Langsung ke konten utama

Tidak Semua Zona Nyaman Perlu Ditinggalkan

                                                                                   Image by: Pinterest   Puan pernah denger nggak sih satu nasihat ini: “keluar dari zona nyaman kalau mau berkembang.” Masalahnya, tidak semua orang bertahan di zona nyaman itu stagnan. Dan tidak semua orang yang keluar dari zona nyaman benar-benar bertumbuh. Jadi, pertanyaannya bukan lagi harus keluar atau tidak, tapi: Apakah Puan tahu kapan harus tetap tinggal, dan kapan harus melangkah? Baca Juga:   Dealing dengan Comparison Trap Saat Lebaran Zona Nyaman Tidak Selalu Musuh Zona nyaman sering digambarkan sebagai tempat yang “menjebak.” Padahal, dalam banyak kasus, justru di sanalah Puan dapat membangun stabilitas. Zona nyaman bisa berarti: rutinitas ...

7 Minutes Rule: Tips Biar CV-mu Dilirik Recruiter!

 

Gambar: Freepik 

Pertama kali mau melamar pekerjaan mungkin banyak dari Puan yang bertanya-tanya, "Gimana ya caranya nyusun CV supaya bisa dilirik sama recruiter atau HRD perusahan?" 

Tenang aja Puan nggak sendiri kok. Ternyata dibalik pertanyaan ini ada satu metode yang disebut 7 seconds rule. Yaitu bagaimana cara CV (Curriculum Vitae)  yang Puan miliki dapat membuat impresi yang baik ketika dibaca hanya dalam waktu 7 detik.  Kuncinya terletak pada bagaimana caranya CV yang kita buat dapat dengan cepat menyita perhatian.

Pada tahun 2018 TheLadders perusahaan yang bergerak pada bidang  layanan pencarian kerja daring dan rekrutmen profesional menemukan fakta bahwa kebanyakan recruiter hanya menghabiskan waktu sebanyak 7 detik dalam proses screening CV dari kandidat yang mengajukan lamaran pekerjaan. Mengapa demikian? Karena Recruiter tidak akan membaca semua tulisan yang tertera pada CV-mu fokus mereka adalah mencari kata kunci yang umumnya berhubungan dengan:

1. Current Role and Company: Berhubungan dengan  peran dan jabatan Puan saat ini, lebih baik jika jabatan tersebut memiliki keterkaitan dengan posisi yang akan dilamar.

2. Previous Role:  Volunteering, organisasi, magang, atau kerja part time. Pada bagian ini pastikan pengalaman yang ditulis sejalan dengan posisi yang ingin dilamar. Puan juga bisa menuliskan impact yang dapat Puan berikan selama menjalankan peran tersebut secara signifikan pada bagian ini. 

3. Start and End Date: Catat tanggal periode atau tanggal mulai dan tanggal selesai dari setiap institusi yang pernah Puan masuki.

4.  Edukasi: Cantumkan edukasi terakhir Puan.

Udah dapat  informasi tentang apa aja yang harus ditulis, sekarang gimana sih tips untuk nyusunnya?  Yuk sekarang Priska ajarin Puan gimana cara nyusunnya! 

Pada baris awal CV pastikan Puan langsung mencantumkan posisi kerja saat ini yang secara langsung berhubungan dengan pekerjaan yang ingin dilamar. Puan dapat menyebutkan hal penting yang menjadi poin plus dari Puan juga pada barisan atas ini. 

Dalam menjelaskan tanggung jawab dari setiap pekerjaan yang pernah Puan ambil baiknya meminimalisir penggunaan kata "bertanggung jawab atas", "bekerja pada", "terlibat dalam". Sebagai penggantinya Puan dapat menyebutkan hasil yang lebih konkret, seperti mencantumkan hasil yang telah dicapai dan perubahan yang tercipta yaitu keduanya berbicara tentang impact apa yang telah Puan bawa. 

Tips lainnya untuk melibatkan impact yang konkret adalah mencantumkan perubahan yang diperoleh dengan persenan.  Selanjutnya, Puan dapat mengonsistenkan format penulisan yang sama terhadap tanggal, judul, dan nama institusi pada deretan kolom dan pada font huruf yang sama. 

