Langsung ke konten utama

Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers

  Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers  Lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Jakarta, 7 Maret 2026 - Komunitas Ibu2Canggih kembali menghadirkan ruang inspiratif bagi para ibu. Kali ini, lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Bertempat di The Hub Sinar Mas Land, Kuningan, Jakarta Selatan, Ibu2Canggih menghadirkan berbagai aktivitas yang dikemas secara edukatif dan interaktif. Meski berlangsung di tengah puasa, para momfluencer sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Beberapa aktivitas adalah educative talkshow , menjelajahi berbagai booth corner , hingga berpartisipasi dalam aktivitas booth hunt . Mereka pun berkesempatan memenangkan berbagai hadiah melalui ses...

Business Mindset untuk Daily Life: Cara Berpikir Strategis dalam Menjalani Hidup

Puan Bisa - Business Mindset untuk Daily Life: Cara Berpikir Strategis dalam Menjalani Hidup
image by RDNE Stock project

Puan, pernah nggak sih ngerasa sibuk dan banyak ikut kegiatan, tapi ujung-ujungnya masih ngerasa ‘what am I really building?

Di dunia bisnis ada yang namanya Business Mindset. Dalam mindset ini tuh nggak cuma soal target, profit, atau strategi perusahaan. Intinya, ini tentang cara berpikir yang terarah, proaktif, dan adaptif

Prinsip-prinsip ini nggak cuma berlaku untuk perusahaan, tapi juga bisa langsung diterapin di kehidupan sehari-hari. Misalnya, supaya Puan bisa:

  • Nggak cuma sibuk, tapi tahu prioritas dan arah.
  • Berpikir analitis sebelum mengambil keputusan.
  • Mengelola hidup dan tujuan seperti proyek nyata.
  • Tetap fleksibel dan komunikatif di tengah perubahan.

Baca juga: Soft Skill, Kunci Bertahan Puan di Dunia Nyata

Nah, supaya nggak cuma teori aja, kita langsung masuk ke beberapa mindset kunci yang bisa Puan terapkan mulai sekarang.

1. Proaktif: Jangan Cuma Nunggu Kesempatan

Menurut Future of Jobs Report 2023 dari World Economic Forum, keterampilan yang paling dibutuhkan di masa depan itu analytical thinking dan active learning.

Artinya, dunia nggak lagi cuma butuh orang yang nurut intruksi, tapi mereka yang berani bergerak duluan. Dalam praktiknya: mengajukan ide tanpa harus diminta, cari feedback untuk belajar lebih cepat, dan belajar skill baru sebelum benar-benar dibutuhkan.

Proaktif bukan cuma "sibuk aja," tapi menciptakan peluang bagi diri sendiri.

2. Analytical dan Strategic Thinking: Nggal Asal Jalan

Puan, dalam Business Mindset kita diajarkan buat nggak cuma ngejalanin hidup. Strategic thinking itu kayak peta yang membantu kita mengerti kemana langkah kita selanjutnya.

Menurut Harvard Business Review, strategic thinking atau berpikir strategis bukan sekadar melakukan pekerjaan sehari-hari, tapi melihat gambaran besar terlebih dahulu, menentukan mana yang prioritas, dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari setiap keputusan.

Contohnya:

  • Sebelum mengambil keputusan, tanyain ke diri sendiri: Ini bakal bawa aku kemana satu samapai tiga tahun ke depan?
  • Analisis opsi dengan mempertimbangkan pro dan kontra, jangan asal ikut arus. 

Hal ini membuat kita nggak cuma bergerak, tapi bergerak dengan arah.

3. Mengelola Hidup Seperti Proyek

Di dunia bisnis, tiap proyek pasti ada perencanaan, eksekusi, dan evaluasi. Project Management Institue (PMI) menyatakan hal ini penting supaya tujuan tercapai.

Di hidup kita, hal ini bisa diterjemahkan menjadi:

  • Target karier yang dibagi menjadi skill yang perlu dipelajari.
  • Target belajar dicapai dengan menyusun timeline dan melewati milestone.
  • Target pribadi dapat dicek progresnya secara berkala.

Dengan cara ini, niat nggak cuma berhenti di motivasi sesaat. Semua langkah jadi lebih terstruktur.

4. Komunikatif dan Adaptif: Bertumbuh di Dunia yang Berubah

McKinsey & Company menekankan bahwa kemampuan komunikasi dan adaptasi penting banget di dunia yang cepat berubah.

Di kehidupan sehari-hari:

  • Komunikasi bukan cuma ngomong, tapi mengerti orang lain juga.
  • Adaptasi bukan berarti kehilangan prinsip, tapi bisa fleksibel ketika situasi berubah.
  • Kolaborasi itu tentang saling mendukung dan petumbuhan.
Jadi, bukan cuma sibuk sendiri. Kita tumbuh bareng lingkungan.

