Langsung ke konten utama

Intentional Pause: Berhenti Sejenak Bukan Berarti Menyerah

  Sumber: pexels.com Halo, Puan! Puan pernah gak sih merasa harus selalu produktif? Baru selesai satu target, Puan udah langsung memikirkan target berikutnya. Apalagi kalau Puan lihat pencapaian orang lain di media sosial, rasanya jadi pengen ikut lari lebih cepat biar gak ketinggalan. Bahkan ketika sedang beristirahat pun, bisa muncul perasaan bersalah karena merasa gak cukup produktif. Tanpa sadar, Puan telah hidup dalam ritme yang menuntut semuanya serba cepat, cepat sukses, cepat berkembang, cepat mengambil keputusan, dan cepat mencapai tujuan. Padahal, sometimes, the most productive thing you can do is simply pause. Di tengah kehidupan yang serba cepat ini, mengambil jeda secara sadar atau intentional pause bisa menjadi cara untuk refleksi dan kembali terhubung dengan diri sendiri. Bukan sekadar berhenti dari kesibukan, tapi memberi ruang untuk berpikir, merefleksikan keadaan, dan menentukan step atau goals berikutnya dengan lebih bijak. Intentional pause dapat membantu Puan...

Merespon Hustle Culture dan Dampak Buruknya bagi Perempuan Muda, Puan Bisa gelar Kelas Yoga Gratis!

 



Jakarta, 14 Oktober 2023 – Puan Bisa, komunitas berbasis pemberdayaan perempuan muda Indonesia, membuahkan kajian cepat pada Juli - September 2023 bahwa perempuan muda Indonesia rentan terhadap budaya hustle culture. Hal ini mengakibatkan lebih dari 80% perempuan muda Indonesia mengalami stres, overthinking, resah, tidak percaya diri, dan dampak buruk lainnya.

Berangkat dari hasil kajian tersebut, Puan Bisa mengusung tema “Girls Day Out: Unlock your Inspirational Self Potential to Empower Women” dalam rangkaian ulang tahun ke-3nya pada Oktober 2023 sebagai gagasan bahwa perempuan muda Indonesia memiliki potensi diri yang harus dikembangkan melalui praktik-praktik percaya diri, kontrol diri, dan lain sebagainya. Salah satu rangkaian ulang tahun sekaligus jawaban dari kekhawatiran perempuan muda Indonesia adalah Kelas Yoga yang digelar secara gratis pada 14 Oktober 2023 di Dewandaru Pendopo.

Kelas yoga tersebut menjadi kesempatan bagi peserta Puan Bisa Festival 2023 untuk merasakan kedamaian dan mencapai keseimbangan dalam diri mereka. Dibimbing oleh Fatima Amira atau dikenal dekat dalam media sosial sebagai ‘Yoga with Amira’, seorang Holistic Self-Love Yoga Coach, beliau memberikan pesan inspiratif yang mendalam kepada para peserta pentingnya merawat diri.

“Please appreciate yourself”, ujar beliau saat mengisi talkshow setelah sesi yoga bersama peserta, dengan harapan agar para peserta dapat lebih menghargai diri mereka sendiri di kala kesibukan aktivitas sehari-hari yang akan berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik.

Fatima Amira, yang kerap disapa Kak Mira, juga menyampaikan pentingnya untuk memberikan ruang pada sistem saraf melalui olahraga untuk menenangkan pikiran, serta mengenali tubuh kita guna meningkatkan rasa percaya diri dan bersyukur serta menjelaskan bagaimana otak kita cenderung lebih peka terhadap kekurangan yang kita hadapi dan miliki sehingga tugas kita adalah mengubahnya menjadi hal positif. Beliau menyarankan kepada perempuan muda untuk menjadikan diri sebagai prioritas dan merawat diri dengan baik.

Sebelum sesi talkshow berakhir, Kak Mira memberikan pesan terakhir yang menyentuh hati, “Perempuan muda perlu untuk menyisihkan waktunya terutama untuk yoga. Kegiatan yoga ini sangat memberikan banyak manfaat bagi tubuh kita terutama untuk pikiran agar bisa lebih jernih. Puan Bisa Festival ini juga acara yang menarik dan terimakasih sudah memberikan wadah bagi para perempuan muda untuk kembali berolahraga khususnya Yoga.”

Dian Fadilla, Founder dari Puan Bisa yang dikenal dekat dengan nama Kak Fadil, ikut menjelaskan alasan komunitasnya tertarik untuk menyelenggarakan kelas yoga dalam Puan Bisa Festival. Ia menggarisbawahi bahwa yoga membantu mengendalikan keseimbangan mental dan emosional, serta memberikan kesempatan bagi perempuan muda untuk berinteraksi dan saling menginspirasi satu sama lain.

“Harapannya dari kegiatan yoga bersama di acara Puan Bisa Festival ini para perempuan muda bisa merefresh otak dan pikiran mereka dengan segala kesibukan yang ada serta mereka aware bahwa tubuh kita penting, tubuh harus kita jaga, rawat, dan sayang salah satunya melalui yoga." Ujar Kak Fadil.









Komentar

Rubik Puan Popular

Raih Motivasi dan Kenikmatan Kerja: Mengatasi Rasa Jenuh dengan Tips-Tips Menarik!

