Langsung ke konten utama

Tidak Semua Zona Nyaman Perlu Ditinggalkan

                                                                                   Image by: Pinterest   Puan pernah denger nggak sih satu nasihat ini: “keluar dari zona nyaman kalau mau berkembang.” Masalahnya, tidak semua orang bertahan di zona nyaman itu stagnan. Dan tidak semua orang yang keluar dari zona nyaman benar-benar bertumbuh. Jadi, pertanyaannya bukan lagi harus keluar atau tidak, tapi: Apakah Puan tahu kapan harus tetap tinggal, dan kapan harus melangkah? Baca Juga:   Dealing dengan Comparison Trap Saat Lebaran Zona Nyaman Tidak Selalu Musuh Zona nyaman sering digambarkan sebagai tempat yang “menjebak.” Padahal, dalam banyak kasus, justru di sanalah Puan dapat membangun stabilitas. Zona nyaman bisa berarti: rutinitas ...

Mengenali Kepribadian Ganda lewat Drakor Can This Love Be Translated


Image by: Netflix

Puan, tau nggak sih kalau ada drama korea bergenre romance comedy, tapi uniknya diselipkan isu mental health?

Dari cerita yang bikin baper, drakor berjudul “Can This Love Be Translated” justru mengajak penonton masuk ke konflik batin dari tokoh utama yang baru menyadari bahwa dirinya memiliki kepribadian ganda, atau dalam istilah psikologi disebut Dissociative Identity Disorder (DID).

Di drama ini, kepribadian ganda dijadikan sebagai “Defense mechanism” yang bikin otak punya cara sendiri buat melindungi dari rasa sakit yang terlalu berat untuk ditanggung. Sampai akhirnya pikiran punya mekanisme sendiri buat melindungi diri. Eits, tapi perlu dicatat ya, Puan, kalo kondisi ini bukan asumsi sembarangan, tapi didiagnosis oleh profesional.


Apa sih penyebab kepribadian ganda pada Tokoh Utamanya?

1. Trauma Masa Kecil

Adanya trauma berat dan berulang saat kecil bisa membuat otak mencari cara agar bisa tetap “bertahan.” Salah satunya, dengan memisahkan pengalaman dan emosi yang terlalu menyakitkan untuk diproses secara keseluruhan. 

2. Faktor Genetik

Tau nggak sih Puan, faktor genetik juga bisa menjadi penyebab, loh! Adanya faktor ini membuat respon dari stres dan trauma jadi lebih dalam dan kuat, sehingga dampak trauma bisa terasa jauh lebih dalam.

3. Coping Mechanism dari Peristiwa tidak Menyenangkan

Saat realita kehidupan yang dijalankan terlalu menyakitkan dan berat, otak bisa menciptakan sosok lain yang dipercaya lebih kuat, lebih berani, dan lebih siap menghadapi dunia dibanding diri aslinya.


Terus, gimana caranya bisa sembuh atau lepas?

Dari tokoh utama “Can This Love Be Translated”, adanya proses sembuh bukan untuk menghilangkan kepribadian gandanya, tapi tentang berdamai dengan diri sendiri secara utuh, seperti:

1. Berani Menghadapi Trauma

Memiliki luka lama, nggak pernah akan sembuh kalau Puan terus hindari, mengakui keberadaan luka bisa jadi langkah awal buat pulih.

2. Mengalahkan Rasa Takut

Puan, jangan takut buat mengingat masa lalu, takut merasa lemah, atau takut terluka lagi, karena semua itu perlahan harus dihadapi, bukan dipendam sendiri. 

3. Menerima Semua Sisi Diri Sendiri

Segala bentuk baik dan buruk yang ada dalam diri sendiri, layak diterima dan dihargai keberadaannya. 

4. Memiliki Support System

Adanya orang-orang yang mau hadir dan mendukung, tanpa menghakimi sangat membantu proses sembuh, loh!

5. Terapi Psikologi yang Konsisten

Gangguan kepribadian nggak bisa pulih tanpa bantuan profesional. Jadi, Puan perlu untuk terapi psikologi yang konsisten untuk membantu dalam kesembuhan.

Puan, dari drakor “Can This Love Be Translated”, nggak cuma sensasi seru waktu nonton drakornya, tapi jadi belajar juga ternyata kepribadian ganda bisa muncul karena banyak hal buruk yang pernah dihadapi ya. Menonton drama korea ini juga, jadi lebih mengenali berbagai penyebab munculnya gangguan mental dan ternyata kompleks ya, Puan?

Jadi, yuk mulai dari sekarang Puan harus aware sama mental health dan selalu rangkul diri sendiri ya ✨



Referensi:

Boyer, S. M., CaplaN, J. E, & Edwards, L. K. (2023). Trauma-releated dissociation and the dissociative disorders: Neglected symptoms with severe public health consequences. Delaware journal of public health, 8(2). 78.

Widya, A. (2026). Alter Ego dan Kondisi Mental Karakter Perempuan di Can This Love Be Translated. Parapuan.co. https://www.parapuan.co/read/534344687/alter-ego-dan-kondisi-mental-karakter-perempuan-di-can-this-love-be-translated


Author: Citra Sofia Virnanda



Komentar

Rubik Puan Popular

How I Keep My Schedule On Track; Agar Tetap Produktif!