Business Mindset dalam daily life bukan soal jadi robot produktif dan bukan soal menjadikan hidup kompetitif atau transaksional. Ini soal: lebih sadar dalam mengambil keputusan, lebih terarah dalam bertumbuh, dan lebih adaptatif dalam menghadapi perubahan.

Puan, hidup yang berkembang bukan yang paling sibuk, tapi yang paling terarah dan bermakana.


Referensi: 

Author & Editor: Daru Sekar Arum

Puan Bisa merupakan komunitas yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dengan fokus: Mental Health, Karier, dan Self-Improvement.


Komentar

Rubik Puan Popular

Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers

  Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers  Lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Jakarta, 7 Maret 2026 - Komunitas Ibu2Canggih kembali menghadirkan ruang inspiratif bagi para ibu. Kali ini, lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Bertempat di The Hub Sinar Mas Land, Kuningan, Jakarta Selatan, Ibu2Canggih menghadirkan berbagai aktivitas yang dikemas secara edukatif dan interaktif. Meski berlangsung di tengah puasa, para momfluencer sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Beberapa aktivitas adalah educative talkshow , menjelajahi berbagai booth corner , hingga berpartisipasi dalam aktivitas booth hunt . Mereka pun berkesempatan memenangkan berbagai hadiah melalui ses...

Present to Impress: Learning Space Puan Bisa Bekali Anak Muda Tampil Profesional dan Autentik - PRESS RELEASE LEARNING SPACE

Jakarta , 14 Desember 2025 — Puan Bisa merupakan organisasi pemberdayaan perempuan yang berfokus pada pilar mental health , self improvement , dan career menyelenggarakan Learning Space secara online bertajuk “ Present to Impress: Crafting a Professional Image Through Color, Style, and Grooming ”. Acara tersebut diadakan pada hari Minggu, 14 Desember 2025 pukul 13.00 WIB melalui platform zoom . Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta dan ditujukan bagi anak muda khususnya perempuan yang ingin membangun citra dan penampilan yang lebih profesional serta autentik. Di tengah dinamika dunia professional yang semakin kompetitif, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup. Penampilan, cara membawa diri, serta visual menjadi bagian penting sebagai komunikasi non-verbal yang membentuk persepsi mengenai kesiapan, karier, bahkan kredibilitas seseorang. Namun, masih banyak anak muda yang kebingungan dalam menentukan gaya personal, memilih warna yang sesuai, serta memahami standar grooming yang mendu...

Tak Pernah Salah? Menggali Lebih Dalam Fenomena Dunning-Kruger Effect

source: https://thedecisionlab.com/biases/dunning-kruger-effect K ali ini kita akan mengenal istilah baru lagi Puan, yaitu  Dunning-Kruger Effect .  Dunning-Kruger Effect  adalah fenomena dalam psikologi yang dapat didefinisikan sebagai bias kognitif dimana seseorang keliru menilai kemampuan yang dimiliki diri sendiri. Individu yang mengalami  Dunning-Kruger Effect  akan merasa kemampuan mereka jauh lebih tinggi dari yang sebenarnya. Bias ini dikaitkan dengan ketidakmampuan metakognitif untuk mengenali kemampuan mereka sendiri. Teori Dunning-Kruger Effect ini dikembangkan oleh David Dunning dan Justin Kruger pada tahun 1999, dua profesor psikologi dari Cornell University. David dan Justin awalnya terinspirasi kasus McArthur Wheeler, seorang pria yang merampok 2 bank yang menutupi wajahnya dengan perasan air jeruk dan yakin bahwa wajahnya tidak terlihat dan tidak terekam oleh kamera pengawas, sama seperti menulis dengan tinta perasan air jeruk maka tulisannya ti...

Tidak Semua Zona Nyaman Perlu Ditinggalkan

                                                                                   Image by: Pinterest   Puan pernah denger nggak sih satu nasihat ini: “keluar dari zona nyaman kalau mau berkembang.” Masalahnya, tidak semua orang bertahan di zona nyaman itu stagnan. Dan tidak semua orang yang keluar dari zona nyaman benar-benar bertumbuh. Jadi, pertanyaannya bukan lagi harus keluar atau tidak, tapi: Apakah Puan tahu kapan harus tetap tinggal, dan kapan harus melangkah? Baca Juga:   Dealing dengan Comparison Trap Saat Lebaran Zona Nyaman Tidak Selalu Musuh Zona nyaman sering digambarkan sebagai tempat yang “menjebak.” Padahal, dalam banyak kasus, justru di sanalah Puan dapat membangun stabilitas. Zona nyaman bisa berarti: rutinitas ...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...