Berikut ini beberapa poin penyusunan CV yang dapat Puan hindari:

1. Membuat judul yang terlalu umum atau terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan cakupan tanggung jawabnya

2. Minim meng-highlight detail mengenai hasil dan dampak

3. Mengandung terlalu banyak gambar visual yang mendistraksi

Gimana nih Puan? Itulah beberapa informasi menarik soal 7 second rules beserta cara menyusun CV dengan format yang dapat membuat CV-mu lebih unggul dan mudah untuk di-review.  Selain cara-cara di atas ketika Puan telah menyelesaikan CV Puan dapat meminta bantuan kepada teman, kenalan, maupun keluarga untuk proofreading hingga mereka mengerti profile-mu dalam sekali baca. Tetap semangat untuk Puan yang sedang mencari lowongan! 

Lebih Banyak Tentang Puan Bisa 

Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self-improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya. 

Referensi:

Sorensen, T., 2024. I only looked at your resume for 7 seconds. [online] Tomsorensen.in.th.Dari: https://www.tomsorensen.in.th/blog/i-only-looked-at-your-resume-for-7-seconds/ [cDiakses pada  23 Jan. 2026]. (Tom Sorensen)

Abraham, V., 2025. Lesson 3: The 7-Second Test – Your Resume Has One Job:GetRead.[online]LinkedIn.Dari: https://www.linkedin.com/pulse/lesson-3-7-second-test-your-resume-has-one-job-get-read-vimal-abraham-gu91c/ [Diakses pada 23 Jan. 2026]

Expert360, n.d. 7 Rules of the Modern CV: How To Impress In 7.4 Seconds. [online]Expert360.dari: https://expert360.com/articles/7-cv-tips-how-to-impress-in-seconds#:~:text=You%20have%207.4%20seconds%20to,make%20it%20easier%20to%20read. [Diakses pada 23 Jan. 2026]


Ditulis dan diedit oleh: Dhia Nisrina 


Komentar

Rubik Puan Popular

Apakah Kamu Punya Cinderella Syndrom? Ini Tandanya!

  Illustrasi oleh Green Maggot Puan pasti tahu film Cinderella kan? Tentunya Puan udah nggak asing lagi sama kisah dongeng klasik ini. Selain di film, istilah Cinderella  juga dikenal di dunia nyata loh, yaitu sindrom Cinderella Complex. Yuk! Kita cari tahu lebih lanjut tentang Cinderella Complex  dan tanda-tandanya! Apa itu Cinderella Complex ? Cinderella Complex  pertama kali diperkenalkan oleh Colette Dowling, seorang terapus dalam bukunya " The Cinderella Complex: Women's Hidden Fear of Independence ". Cinderella Complex  adalah sikap dan rasa takut (tertekan) yang dialami perempuan, sehingga perempuan tidak berani memanfaatkan sepenuhnya kemampuan otak dan kreativitasnya (Dowling, 1995). Sindrom Cinderella Complex  tanpa sadar membuat perempuan ingin diurus oleh orang lain sehingga sangat ketergantungan dan nyaris tidak bisa hidup mandiri. Meskipun belum bisa dikategorikan sebagai gangguan secara psikologis, sindrom Cinderella Complex  ada kaitann...

How I Keep My Schedule On Track; Agar Tetap Produktif!

Hai Puan! Siapa disini yang masih suka kesulitan untuk konsisten produktif dan malas-malasan? Mulai sekarang bangun yuk, karena Priska punya beberapa tips untuk stay on track dan tetap melakukan kegiatan produktif. Simak penjelasannya ya! 1. Be Mindfulness Hal pertama yang harus Puan lakukan pastinya adalah, take a deep breath atau Puan bisa melakukan meditasi untuk mengurangi rasa stres dan malas, menenangkan pikiran, dan meningkatkan fokus. 2. Embrace Continuous Learning Jangan pernah berhenti belajar hal baru. Puan bisa belajar lewat membaca, menonton channel YouTube yang bermanfaat, atau mengikuti kegiatan pelatihan yang bisa menambah pengalaman dan meningkatkan skill Puan! 3. Exercises Regularly Temukan olahraga yang Puan suka dan gemari, lalu lakukan secara konsisten. Olahraga itu sendiri bisa membantu Puan untuk meningkatkan mood , energi, dan juga kesehatan secara sekaligus, lho ! 4. Set Clear Goals by Planning Tentukan tujuan atau apa yang ingin Puan capai sebelum melakukan ...

