Langsung ke konten utama

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Present to Impress: Learning Space Puan Bisa Bekali Anak Muda Tampil Profesional dan Autentik - PRESS RELEASE LEARNING SPACE

Jakarta, 14 Desember 2025 — Puan Bisa merupakan organisasi pemberdayaan perempuan yang berfokus pada pilar mental health, self improvement, dan career menyelenggarakan Learning Space secara online bertajuk “Present to Impress: Crafting a Professional Image Through Color, Style, and Grooming”. Acara tersebut diadakan pada hari Minggu, 14 Desember 2025 pukul 13.00 WIB melalui platform zoom. Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta dan ditujukan bagi anak muda khususnya perempuan yang ingin membangun citra dan penampilan yang lebih profesional serta autentik.

Di tengah dinamika dunia professional yang semakin kompetitif, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup. Penampilan, cara membawa diri, serta visual menjadi bagian penting sebagai komunikasi non-verbal yang membentuk persepsi mengenai kesiapan, karier, bahkan kredibilitas seseorang. Namun, masih banyak anak muda yang kebingungan dalam menentukan gaya personal, memilih warna yang sesuai, serta memahami standar grooming yang mendukung citra. Hal ini dapat berdampak pada tingkat kepercayaan diri, terutama saat wawancara kerja, presentasi, dan interaksi formal lainnya.


Melihat urgensi tersebut, Puan Bisa menghadirkan Anindhita Indira, seorang Certified Image Consultant dari Academy of Image Mastery, Singapore, sebagai narasumber utama. Dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di industri FMCG, Anindhita membagikan pemahaman praktis mengenai pembentukan personal image yang profesional dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.


Dalam sesi materinya, Anindhita menjelaskan bahwa appearance merupakan keseluruhan hal yang terlihat dari seseorang.

“Appearance itu mencakup semua yang kita lihat, mulai dari look, walk, dan talk,” jelasnya.


Ia menekankan bahwa penampilan profesional tidak harus berlebihan, melainkan ditampilkan secara sederhana namun tetap tertata. Ia menegaskan bahwa dengan menjaga kesederhanaan, kebersihan, dan kerapian, penampilan profesional dapat tetap terlihat menarik tanpa terkesan berlebihan. “Usahakan terlihat natural, tapi rapi,” ujarnya.


Lebih lanjut, Anindhita menggarisbawahi pentingnya pemilihan warna dalam membangun kesan visual.“Penggunaan colour yang kurang cocok membuat warna muka lebih gelap dan abu-abu, sedangkan colour yang cocok akan membuat lebih cerah,” ungkapnya.


Menurutnya, perubahan kecil pun dapat memberikan dampak signifikan pada penampilan.

“Satu lipstik saja, bisa ada perubahan,” tambah Anindhita.


Untuk membantu peserta mengenali warna terbaik bagi diri mereka, Anindhita menyarankan eksplorasi personal color secara langsung. “Untuk melihat personal colour, dapat mencoba dengan berbagai warna atau padu padan warna,” jelasnya.


Ia menjelaskan bahwa setiap orang memiliki karakter warna kulit yang berbeda, sehingga warna yang cocok pada satu orang belum tentu memberikan efek yang sama pada orang lain, dan proses mencoba menjadi kunci untuk menemukan warna yang paling membuat wajah terlihat cerah dan segar.


Ia juga membagikan tips sederhana dengan memanfaatkan warna berlawanan sebagai trik untuk menonjolkan tampilan secara natural dan tidak berlebihan. “Coba gunakan warna berlawanan, seperti orange dan biru,” tutupnya.



Rangkaian Learning Space berlangsung secara interaktif, dimulai dari sesi pembukaan, materi, tanya jawab, hingga sesi praktik langsung yang memungkinkan peserta menerapkan materi secara nyata. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyerahan sertifikat, games interaktif, serta pengisian post-test dan form umpan balik peserta.


Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya personal branding dan peran penampilan dalam membentuk citra profesional, membekali peserta dengan wawasan praktis terkait pemilihan warna, gaya busana, dan grooming, serta meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menampilkan diri di berbagai konteks profesional maupun sosial.


