Langsung ke konten utama

Perempuan dan Overachievement Trap: Sisi Lain Produktivitas

  Pict by: Bustle.com Pernahkah Puan merasa sudah berusaha dengan maksimal, tetapi merasa performa yang ditampilkan kurang ataupun berusaha untuk mengejar ekspektasi agar bisa selalu dihargai?  Alih-alih merasa puas, Puan justru terus mendorong diri untuk melakukan hal-hal diluar batas diri Puan. Hal ini bukan karena tuntutan yang sudah jelas ada, melainkan ada dorongan untuk selalu memenuhi ekspektasi, baik diri sendiri maupun orang lain. Jika kondisi ini terasa familiar, bisa jadi Puan sedang berada dalam overachievement trap. Apa Itu Overachievement Trap ? Overachievement trap merupakan kondisi ketika seseorang terus berusaha mencapai level yang lebih tinggi, bukan karena kebutuhannya, melainkan merasa dirinya sebagai perempuan belum cukup layak dan dihargai oleh sekitar. Secara psikologis, kondisi ini berkaitan dengan perfeksionisme, terutama dipengaruhi oleh tekanan sosial.  Paul L. Hewitt dan Gordon L. Flett menjelaskan bahwa perfeksionisme yang berorientasi pada t...

Mengenali Kepribadian Ganda lewat Drakor Can This Love Be Translated


Image by: Netflix

Puan, tau nggak sih kalau ada drama korea bergenre romance comedy, tapi uniknya diselipkan isu mental health?

Dari cerita yang bikin baper, drakor berjudul “Can This Love Be Translated” justru mengajak penonton masuk ke konflik batin dari tokoh utama yang baru menyadari bahwa dirinya memiliki kepribadian ganda, atau dalam istilah psikologi disebut Dissociative Identity Disorder (DID).

Di drama ini, kepribadian ganda dijadikan sebagai “Defense mechanism” yang bikin otak punya cara sendiri buat melindungi dari rasa sakit yang terlalu berat untuk ditanggung. Sampai akhirnya pikiran punya mekanisme sendiri buat melindungi diri. Eits, tapi perlu dicatat ya, Puan, kalo kondisi ini bukan asumsi sembarangan, tapi didiagnosis oleh profesional.


Apa sih penyebab kepribadian ganda pada Tokoh Utamanya?

1. Trauma Masa Kecil

Adanya trauma berat dan berulang saat kecil bisa membuat otak mencari cara agar bisa tetap “bertahan.” Salah satunya, dengan memisahkan pengalaman dan emosi yang terlalu menyakitkan untuk diproses secara keseluruhan. 

2. Faktor Genetik

Tau nggak sih Puan, faktor genetik juga bisa menjadi penyebab, loh! Adanya faktor ini membuat respon dari stres dan trauma jadi lebih dalam dan kuat, sehingga dampak trauma bisa terasa jauh lebih dalam.

3. Coping Mechanism dari Peristiwa tidak Menyenangkan

Saat realita kehidupan yang dijalankan terlalu menyakitkan dan berat, otak bisa menciptakan sosok lain yang dipercaya lebih kuat, lebih berani, dan lebih siap menghadapi dunia dibanding diri aslinya.


Terus, gimana caranya bisa sembuh atau lepas?

Dari tokoh utama “Can This Love Be Translated”, adanya proses sembuh bukan untuk menghilangkan kepribadian gandanya, tapi tentang berdamai dengan diri sendiri secara utuh, seperti:

1. Berani Menghadapi Trauma

Memiliki luka lama, nggak pernah akan sembuh kalau Puan terus hindari, mengakui keberadaan luka bisa jadi langkah awal buat pulih.

2. Mengalahkan Rasa Takut

Puan, jangan takut buat mengingat masa lalu, takut merasa lemah, atau takut terluka lagi, karena semua itu perlahan harus dihadapi, bukan dipendam sendiri. 

3. Menerima Semua Sisi Diri Sendiri

Segala bentuk baik dan buruk yang ada dalam diri sendiri, layak diterima dan dihargai keberadaannya. 

4. Memiliki Support System

Adanya orang-orang yang mau hadir dan mendukung, tanpa menghakimi sangat membantu proses sembuh, loh!

5. Terapi Psikologi yang Konsisten

Gangguan kepribadian nggak bisa pulih tanpa bantuan profesional. Jadi, Puan perlu untuk terapi psikologi yang konsisten untuk membantu dalam kesembuhan.

Puan, dari drakor “Can This Love Be Translated”, nggak cuma sensasi seru waktu nonton drakornya, tapi jadi belajar juga ternyata kepribadian ganda bisa muncul karena banyak hal buruk yang pernah dihadapi ya. Menonton drama korea ini juga, jadi lebih mengenali berbagai penyebab munculnya gangguan mental dan ternyata kompleks ya, Puan?

Jadi, yuk mulai dari sekarang Puan harus aware sama mental health dan selalu rangkul diri sendiri ya ✨



Referensi:

Boyer, S. M., CaplaN, J. E, & Edwards, L. K. (2023). Trauma-releated dissociation and the dissociative disorders: Neglected symptoms with severe public health consequences. Delaware journal of public health, 8(2). 78.

