Langsung ke konten utama

Business Mindset untuk Daily Life: Cara Berpikir Strategis dalam Menjalani Hidup

image by RDNE Stock project Puan, pernah nggak sih ngerasa sibuk dan banyak ikut kegiatan, tapi ujung-ujungnya masih ngerasa ‘ what am I really building? ’ Di dunia bisnis ada yang namanya Business Mindset . Dalam mindset ini tuh nggak cuma soal target, profit, atau strategi perusahaan. Intinya, ini tentang cara berpikir yang terarah, proaktif, dan adaptif .  Baca juga Soft Skill, Kunci Bertahan Puan di Dunia Nyata Prinsip-prinsip ini nggak cuma berlaku untuk perusahaan, tapi juga bisa langsung diterapin di kehidupan sehari-hari. Misalnya, supaya Puan bisa: Nggak cuma sibuk, tapi tahu prioritas dan arah. Berpikir analitis sebelum mengambil keputusan. Mengelola hidup dan tujuan seperti proyek nyata. Tetap fleksibel dan komunikatif di tengah perubahan.  Nah, supaya nggak cuma teori aja, kita langsung masuk ke beberapa mindset kunci yang bisa Puan terapkan mulai sekarang.  Proaktif: Jangan Cuma Nunggu Kesempatan Menurut Future of Jobs Report 2023 dari World Economic Forum, k...

Business Mindset untuk Daily Life: Cara Berpikir Strategis dalam Menjalani Hidup

Puan Bisa - Business Mindset untuk Daily Life: Cara Berpikir Strategis dalam Menjalani Hidup
image by RDNE Stock project

Puan, pernah nggak sih ngerasa sibuk dan banyak ikut kegiatan, tapi ujung-ujungnya masih ngerasa ‘what am I really building?

Di dunia bisnis ada yang namanya Business Mindset. Dalam mindset ini tuh nggak cuma soal target, profit, atau strategi perusahaan. Intinya, ini tentang cara berpikir yang terarah, proaktif, dan adaptif

Baca juga Soft Skill, Kunci Bertahan Puan di Dunia Nyata

Prinsip-prinsip ini nggak cuma berlaku untuk perusahaan, tapi juga bisa langsung diterapin di kehidupan sehari-hari. Misalnya, supaya Puan bisa:

  • Nggak cuma sibuk, tapi tahu prioritas dan arah.

  • Berpikir analitis sebelum mengambil keputusan.

  • Mengelola hidup dan tujuan seperti proyek nyata.

  • Tetap fleksibel dan komunikatif di tengah perubahan. 

Nah, supaya nggak cuma teori aja, kita langsung masuk ke beberapa mindset kunci yang bisa Puan terapkan mulai sekarang. 

  1. Proaktif: Jangan Cuma Nunggu Kesempatan

Menurut Future of Jobs Report 2023 dari World Economic Forum, keterampilan yang paling dibutuhkan di masa depan itu analytical thinking dan active learning.

Artinya, dunia nggak lagi cuma butuh orang yang nurut instruksi, tapi mereka yang berani bergerak duluan. Dalam praktiknya: mengajukan ide tanpa harus diminta, cari feedback untuk belajar lebih cepat, dan belajar skill baru sebelum benar-benar dibutuhkan.

Proaktif bukan cuma “sibuk aja,” tapi menciptakan peluang bagi diri sendiri. 

  1. Analytical dan Strategic Thinking: Nggak Asal Jalan

Puan, dalam Business Mindset kita diajarin buat nggak cuma ngejalanin hidup. Strategic thinking itu kayak peta yang membantu kita mengerti kemana langkah kita selanjutnya. 

Menurut Harvard Business Review, strategic thinking atau berpikir strategis itu bukan sekadar melakukan pekerjaan sehari-hari, tapi melihat gambaran besar terlebih dahulu, menentukan mana yang prioritas, dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari setiap keputusan. 

Contohnya:

  • Sebelum mengambil keputusan, tanyain ke diri sendiri: Ini bakal bawa aku ke mana satu sampai tiga tahun ke depan?

  • Analisis opsi dengan mempertimbangkan pro dan kontra, jangan asal ikut arus.

Hal ini membuat kita nggak cuma bergerak, tapi bergerak dengan arah.

  1. Mengelola Hidup Seperti Proyek

Di dunia bisnis, tiap proyek pasti ada perencanaan, eksekusi, dan evaluasi. Project Management Institute (PMI) menyatakan hal ini penting supaya tujuan tercapai. 

Di hidup kita, hal ini bisa diterjemahkan menjadi: 

  • Target karir yang dibagi menjadi skill yang perlu dipelajari.

  • Target belajar dicapai dengan menyusun timeline dan melewati milestone

  • Target pribadi dapat dicek progresnya secara berkala.

Dengan cara ini, niat nggak cuma berhenti di motivasi sesaat. Semua langkah jadi lebih terstruktur. 

  1. Komunikatif dan Adaptif: Bertumbuh di Dunia yang Berubah

McKinsey & Company menekankan bahwa kemampuan komunikasi dan adaptabilitas penting banget di dunia yang cepat berubah. 

Di kehidupan sehari-hari:

  • Komunikasi bukan cuma ngomong, tapi mengerti orang lain juga.

  • Adaptasi bukan berarti kehilangan prinsip, tapi bisa fleksibel ketika situasi berubah. 

  • Kolaborasi itu tentang saling mendukung dan pertumbuhan. 

Jadi, bukan cuma sibuk sendiri. Kita tumbuh bareng lingkungan.