Hey, Puan! Pernah nggak sih kamu merasa seperti waktu berjalan terlalu lambat saat melakukan pekerjaanmu? Yah, rasa bosan memang suatu hal yang bisa membuat kita bingung, apakah harus melanjutkannya atau berhenti saja. Tapi tahu nggak, terlalu memikirkannya justru bisa membuat pekerjaan kita nggak maksimal. Jangan khawatir, Puan! Rasanya jenuh saat bekerja itu wajar. Bayangkan aja, melakukan hal yang sama tiap harinya pasti bisa membuat rasa jenuh datang. Nah, biar Puan nggak bingung lagi menghadapi rasa jenuh yang kadang datang, simak deh tips-tips menarik berikut ini! Yuk, kita mulai dengan langkah awal untuk mengatasi rasa jenuh saat bekerja: 1. Ingat tujuan awalmu saat memulai pekerjaan ini Ketika Puan mengingat kembali tujuan awal yang mendorongmu memulai pekerjaan ini, ada kemungkinan besar semangat dan motivasi akan kembali menggelora. Hal ini pastinya akan mengurangi rasa jenuh saat Puan menjalankan tugas-tugasmu. 2. Berikan waktu untuk dirimu sendiri, coba ambil cuti liburan! ...

Mindfulness 101: Finding Your Focus in a World Full of Distractions

  sumber: magnific.com Puan pernah ngalamin nggak, lagi ngerjain tugas, terus ada satu notifikasi masuk, kemudian cek notifnya, balas satu chat, eh lanjut buka TikTok dan akhirnya lupa kalau tadi sebenarnya Puan lagi ngapain? Di tengah dunia yang full of distractions ini, perhatian kita rasanya gampang banget berpindah dari satu hal ke hal lainnya. Belum selesai satu informasi, sudah muncul informasi baru. Belum selesai proses berita satu, sudah ada berita lainnya. Tanpa sadar, kita bisa menghabiskan banyak waktu dengan gadget tanpa benar-benar sadar sedang melakukan apa. Di sinilah mindfulness bisa menjadi salah satu cara untuk membantu Puan lebih sadar terhadap bagaimana Puan menggunakan teknologi dan ke mana perhatian Puan pergi. Mindfulness Itu Apa, Sih? Mindfulness secara sederhana adalah kemampuan untuk menyadari dan benar-benar hadir terhadap apa yang sedang kita lakukan saat ini, tanpa langsung menghakimi pikiran atau perasaan yang muncul. Menurut Meegasdeniya dan Dulnath (...

Fenomena Doom Scrolling, Kebiasaan yang Bikin Burn Out

  " Scroll bentar deh.." Terus tanpa sadar mata mulai berat, tangan pegal, dan lupa waktu sendiri. Pernah ngalamin hal serupa? Kalau iya, berarti Puan lagi ngalamin yang namanya doom scrolling . Doom scrolling itu kalau Puan terus-terusan mengonsumsi informasi, terutama berita negatif yang ada pada sosial media. Menurut Cambdrige Dictionary , kata "Doomscr oll" mengacu kepada tindakan  terlalu sering menatap layar  untuk membaca berita buruk atau kurang  berbobot.  Nah, dari sini mungkin banyak Puan yang jadi ngerti apa itu doom scrolling , istilah yang belakangan sering muncul di internet. Kalau kita teliti, lagi  penyebabnya nggak bakalan lepas dari ketergantungan kita  pada handphone .  Hampir setiap hari kita menerima banyak pesan notifikasi. Terlepas  isinya penting atau tidak terlalu penting secara refleks pasti kita cek kalau dibiarkan menimbulkan rasa cemas atau anxiety,   seakan ada hal tertinggal jika kita tidak membuka lay...

Emotional Agility: Cara Bijak Mengelola Emosi

Sumber:  aventislearning.com Puan, bagaimana kalau emosi bukan musuh yang harus dihindari, melainkan sahabat yang bisa memandu kita untuk mengambil keputusan yang lebih bijak? Setiap hari Puan berhadapan dengan emosi yang beragam: senang, cemas, marah, kecewa, sampai rasa tidak berdaya. Sering kali, Puan diajarkan untuk menekan emosi tertentu dan menampilkan emosi lain agar terlihat “baik-baik saja”. Masalahnya, cara ini justru membuat jadi makin lelah. Emosi jadi menumpuk dan akhirnya meledak. Di sisi lain, ada juga yang membiarkan emosi menguasai dirinya. Sedikit kritik bisa membuat patah semangat, atau kegagalan kecil terasa seperti bencana yang besar. Padahal, emosi bukan musuh yang harus dihindari maupun hal yang harus ditaati. Yang kita butuhkan bukan “ positivity berlebihan ”, melainkan keterampilan untuk merespons emosi secara sehat dan fleksibel. Keterampilan inilah yang disebut emotional agility . Apa Itu Emotional Agility? Konsep ini diperkenalkan oleh psikolog Susan Dav...

Membuka Kembali Memori Melalui Pameran ACE 5.0: INNER CHILD

  Masa kecil sering kali menjadi sumber kepolosan, kekreatifan, dan keajaiban yang mungkin telah kita lupakan di tengah kesibukan dan tekanan kehidupan dewasa. Namun, di tengah gemuruh kota metropolitan, ada suatu perayaan yang mengundang kita untuk merenungkan kembali sisi kecil yang mungkin telah kita lupakan: ACE 5.0: INNER CHILD . Pameran seni tidak selalu hanya tentang memamerkan karya, tetapi juga tentang membuka pintu menuju introspeksi dan penemuan diri. Di tengah sorotan pameran kreatif yang diselenggarakan oleh Klub LSPR Advertising Society , ACE 5.0: INNER CHILD, pengunjung diajak untuk membenamkan diri dalam dunia kepolosan dan kekreatifan masa kecil. Setiap tahun, Klub LSPR Advertising Society menggelar Advertising Creative Exhibition (ACE) , sebuah pameran seni yang memamerkan karya-karya kreatif dari para anggotanya. Setelah suksesnya ACE sebelumnya yang mengangkat tema 'Gender Equality' dengan tajuk SETARA “Setingkat dan Sederajat”, kini ACE kembali hadir dalam ...