Widya, A. (2026). Alter Ego dan Kondisi Mental Karakter Perempuan di Can This Love Be Translated. Parapuan.co. https://www.parapuan.co/read/534344687/alter-ego-dan-kondisi-mental-karakter-perempuan-di-can-this-love-be-translated


Author: Citra Sofia Virnanda



Komentar

Rubik Puan Popular

Shadow Work: Memahami Bagian dari Diri yang Sering Ditutupi

(Sumber foto: Pexels) Puan pernah mendengar istilah shadow work ?  Mungkin ada beberapa dari Puan yang melihat  kata-kata ini di beranda sosial media terlebih jika sering mencari topik yang berhubungan dengan self-development.  Shadow work sendiri adalah sebuah teknik yang dikenalkan oleh Carl Jung, dimana kita sebagai individu tidak hanya mengenali bagian positif yang ada di dalam diri tetapi juga mengenali bagian negatifnya.    Dalam hal ini mengenali bagian negatif dari diri memiliki tujuan untuk memahami alasan dibalik mengapa kita bisa merasa emosi, cemburu, dan lainnya.   Tujuan utama dari praktik ini sebenarnya terletak pada penerimaan diri secara keseluruhan, dan untuk menerima kita harus berani untuk melihat sisi yang kurang baik dari diri sendiri. Bukan untuk dikritik tapi untuk dipahami. "The most terrifying thing is to accept oneself completely."- Carl Jung  Pengertian Shadow  Shadow ternyata nggak melulu tentang hal negatif nih Puan. ...

Perempuan dan Overachievement Trap: Sisi Lain Produktivitas

  Pict by: Bustle.com Pernahkah Puan merasa sudah berusaha dengan maksimal, tetapi merasa performa yang ditampilkan kurang ataupun berusaha untuk mengejar ekspektasi agar bisa selalu dihargai?  Alih-alih merasa puas, Puan justru terus mendorong diri untuk melakukan hal-hal diluar batas diri Puan. Hal ini bukan karena tuntutan yang sudah jelas ada, melainkan ada dorongan untuk selalu memenuhi ekspektasi, baik diri sendiri maupun orang lain. Jika kondisi ini terasa familiar, bisa jadi Puan sedang berada dalam overachievement trap. Apa Itu Overachievement Trap ? Overachievement trap merupakan kondisi ketika seseorang terus berusaha mencapai level yang lebih tinggi, bukan karena kebutuhannya, melainkan merasa dirinya sebagai perempuan belum cukup layak dan dihargai oleh sekitar. Secara psikologis, kondisi ini berkaitan dengan perfeksionisme, terutama dipengaruhi oleh tekanan sosial.  Paul L. Hewitt dan Gordon L. Flett menjelaskan bahwa perfeksionisme yang berorientasi pada t...

Friendship Break-Up: Putus dalam Hubungan Pertemanan!

Puan pasti sering denger atau ngalamin yang namanya putus cinta. Perihal putus cinta biasanya berkaitan dengan pasangan atau pacar, tapi pernah nggak sih Puan ngalamin atau tahu kalau hubungan pertemanan juga bisa kandas? Hal ini diberi istilah “Friendship Break Up” .  Gimana Sih Hubungan Pertemanan Itu? Sama kayak pasangan dan keluarga,  percaya nggak sih kalau hubungan pertemanan juga membawa sisi emosional?  Kita bisa berkembang di lingkungan tertentu karena pengaruh dari orang-orang yang ada disekitar termasuk teman.  Menurut Kaitlyn Flannery salah satu profesor psikologi dari State University of New York College, sebagai makhluk sosial kita menginginkan validasi selain dari lingkungan rumah yang berasal dari  individu lain yang seumuran dengan diri kita, makanya hubungan pertemanan bisa  menjadi sumber dukungan sosial maupun emosional .  Kita menjalin hubungan persahabatan dengan teman pasti kita akan diajak untuk mengenali satu sama lain. Mulai d...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Unlocking the It Girl Mindset: Rahasia Menjadi Versi Terbaik Dirimu

  Sumber: Pinterest Pernahkah Puan bertanya-tanya kenapa beberapa orang selalu terlihat mempesona, penuh percaya diri, dan memiliki aura yang membuat semua mata tertuju pada mereka? Apakah itu merupakan bawaan dari lahir atau ada rahasia di baliknya? Well , jawabannya hanya terletak pada satu hal, yaitu ‘ It Girl Mindset ’. Sebenarnya, apa sih ‘It Girl Mindset ’ itu? Yuk, simak pembahasannya pada artikel ini! Pengertian It Girl Mindset Melansir dari halaman Plum Healthy Fine , It Girl digambarkan sebagai perempuan yang memiliki percaya diri, modis, dan menjadi idaman bagi banyak orang. Mereka ini merupakan simbol dari kekuatan dan keanggunan dengan menjadi diri sendiri sebagai ciri khasnya. Seorang It Girl biasanya bangga untuk menjadi dirinya yang paling autentik. Oleh karena itu, banyak orang yang mengagumi mereka dan ingin menjadi seperti mereka. It Girl juga tidak bertindak dengan ragu-ragu, fokus pada tujuan serta pengembangan diri, dan tidak peduli dengan tanggapan buruk o...