Kesal Punya Teman Suka Ikut-Ikutan? Yuk, kenali Istilah Copy Cat Behavior!

Image by Entrepreneurship Compass   “Aku beli ini dia beli juga, aku ngelakuin ini dia juga ikut-ikutan, ih nyebelin dah!” Hai Puan! Siapa yang di sini pernah ngomel-ngomel karena merasa kesal ditiru oleh teman atau orang di sekitar Puan? Hm, memang sih memiliki tindakan, perilaku, hingga  style  yang serupa bisa saja terjadi dikarenakan memang produk-produk yang kamu pakai sedang  best seller  atau  trend  sehingga teman kamu pun juga tak sengaja membeli produk yang sama seperti kamu. Mungkin Puan cenderung merasa senang ataupun biasa saja ketika mengetahui orang terdekat Puan memiliki barang yang sama dengan kamu. Namun, bagaimana jadinya jika “persamaan” tersebut terjadi berkali-kali dan orang terdekat kamu terus menerus meniru kamu? Tentu kamu akan merasa tidak nyaman. Nah, perilaku tersebut disebut sebagai  copycat behaviour .  Copycat behaviour  merupakan perilaku menyalin atau meniru seseorang. Banyak alasan-alasan kenapa pelaku ...

Malas atau Burn Out? Jangan Sampai Salah Mengartikannya!

  Puan, pernah nggak sih dalam sehari kerjaan Puan cuman rebahan sambil doom scrolling , nggak mood melakukan sesuatu, dan capek banget sehingga benar-benar hanya ingin beristirahat? Hal tersebut bisa terjadi karena dua hal. Yang pertama, Puan bisa jadi mengalami burn out , atau yang kedua Puan memang lagi malas aja. Nah, kedua hal ini sering disalahartikan loh! Jadi, Puan harus lebih berhati-hati lagi! Kita harus bisa membedakan kondisi yang sedang dialami oleh tubuh kita. Sehingga, Puan pun tidak salah dalam menyikapi sikap tersebut.  Apa sih Burn Out itu? Menurut WHO, burn out adalah s uatu kondisi kelelahan fisik dan mental yang dialami seseorang akibat kehidupan profesionalnya. Hal ini bisa jadi karena kerjaan yang menumpuk, atau bisa jadi karena lembur tanpa liburan yang tak kunjung datang. Efek dari burn out ini tidak bisa kita anggap remeh, Puan. Burn out bisa membuat kita susah fokus, kesulitan untuk berpikir jernih, hingga kelelahan fisik. Nah, apa sih perbeda...

Menggaet Ribuan Views, Inilah Perjalanan Puan Bisa Ambassador #4

Jakarta, 14 Februari 2026 - Komunitas Puan Bisa resmi membuka program tahunan, Puan Bisa Ambassador #4 melalui acara Warm Greeting yang diselenggarakan pada Kamis, 3 Juli 2025. Kegiatan Puan Bisa Ambassador dilaksanakan full secara daring melalui Zoom yang diikuti oleh lebih dari 100 orang perempuan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan visi dan misi komunitas, rangkaian program, serta sistem seleksi terbaru yang kini terdiri dari dua tahap, termasuk penambahan Group Project sebagai bentuk komitmen terhadap nilai Empowerment yang diusung Puan Bisa. Dalam seleksi Puan Bisa Ambassador, Tahap pertama adalah seleksi administratif, dan tahap kedua adalah penilaian melalui partisipasi dalam tiga sesi bootcamp yang terdiri dari topik Mental Health , Career , dan Self Improvement . Menelisik Rangkaian Puan Bisa Ambassador Program Puan Bisa Ambassador (PBA) menghadirkan tiga bootcamp tematik untuk meningkatkan kapasitas peserta sebagai calon duta Pu...