024), kandidat yang punya kombinasi soft skill dan hard skill yang kuat punya peluang lebih cepat diterima kerja dan lebih cepat naik posisi, lho!
Apa Itu Hard Skill?
Hard skill adalah kemampuan teknis yang biasanya bisa diukur, dipelajari, dan diuji, contohnya: belajar software tertentu, kemampuan analisis data, atau membuat presentasi profesional. Hard skill biasanya dicantumkan dalam CV karena sifatnya jelas dan spesifik.
Hard Skill yang Lagi Banyak Dicari Saat Ini:
Microsoft Office & Google Workspace: Minimal bisa Excel dasar, Word, dan PPT. Ini basic banget, Puan.
Digital Literacy: Mampu menggunakan platform digital untuk kerja: email profesional, cloud, sistem kolaborasi.
Data Handling & Research Skill: Dunia kerja saat ini semakin berbasis data, dapat membaca, memahami, dan mengambil keputusan dari data itu merupakan aset besar.
Content Creation & Marketing Tools (Opsional Tapi Bernilai Tambah): Canva, CapCut, atau basic media plan: berguna banget terutama untuk pekerjaan kreatif atau marketing.
Language Skill (English Minimal Passive Use): Banyak perusahaan butuh komunikasi internasional yaitu email, meeting, atau laporan.
Software sesuai industri
Contoh:
HR: HRIS / payroll tools
Finance: Accurate, SAP
Creative: Adobe, Figma
IT: Python, SQL
Microsoft Office & Google Workspace: Minimal bisa Excel dasar, Word, dan PPT. Ini basic banget, Puan.
Digital Literacy: Mampu menggunakan platform digital untuk kerja: email profesional, cloud, sistem kolaborasi.
Data Handling & Research Skill: Dunia kerja saat ini semakin berbasis data, dapat membaca, memahami, dan mengambil keputusan dari data itu merupakan aset besar.
Content Creation & Marketing Tools (Opsional Tapi Bernilai Tambah): Canva, CapCut, atau basic media plan: berguna banget terutama untuk pekerjaan kreatif atau marketing.
Language Skill (English Minimal Passive Use): Banyak perusahaan butuh komunikasi internasional yaitu email, meeting, atau laporan.
Software sesuai industri
Contoh:
HR: HRIS / payroll tools
Finance: Accurate, SAP
Creative: Adobe, Figma
IT: Python, SQL
Hard skill ini akan terus berkembang seiring posisi dan industri yang Puan jalani.
Lalu, Apa Itu Soft Skill?
Soft skill adalah kemampuan personal dan interpersonal yaitu bagaimana Puan berpikir, bersikap, berkomunikasi, dan bekerja dengan orang lain, dan kabar pentingnya soft skill hampir selalu menentukan siapa yang dapat kesempatan, bukan hanya hard skill.
Menurut LinkedIn Learning Report, 80% rekruter menyatakan bahwa soft skill lebih sulit diajarkan dibandingkan hard skill, karena itu kandidat dengan soft skill yang kuat lebih dihargai.
Soft Skill Wajib untuk Dunia Kerja:
Communication Skill: Cara Puan menyampaikan ide dengan jelas dan profesional baik verbal maupun tulisan.
Time Management & Work Discipline: Mengatur prioritas, deadline, dan konsistensi.
Critical Thinking & Problem Solving: Tidak hanya bertanya, tapi juga bisa memberi solusi.
Teamwork & Collaboration: Karena tempat kerja bukan perlombaan tapi sistem kerja bersama.
Growth Mindset: Mau belajar, terbuka dengan feedback, dan nggak mudah menyerah.
Emotional Intelligence: Paham perasaan diri, menghargai orang lain, dan tetap tenang ketika tekanan datang.
Communication Skill: Cara Puan menyampaikan ide dengan jelas dan profesional baik verbal maupun tulisan.
Time Management & Work Discipline: Mengatur prioritas, deadline, dan konsistensi.
Critical Thinking & Problem Solving: Tidak hanya bertanya, tapi juga bisa memberi solusi.
Teamwork & Collaboration: Karena tempat kerja bukan perlombaan tapi sistem kerja bersama.
Growth Mindset: Mau belajar, terbuka dengan feedback, dan nggak mudah menyerah.
Emotional Intelligence: Paham perasaan diri, menghargai orang lain, dan tetap tenang ketika tekanan datang.
Jadi, Mana yang Lebih Penting: Soft Skill atau Hard Skill?
Keduanya penting dan saling melengkapi, Puan. Bayangkan seperti ini:
Hard skill adalah “alat”. Soft skill adalah “cara menggunakan alat itu untuk memberikan hasil terbaik.”
Contohnya:
Bisa desain (hard skill)
tapi nggak bisa komunikasi dengan klien (soft skill), maka pekerjaannya bisa salah arah.
Bisa analisis data (hard skill)
tapi nggak bisa presentasi hasilnya (soft skill), maka skill-nya nggak terbaca.
Kombinasi keduanya yang membuat Puan unggul.
Hard skill adalah “alat”. Soft skill adalah “cara menggunakan alat itu untuk memberikan hasil terbaik.”
Bisa desain (hard skill)
tapi nggak bisa komunikasi dengan klien (soft skill), maka pekerjaannya bisa salah arah.
Bisa analisis data (hard skill)
tapi nggak bisa presentasi hasilnya (soft skill), maka skill-nya nggak terbaca.
Bagaimana Mulai Membangun Skill Ini?
Mulailah dari langkah kecil:
Ikut event workshop atau pelatihan profesional
Belajar lewat platform online (gratis atau berbayar)
Minta feedback dari mentor atau atasan
Latihan lewat pengalaman kecil: organisasi, freelance, magang
Semakin Puan berlatih, skill ini akan semakin terasa manfaatnya.
Puan, dunia kerja bukan tentang siapa yang paling cepat masuk tapi siapa yang masuk dengan bekal terbaik. Soft skill akan membentuk cara Puan bekerja. Hard skill akan membuat pekerjaan Puan bermakna dan berkualitas.
Dan kombinasi keduanya?
Itulah yang membawa Puan bukan cuma bekerja tapi bertumbuh.
Jadi, mulai hari ini, yuk siapkan diri Puan.
Karena masa depan tidak hanya menunggu, tetapi bisa Puan kejar, bangun, dan miliki.
Mulailah dari langkah kecil:
Ikut event workshop atau pelatihan profesional
Belajar lewat platform online (gratis atau berbayar)
Minta feedback dari mentor atau atasan
Latihan lewat pengalaman kecil: organisasi, freelance, magang
Semakin Puan berlatih, skill ini akan semakin terasa manfaatnya.
Puan, dunia kerja bukan tentang siapa yang paling cepat masuk tapi siapa yang masuk dengan bekal terbaik. Soft skill akan membentuk cara Puan bekerja. Hard skill akan membuat pekerjaan Puan bermakna dan berkualitas.
Dan kombinasi keduanya?
Itulah yang membawa Puan bukan cuma bekerja tapi bertumbuh.
Jadi, mulai hari ini, yuk siapkan diri Puan.
Karena masa depan tidak hanya menunggu, tetapi bisa Puan kejar, bangun, dan miliki.

Komentar
Posting Komentar