Business Mindset dalam daily life bukan soal jadi robot produktif dan bukan soal menjadikan hidup kompetitif atau transaksional. Ini soal: lebih sadar dalam mengambil keputusan, lebih terarah dalam bertumbuh, dan lebih adaptif dalam menghadapi perubahan. 

Puan, hidup yang berkembang bukan yang paling sibuk, tapi yang paling terarah dan bermakna.


Referensi:

World Economic Forum — The Future of Jobs Report 2023 


McKinsey & Company — Defining the Skills Citizens Will Need in the Future World of Work


Project Management Institute (PMI) — PMBOK Guide


Harvard Business Review — HBR Guide to Thinking Strategically


Author & Editor: Daru Sekar Arum


Puan Bisa merupakan komunitas yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dengan fokus: Mental Health, Karier, dan Self- Improvement.


Komentar

Rubik Puan Popular

Why Feeling Lost Can Be Part of Finding Yourself

Ada fase dalam hidup ketika Puan gak lagi gagal, tetapi juga belum ngerasa benar-benar ‘sampai’. Hidup berjalan seperti biasanya, rutinitas tetap dilakukan, tanggung jawab tetap dilaksanakan, namun di dalam diri muncul rasa gelisah yang sulit dijelaskan. Bukan karena hidup berantakan, melainkan karena Puan mulai mempertanyakan hal-hal yang dulu masih terasa pasti. Fase ini sering kali gak disadari sebagai bagian penting dari pengembangan diri. Ia datang tanpa tanda dramatis, tanpa perubahan besar, namun pelan-pelan menggeser cara Puan memandang diri sendiri dan arah hidup. Feeling lost in the process of finding yourself , proses menjadi diri sendiri yang berjalan perlahan, namun membentuk fondasi yang kuat. Dalam proses ini, ada beberapa pengalaman yang kerap dirasakan banyak orang, dan kemungkinan besar juga dirasakan oleh Puan. • Muncul dorongan untuk mempertanyakan jati diri Puan mulai bertanya tentang siapa diri Puan sebenarnya, bukan berdasarkan peran atau ekspektasi, tetapi berda...

Clean Eating: Rahasia Tubuh & Pikiran Tangguh

Image by: RSUD Meuraxa Puan, pernah nggak sih merasa harimu kayak roller coaster ? Pagi semangat banget, tapi pas jam 2 siang tiba-tiba energi drop drastis, dan rasanya pengen rebahan aja padahal tugas atau kerjaan lagi numpuk. Kita seringkali menyalahkan beban kerja yang berat atau kurang tidur, tapi pernah nggak Puan mengecek kembali apa yang Puan makan sehari-hari? Banyak dari kita di usia 18-23 tahun terjebak dalam pola makan "yang penting kenyang." Padahal, apa yang Puan makan bukan sekadar asal kenyang, melainkan bahan bakar utama bagi otak dan emosi Puan. Inilah mengapa clean eating hadir bukan sebagai diet ketat yang menyiksa, tapi sebagai bentuk apresiasi diri ( self-respect ) agar Puan bisa tampil maksimal setiap hari. Clean Eating untuk Tubuh yang Powerful Saat kita bicara soal clean eating , kita bicara soal memilih real food yang diproses seminimal mungkin. Bayangkan sayuran segar, buah-buahan, protein berkualitas, dan karbohidrat kompleks sebagai energi untuk...

Present to Impress: Learning Space Puan Bisa Bekali Anak Muda Tampil Profesional dan Autentik - PRESS RELEASE LEARNING SPACE

Jakarta , 14 Desember 2025 — Puan Bisa merupakan organisasi pemberdayaan perempuan yang berfokus pada pilar mental health , self improvement , dan career menyelenggarakan Learning Space secara online bertajuk “ Present to Impress: Crafting a Professional Image Through Color, Style, and Grooming ”. Acara tersebut diadakan pada hari Minggu, 14 Desember 2025 pukul 13.00 WIB melalui platform zoom . Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta dan ditujukan bagi anak muda khususnya perempuan yang ingin membangun citra dan penampilan yang lebih profesional serta autentik. Di tengah dinamika dunia professional yang semakin kompetitif, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup. Penampilan, cara membawa diri, serta visual menjadi bagian penting sebagai komunikasi non-verbal yang membentuk persepsi mengenai kesiapan, karier, bahkan kredibilitas seseorang. Namun, masih banyak anak muda yang kebingungan dalam menentukan gaya personal, memilih warna yang sesuai, serta memahami standar grooming yang mendu...

Mengenali Kepribadian Ganda lewat Drakor Can This Love Be Translated

Image by: Netflix Puan, tau nggak sih kalau ada drama korea bergenre romance comedy , tapi uniknya diselipkan isu mental health ? Dari cerita yang bikin baper, drakor berjudul “Can This Love Be Translated” justru mengajak penonton masuk ke konflik batin dari tokoh utama yang baru menyadari bahwa dirinya memiliki kepribadian ganda, atau dalam istilah psikologi disebut Dissociative Identity Disorder (DID) . Di drama ini, kepribadian ganda dijadikan sebagai “Defense mechanism ” yang bikin otak punya cara sendiri buat melindungi dari rasa sakit yang terlalu berat untuk ditanggung. Sampai akhirnya pikiran punya mekanisme sendiri buat melindungi diri. Eits, tapi perlu dicatat ya, Puan, kalo kondisi ini bukan asumsi sembarangan, tapi didiagnosis oleh profesional. Apa sih penyebab kepribadian ganda pada Tokoh Utamanya? 1. Trauma Masa Kecil Adanya trauma berat dan berulang saat kecil bisa membuat otak mencari cara agar bisa tetap “bertahan.” Salah satunya, dengan memisahkan pengalaman dan e...