Melalui Learning Space “Present to Impress”, Puan Bisa berharap dapat terus menghadirkan ruang belajar yang relevan dan berdampak, serta mendorong perempuan muda untuk tampil lebih percaya diri, berdaya, dan meninggalkan kesan profesional yang kuat sejak kesan pertama.


Author: Ighra Amalia

Editor: Cut Desyanti

Komentar

Rubik Puan Popular

Dua Peran, Satu Energi: Memahami ROLE STRAIN pada Mahasiswa Profesional

Image by: Marketivate “You can do anything, but not everything” - David Allen Puan pernah nggak sih merasa seperti hidup dalam dua mode aktif sekaligus? Siang sampai sore harus mode profesional dan dituntut untuk akademik, malam mode ambis yang harus nyelesaiin semua deadline kerjaan.  Terkadang rasanya bukan soal capek secara fisik, melainkan malah kelelahan secara pikiran dan batin yang terus memikikirkan “mau ngejar apa sih di dunia ini?” “mau jadi siapa sih?” Inilah yang dinamakan role strain. Apa Itu Role Strain? Psikologi sosial menjelaskan bahwa kondisi ini dikenal sebagai role strain atau ketegangan peran. Istilah ini diperkenalkan oleh sosiolog Willian J. Goode (1960), yang menjelaskan bahwa setiap individu memiliki berbagai peran sosial, dan setiap peran membawa tuntutan yang bisa saling bertabrakan. Role strain terjadi ketika tuntutan dari satu peran melebihi kapasitas individu untuk memenuhinya, atau ketika dua peran berbeda menuntut energi pada waktu yang bersamaan....

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Selalu Menunda Pekerjaan? Hati-hati Prokrastinasi!

  Image by:  Psychological Science Tugas deadline besok tapi Puan malah scroll TikTok? Sudah tahu harus mulai mengerjakan proyek penting tapi malah bersih-bersih kamar dulu? Tenang, Puan tidak sendirian. Prokrastinasi adalah musuh bersama hampir semua orang. Apa Itu Prokrastinasi? Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau tugas yang seharusnya dikerjakan, meskipun Puan tahu akan ada konsekuensi negatifnya. Menurut Johns Hopkins University Academic Support (n.d.), semua orang pernah menunda tugas penting sesekali waktu. Masalah muncul ketika kita terus-menerus menunda dan tidak menyadari bahwa hal ini sudah menjadi kebiasaan buruk. Kenapa Puan Suka Menunda? Meskipun ada konsekuensi negatif jika tidak menyelesaikan suatu tugas, ada banyak alasan mengapa kita menunda-nunda, termasuk: Takut gagal atau tidak sempurna Puan menunda karena takut hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Daripada mengerjakan dan hasilnya mengecewakan, lebih baik tidak mulai sama sekali. Tugas...

Fashion Designer Bukan Sekedar Mendesain Baju, Yuk Ketahui Tanggung Jawab dari Profesi Ini!

  Source: Freepik Siapakah di antara Puan yang pecinta fashion ? Tentunya pakaian indah yang Puan kenakan nggak asal jadi, pastinya ada proses pembuatan dan campur tangan seorang fashion designer . Tahukah Puan seorang fashion designer bukan cuma mendesain aja, lho !  Banyak keahlian yang harus dimiliki seorang fashion designer demi menciptakan suatu pakaian. Fashion designer adalah seseorang yang menciptakan suatu pakaian dari nol . Seorang fashion designer biasanya mempunyai kreativitas dan daya imajinasi yang tinggi. Meskipun banyak yang bilang seorang fashion designer semata-mata hanya menciptakan “busana”, tetapi seiring berjalannya waktu seorang fashion designer akan berpengaruh terhadap dunia mode. Jadi, fashion designer adalah profesi yang sangat berpengaruh loh, Puan. Seorang fashion designer juga harus memiliki pengetahuan yang tinggi tentang sejarah fashion . Dengan begitu, seorang fashion designer bisa memahami fashion cycle dari waktu ke waktu. Namun, itu...