Hai Puan! Siapa disini yang masih suka kesulitan untuk konsisten produktif dan malas-malasan? Mulai sekarang bangun yuk, karena Priska punya beberapa tips untuk stay on track dan tetap melakukan kegiatan produktif. Simak penjelasannya ya! 1. Be Mindfulness Hal pertama yang harus Puan lakukan pastinya adalah, take a deep breath atau Puan bisa melakukan meditasi untuk mengurangi rasa stres dan malas, menenangkan pikiran, dan meningkatkan fokus. 2. Embrace Continuous Learning Jangan pernah berhenti belajar hal baru. Puan bisa belajar lewat membaca, menonton channel YouTube yang bermanfaat, atau mengikuti kegiatan pelatihan yang bisa menambah pengalaman dan meningkatkan skill Puan! 3. Exercises Regularly Temukan olahraga yang Puan suka dan gemari, lalu lakukan secara konsisten. Olahraga itu sendiri bisa membantu Puan untuk meningkatkan mood , energi, dan juga kesehatan secara sekaligus, lho ! 4. Set Clear Goals by Planning Tentukan tujuan atau apa yang ingin Puan capai sebelum melakukan ...

Menggaet Ribuan Views, Inilah Perjalanan Puan Bisa Ambassador #4

Jakarta, 14 Februari 2026 - Komunitas Puan Bisa resmi membuka program tahunan, Puan Bisa Ambassador #4 melalui acara Warm Greeting yang diselenggarakan pada Kamis, 3 Juli 2025. Kegiatan Puan Bisa Ambassador dilaksanakan full secara daring melalui Zoom yang diikuti oleh lebih dari 100 orang perempuan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan visi dan misi komunitas, rangkaian program, serta sistem seleksi terbaru yang kini terdiri dari dua tahap, termasuk penambahan Group Project sebagai bentuk komitmen terhadap nilai Empowerment yang diusung Puan Bisa. Dalam seleksi Puan Bisa Ambassador, Tahap pertama adalah seleksi administratif, dan tahap kedua adalah penilaian melalui partisipasi dalam tiga sesi bootcamp yang terdiri dari topik Mental Health , Career , dan Self Improvement . Menelisik Rangkaian Puan Bisa Ambassador Program Puan Bisa Ambassador (PBA) menghadirkan tiga bootcamp tematik untuk meningkatkan kapasitas peserta sebagai calon duta Pu...

Dealing dengan Comparison Trap Saat Lebaran

  Image by: Metro.UK Puan pernah ga sih lagi scroll Instagram atau TikTok saat Lebaran, terus ngeliat postingan temen-temen yang kelihatan sempurna banget? Baju lebaran yang kece, THR gede, liburan ke luar negeri, atau kumpul keluarga yang harmonis. Terus Puan ngeliat kehidupan Puan sendiri dan mikir, "Kok aku doang yang begini?" Nah, perasaan kayak gini namanya comparison trap atau jebakan perbandingan. Dan percaya deh, Puan nggak sendiri yang ngalamin ini. Baca Juga: Saat Amarah Terasa Penuh, Bergerak Bisa Membantu Apa Itu Comparison Trap? Social comparison atau perbandingan sosial adalah kondisi di mana kita sering membandingkan diri dengan orang-orang terdekat seperti saudara, teman sekolah, tetangga, atau yang lain. Menurut Majalah Sunday, hal ini sebenarnya wajar dan bisa jadi acuan untuk berkembang dan menjadi lebih baik. Tapi sebaliknya, perbandingan ini bisa menjadi masalah ketika iri dengan pencapaian orang lain.  Saat Lebaran, comparison trap ini makin parah kare...

Tak Pernah Salah? Menggali Lebih Dalam Fenomena Dunning-Kruger Effect

source: https://thedecisionlab.com/biases/dunning-kruger-effect K ali ini kita akan mengenal istilah baru lagi Puan, yaitu  Dunning-Kruger Effect .  Dunning-Kruger Effect  adalah fenomena dalam psikologi yang dapat didefinisikan sebagai bias kognitif dimana seseorang keliru menilai kemampuan yang dimiliki diri sendiri. Individu yang mengalami  Dunning-Kruger Effect  akan merasa kemampuan mereka jauh lebih tinggi dari yang sebenarnya. Bias ini dikaitkan dengan ketidakmampuan metakognitif untuk mengenali kemampuan mereka sendiri. Teori Dunning-Kruger Effect ini dikembangkan oleh David Dunning dan Justin Kruger pada tahun 1999, dua profesor psikologi dari Cornell University. David dan Justin awalnya terinspirasi kasus McArthur Wheeler, seorang pria yang merampok 2 bank yang menutupi wajahnya dengan perasan air jeruk dan yakin bahwa wajahnya tidak terlihat dan tidak terekam oleh kamera pengawas, sama seperti menulis dengan tinta perasan air jeruk maka tulisannya ti...

Spotlight Effect: Fenomena Psikologis Ketika Seseorang Merasa Diperhatikan Oleh Banyak Mata

Image by  Newristics Puan pernah nggak sih berada di suatu tempat keramaian, misalnya foodcourt dan hendak memesan makanan, tetapi secara tidak sengaja Puan menyenggol gelas di sekitar Puan dan gelas tersebut pecah, lalu ketika sibuk membersihkan gelas tersebut, Puan merasa bahwa sorotan orang-orang di sekitar memperhatikan Puan secara seksama dan seketika Puan mendadak kaku akibat perasaan tersebut. Pernah mengalami hal tersebut? Jika pernah, hal tersebut dinamakan spotlight effect atau efek sorotan. Spotlight effect merupakan suatu fenomena, di mana Puan berpikir bahwa semua orang memperhatikan Puan. Fenomena ini telah dikenal dalam ilmu psikologi sejak tahun 2000, persisnya ketika Thomas Gilovich, Victoria Husted Medvec, dan Kenneth Savitsky meluncurkan studi dengan judul, " The Spotlight Effect in Social Judgment: An Egocentric Bias in Estimates of The Salience of One's Own Actions and Appearanc e". Seorang dosen psikologi di University of California , Berkeley, Ame...