Langsung ke konten utama

3 Buku Fiksi Bertema Mental Health untuk Puan Baca

Source: Bookshop.org Hai Puan!  Puan suka baca buku? Atau suka dengan isu-isu terkait mental health? Pengetahuan seputar topik mental health bukan hanya bisa didapatkan dari buku ilmiah atau nonfiksi, tetapi juga dari buku fiksi. Selain bisa menghibur Puan, buku fiksi juga bisa bikin Puan larut dan merasakan emosi serta perasaan dari tokoh-tokohnya.  Nah, buat Puan yang lagi cari rekomendasi buku fiksi tentang mental health, baca terus artikel ini sampai habis ya! 1. Challenger Deep karya Neal Shusterman Cerita dalam buku ini berdasarkan kisah dari putranya sendiri yang mengalami gangguan mental. Challenger Deep bercerita tentang Caden Bosch, yaitu seorang siswa SMA yang mengidap skizofrenia. Masalah tersebut membuatnya sering mengalami halusinasi. Alur cerita terbagi ke dalam dua dunia: kehidupan sekolah Caen sehari-hari dan sebuah pelayaran di atas kapal laut menuju Challenger Deep (titik terdalam di Palung Mariana). Perjalanan di atas kapal merupakan gambaran dari halusinas...

Kehabisan Ide Buat Bikin Karya Baru? Mungkin Puan Lagi Creative Block!

 

Image By PetaPixel

Buat Puan yang bergelut di bidang seni, content-creating, atau semacamnya, mungkin seringkali menghadapi Creative Block. Tapi apakah Puan tahu, apasih creative block itu?

Creative block adalah keadaan dimana pikiran kita berhenti sejenak ketika ingin membuat karya atau hal-hal kreativitas lainnya. Kenapa hal ini bisa terjadi? Situasi creative block dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kondisi tubuh yang kurang fit, sifat perfeksionis yang ada di diri Puan, deadline yang mepet, kurangnya inspirasi dan referensi, serta masih banyak lagi.

Situasi ini sangat wajar untuk terjadi, kok! Tidak dapat dipungkiri bahwa tubuh kita bukanlah sebuah mesin yang selalu bekerja. Namun, jangan sampai situasi ini menyebabkan masalah berkelanjutan pada aktivitas Puan. Lalu, bagaimana sih cara untuk mengatasinya?

  1. Keluar rumah, cari udara segar, siapa tau inspirasi nyangkut!
    Creative block wajar banget terjadi, terutama ketika otak Puan sudah mulai lelah. Coba deh, ambil waktu untuk pergi keluar rumah sejenak! Sekedar jalan keliling komplek, mencari udara segar, atau menikmati camilan favorit di toko kesukaan Puan saja sudah cukup untuk menyegarkan kembali otak Puan. Siapa tau diperjalanan, Puan malah menemukan inspirasi baru yang menarik!
  2. Do Something New!
    Ketika dilanda creative block, Puan dapat mencoba untuk keluar dari zona nyaman atau rutinitas yang sedang Puan jalani. Misal, akhir-akhir ini kamu sedang ada tanggung jawab dalam menulis artikel, eh tiba-tiba creative block. Nah, Puan dapat berhenti menulis sejenak dan mencoba hal-hal baru, seperti memasak, bermain game, atau mungkin memainkan alat musik!
  3. Istirahat
    Salah satu penyebab creative block adalah karena kondisi tubuh yang lelah serta pola tidur yang berantakan sehingga menyebabkan tubuh tidak fit. Ada baiknya Puan mengambil waktu istirahat sejenak untuk ngeboost kreatifitas Puan! Ingat, jangan dipaksa ketika melakukan suatu pekerjaan. Bukannya malah bagus, eh bisa saja jadi berantakan dan tidak sesuai ekspetasi Puan.
  4. Ask for Help
    Percaya deh, meminta tolong kepada rekan kerja sangat amat membantu apalagi jika terjebat creative block. Puan dapat meminta pertolongan berupa sumbangan ide atau sekedar brainstorming dari rekan kerja, teman terdekat atau keluarga Puan. Siapa tahu hasil dari sumbangan ide atau brainstorming tersebut bisa menjadi jalan Puan keluar dari creative block!
  5. Ada ide catat, repeat!
    Pernah enggak sih lagi melamun atau mengkhayal malam-malam, eh tiba-tiba terbesit ide di kepala. Atau mungkin pas lagi scroll media sosial, eh ngelihat konten yang kayaknya menarik dan bisa dijadiin referensi? Nah, jangan biarkan ide ini menguap begitu saja! Coba deh, langsung catat ide yang sedang terbesit di otak Puan, atau simpan refrensi yang Puan temukan, agar mudah dicari saat Puan membutuhkannya.

Itu dia Puan, beberapa tips untuk kamu ketika sedang menghadapi creative block! Santai aja, semua orang pernah kok mengalaminya, sekarang tinggal tentukan cara apa yang paling mutakhir bagi Puan untuk mengatasi situasi tersebut. Semangat Puan!

