Langsung ke konten utama

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda

                                                                                                              24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth ” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborat...

Lebih Mengenal Dress Well: Rahasia Tampil Percaya Diri Setiap Hari



Puan, pernah nggak sih merasa hari jadi berantakan banget hanya karena merasa salah pilih baju? Atau sebaliknya, saat lagi pakai outfit andalan yang cocok, rasanya Puan seolah menjadi karakter utama dalam film perjalanan hidup Puan. Nah, perasaan itu bukan sekadar sugesti aja. Itu adalah efek nyata dari dress well.

Banyak yang masih salah arti nih soal dress well. Beberapa menganggap dress well adalah harus flexing barang-barang branded dari atas sampai bawah, atau ngikutin tren fashion yang setiap minggu ganti. Padahal, bukan seperti itu. Esensi dari dress well sebenarnya adalah seberapa bisa Puan menghargai diri sendiri lewat apa yang dikenakan.


Baju yang Puan Kenakan Berpengaruh ke Pikiran Lho!

Nah, di psikologi ada istilah keren namanya Enclothed Cognition. Fenomena di mana pakaian yang kita pakai memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang secara sistematis. 

Simpelnya gini, apa yang Puan pakai akan berpengaruh pada mood dan cara kerja otak. Pernah kan ngerasa males banget ngapa-ngapain waktu masih pake baju tidur seharian? Tapi begitu ganti baju rapi, rasanya langsung jadi produktif.

Pas Puan usaha buat tampil rapi dan bersih, secara gak sadar Puan lagi ngasih sinyal ke otak sendiri: "Oke, aku siap, aku kompeten, dan aku berharga." Jadi, dress well itu semacam cheat code untuk naikin level kepercayaan diri sebelum Puan ketemu orang lain.


Bukan Soal Merek, Tapi Soal Fit

Rahasia orang yang terlihat keren itu sebenarnya simpel: Fit is Everything. Agar Puan bisa mulai dress well tanpa bikin dompet nangis, coba perhatiin ini:

  1. Kenali Bentuk Badan Puan

Nggak semua tren cocok buat semua orang, dan itu wajar banget. Cari model yang bikin Puan ngerasa pede dan nyaman. Tonjolkan kelebihan Puan, jangan fokus nutupin kekurangan terus.

  1. Jangan Sampai Kusut

Percaya deh, baju mahal kalau lecek bakal kalah sama baju biasa yang licin sehabis disetrika. Kerapian itu kunci utama agar terlihat polite dan nyaman.

  1. Nyaman Itu Kuncinya! 

Percuma outfit Puan keren banget kalau Puan sibuk nahan napas karena celana kekecilan atau sibuk benerin kerah yang berantakan. Kalau nggak nyaman, aura percaya diri Puan akan ketutup sama ekspresi menahan derita.


First Impression Itu Penting!

Suka nggak suka, orang lain akan menilai kita dalam hitungan detik pertama cuma dari penampilan. Ini namanya first impression. Dengan dress well, Puan sedang menunjukkan kalau Puan adalah perempuan yang menghargai diri sendiri, dan otomatis orang lain juga bakal lebih segan dan respect sama Puan.

Jadi, dress well itu sebenarnya bentuk lain dari self-love. Bukan buat pamer atau jadi orang lain, tapi buat nampilin versi terbaik dari diri Puan. 

Mulai sekarang, coba luangkan waktu sedikit untuk memilih baju yang membuat Puan tersenyum waktu ngaca. Nggak perlu heboh, yang penting rapi, wangi, dan pas di badan. Ingat, outfit yang tepat bisa bikin mood bagus seharian, dan mood yang bagus adalah kunci kesuksesan hari-harinya Puan!


Referensi:

Enclothed Cognition

Tips Dress Well Untuk First Impression

Tips OOTD


Author and Editor: Zalfa Zahiyah P.W

Komentar

Rubik Puan Popular

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda

                                                                                                              24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth ” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborat...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Soft Skill dan Hard Skill yang Wajib Dipelajari Untuk Bekal Penting Karir Impian!

Kenapa Kita Harus Belajar Skill Sebelum Masuk Dunia Kerja? Masuk dunia kerja itu beda banget dengan dunia kuliah, Puan. Kalau di kampus yang dinilai adalah tugas, maka di pekerjaan yang dinilai adalah output , attitude , kemampuan bekerja sama , dan keahlian yang bisa memberikan dampak nyata . Itulah kenapa “bekal” sebelum masuk dunia kerja itu penting, dan bekalnya bukan cuma ilmu teori, tapi juga soft skill dan hard skill . Menurut laporan dari World Economic Forum (Future of Jobs Report 2024), kandidat yang punya kombinasi soft skill dan hard skill yang kuat punya peluang lebih cepat diterima kerja dan lebih cepat naik posisi , lho! Apa Itu Hard Skill ? Hard skill adalah kemampuan teknis yang biasanya bisa diukur, dipelajari, dan diuji, contohnya: belajar software tertentu, kemampuan analisis data, atau membuat presentasi profesional. Hard skill biasanya dicantumkan dalam CV karena sifatnya jelas dan spesifik. Hard Skill yang Lagi Banyak Dicari Saat Ini: Microsoft Office ...

Unlocking the It Girl Mindset: Rahasia Menjadi Versi Terbaik Dirimu

  Sumber: Pinterest Pernahkah Puan bertanya-tanya kenapa beberapa orang selalu terlihat mempesona, penuh percaya diri, dan memiliki aura yang membuat semua mata tertuju pada mereka? Apakah itu merupakan bawaan dari lahir atau ada rahasia di baliknya? Well , jawabannya hanya terletak pada satu hal, yaitu ‘ It Girl Mindset ’. Sebenarnya, apa sih ‘It Girl Mindset ’ itu? Yuk, simak pembahasannya pada artikel ini! Pengertian It Girl Mindset Melansir dari halaman Plum Healthy Fine , It Girl digambarkan sebagai perempuan yang memiliki percaya diri, modis, dan menjadi idaman bagi banyak orang. Mereka ini merupakan simbol dari kekuatan dan keanggunan dengan menjadi diri sendiri sebagai ciri khasnya. Seorang It Girl biasanya bangga untuk menjadi dirinya yang paling autentik. Oleh karena itu, banyak orang yang mengagumi mereka dan ingin menjadi seperti mereka. It Girl juga tidak bertindak dengan ragu-ragu, fokus pada tujuan serta pengembangan diri, dan tidak peduli dengan tanggapan buruk o...

Siaran Pers From Visible to Stand Out: Cara bikin HR “Ngeh” sama Profilmu di Puan Bisa Learning Space

28 Maret 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Early Career Branding: Crafting Your CV & LinkedIn for Visibility and Opportunity ” yang mengundang Kak Maria Qibtiyah, Human Capital Consultant dari PT Bitama sebagai pembicara. Program ini berhasil menjangkau puluhan peserta dari seluruh Indonesia melalui Online Zoom . Puan Bisa juga menggaet komunitas Grow Bareng sebagai kolaborator. Learning Space ini menjadi cara meningkatkan kemampuan personal branding , khususnya dalam pembuatan CV dan optimalisasi LinkedIn agar dapat membantu mahasiswa maupun pekerja muda untuk siap bekerja. Learning Space dihadirkan sebagai respons dari kebutuhan untuk meningkatkan personal branding di kalangan mahasiswa dan pekerja muda. Sebanyak 50 perempuan muda menerima dampak acara ini dan memberikan banyak feedback positif “ Dampak yang saya rasakan adalah dengan lebih mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, yang memungkinkan peningkatan kualitas hidup ”,  ucap Ka...