Editor: Putri Lestari

Komentar

Rubik Puan Popular

Rasa Bosan Bisa Dijadikan Teman? Ini Manfaat Boredom yang Jarang Disadari

Sumber:  Magnific   Puan pernah nggak langsung membuka TikTok, Instagram, atau X hanya karena timbul rasa bosan akibat menunggu sesuatu? Kebiasaan seperti ini sangat umum terjadi karena otak Puan terbiasa mencari stimulasi setiap kali ada waktu kosong.  Mungkin, Puan sering kali menganggap rasa bosan sebagai sesuatu yang buruk, sehingga banyak dari Puan yang yang berlomba-lomba untuk menghilangkan perasaan tersebut dengan menjadi produktif Alih-alih mencerminkan bahwa diri Puan tidak produktif, rasa bosan dapat memberi kesempatan bagi otak untuk beristirahat dari banyaknya informasi yang silih berdatangan, memunculkan ide baru, hingga membantu Puan mengenali apa yang benar-benar bermakna.  Oleh karena itu, sesekali merasa bosan bukanlah hal yang buruk, selama terjadi dalam kadar yang wajar. Jika Puan merasa demikian, lalu Puan  tahu nggak sih apa itu boredom dan fakta lain dari boredom yang mungkin belum Puan ketahui. Apa Itu Boredom? Dalam psikologi, boredom a...

Hasty Generalization: Kesalahan Berpikir yang Sering Kita Lakukan

Image by: Grammarly.com Pernahkah Puan langsung bilang "Semua produk merek ini jelek," cuma gara-gara beli satu barang yang rusak? Atau mungkin Puan pernah denger temen cerita, "Nggak usah ke resto itu deh, pelayanannya buruk banget!" Padahal dia cuma sekali ke sana? Nah, ini dia yang namanya hasty generalization atau kesimpulan terburu-buru. Apa Sih Hasty Generalization Itu? Menurut Detik.com , Hasty Generalization adalah kekeliruan yang terjadi ketika seseorang menarik kesimpulan yang luas berdasarkan bukti yang tidak mampu atau tidak cukup. Dengan kata lain, kesimpulan tentang suatu hal terlalu terburu-buru diambil dan hanya didukung beberapa atau tidak cukup bukti yang jelas. Jadi, Hasty generalization adalah kesalahan logika yang terjadi ketika Puan mengambil kesimpulan umum dari sampel yang terlalu kecil atau tidak cukup mewakili. Bayangin gini, Puan cuma ketemu dua kucing yang galak, terus langsung bilang, "semua kucing itu galak!" Padahal di lu...

How to Stay Productive While Grieving

  Source: https://pin.it/5b4AbRDlY   Pernah nggak, Puan merasa harus tetap menjalani aktivitas seperti biasa, sementara hati dan pikiran masih memproses duka? Ketika sedang berduka, hal-hal sederhana seperti bangun dari tempat tidur, membalas chat atau sekadar fokus selama beberapa menit saja bisa terasa jauh lebih berat dari biasanya. Bukan karena Puan malas atau nggak mampu, tetapi karena grief dapat menguras energi kita. Namun, di sisi lain, hidup harus tetap berjalan. Ada tugas yang harus dikumpulkan, pekerjaan yang perlu diselesaikan, atau tanggung jawab yang nggak bisa begitu saja ditinggalkan. Lalu, bagaimana caranya tetap produktif tanpa memaksa diri untuk "baik-baik saja"? 1. Redefine What "Productive" Means Hal pertama yang perlu Puan perhatikan adalah definisi produktif itu sendiri. Produktif saat sedang berduka nggak melulu berarti menyelesaikan semua pekerjaan dalam satu hari. Karena ketika sedang berduka, kapasitas seseorang memang bisa berubah dari se...

Konsisten: Kunci Keberhasilan Perubahan

Image by: Tamasia.co.id Puan, pernahkah ngerasain susah banget buat konsisten? Misalnya, sudah bikin resolusi tahun baru untuk tidak begadang, tapi setelah dua bulan, balik lagi deh ke kebiasaan scroll TikTok sampai tengah malam. Kok susah banget ya buat tetap konsisten? Kenapa kita susah konsisten? Sebelum bahas lebih jauh, yuk pahami dulu apa itu konsistensi. Menurut KBBI, konsisten berarti tetap, nggak berubah-ubah, taat asas, atau selaras. Namun, kita sering menyamakan konsistensi dengan kesempurnaan. Contohnya, seseorang punya target tidur jam 9 malam setiap hari. Namun suatu waktu ia harus ngerjain tugas sampai jam 11, lalu langsung merasa gagal. Padahal sebenarnya, kalau dia masih bisa tidur sebelum jam 12, itu tetap jauh lebih baik daripada begadang. Nah, mindset “harus selalu sempurna” inilah yang sering bikin kita cepat menyerah saat ada satu hari bolong. Konsistensi bukan berarti 100% Puan, konsistensi itu nggak harus 100% setiap hari, kok. Ada kalanya kita cuma bisa kasih...

Lazy Ambitious: Melihat Ketakutan dalam Perencanaan

Apakah Puan pernah merasa stuck pada tahap perencanaan dan selalu merasa belum cukup maupun ragu untuk memulai rencana? Nah, fenomena ini disebut dengan Lazy Ambitious. Istilah Lazy Ambitious akhir-akhir ini ramai dibicarakan di media sosial karena menggambarkan fenomena anak muda yang terjebak dalam perencanaan yang telah dibuat, tetapi nggak mencoba untuk merealisasikan rencananya tersebut. Istilah Lazy Ambitious juga erat kaitannya dengan pembahasan psikologi procrastination yakni perilaku yang nggak bisa memanajemen waktu dan perasaan takut untuk gagal saat ingin melakukan sesuatu. Baca juga: "I Wish I Knew When I Was 20" Memahami Hidup Mulai dari Usia 20 Tahun Mengapa demikian? Yuk Priska kupas penyebab dari Lazy Ambitious ! Overthinking Dalam tahap perencanaan, jika Puan terlalu memikirkan banyak kemungkinan yang akan terjadi dari rencana Puan akan mengurangi waktu yang Puan miliki dan energi Puan akan habis untuk berpikir serta menganalisis segala kemungkinan tanpa ad...