Langsung ke konten utama

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Mengulas Serba-Serbi Bisnis Florist Melalui Learning Space Artificial Flower Bouquet Bersama Puan Bisa


Puan Bisa merupakan sebuah organisasi pemberdayaan perempuan dengan gerakan penyampaian pesan positif mengenai self-improvement, career, serta mental health sehingga para perempuan muda dapat melewati masa mudanya dengan kegiatan yang positif dan terarah. Sesuai dengan apa yang menjadi cita-citanya dan goals nya, Puan Bisa pun mengadakan Learning Space Offline yang ke-2 pada tahun 2024 ini.

Melalui survei mengenai kegiatan disukai perempuan muda untuk mengasah kreativitas, didapati hasil sebanyak 47% memilih tema Crafting and DIY projects, setelah adanya hasil pertimbangan dari audiens yang diharapkan semuanya dapat menikmati kegiatan tersebut. Sesuai dengan tema dari kajian tersebut, Puan Bisa mengadakan acara Learning Space Group Workshop Artificial Flower Bouquet 2024 dengan tema “Artificial Flower Bouquet : Learn How To Make Flower Bouquet For Beginner dengan dihadiri lebih dari 20 perempuan muda yang ingin mengasah kreativitas dan keterampilan baru khususnya dalam seni merangkai bunga artifisial. Tidak hanya itu, dari kreativitas ini dapat dijadikan peluang bisnis yang bisa dijalani oleh peserta kedepannya.

Rangkaian Puan Bisa Learning Space Offline 2024 dimulai dengan kegiatan talkshow secara langsung di Nutrihub Jakarta (Apartemen Menteng Square, Tower A) yang diselenggarakan pada tanggal 27 Juli 2024 oleh sosok perempuan muda inspiratif yakni Cinthia Tyana Azzahrah atau yang akrab dipanggil kak Azza. Talkshow berisikan pengantar mengenai bagaimana bisnis florist dapat berkembang di masa sekarang dengan perkembangan demand yang tidak hanya dalam bentuk bunga asli, tetapi juga demand yang tinggi terhadap artificial flower. 

“Kalau punya buket florist tuh bakal selalu berkembang dan bagi kalian yang mau buka mending buka dari sekarang daripada nanti keburu ketutup sama florist lain. Kalau bisnis flower bouquet itu kan banyak, jadi harus bisa cari ciri khas sendiri di bisnisnya. Nah caranya dengan learning by doing gitu,” ucap kak Azza selaku narasumber dan pembisnis florist.

Workshop diadakan setelah sesi talkshow dengan memberikan kesempatan pada peserta mengkreasikan sendiri hasil mereka. Peserta sangat antusias dengan workshop ini karena memberikan ruang yang luas kepada peserta untuk menuangkan isi dari kreativitas mereka dan belajar bagaimana menghargai setiap proses pembuatan buket bunga.

“Bikin kaya gini itu kelihatannya sederhana banget kayak belajar menghargai sesuatu yang sederhana jadi lebih bermanfaat,” ucap Agnes sebagai salah satu peserta dari Tangerang.

Tidak hanya itu, Kak Azza juga menekankan pentingnya memiliki keterampilan dan semangat dalam menjalankan bisnis dengan mencontoh perempuan muda Indonesia yang memiliki rasa bisnis yang tinggi untuk dijadikan panutan. Untuk memulai bisnis, kita harus berani, jangan terlalu takut,” tambahnya.



Dian Yunita Fadilla, Founder Puan Bisa berharap melalui kegiatan ini peserta mampu memperoleh keterampilan baru dalam kreativitas terutama pada seni merangkai bunga artifisial dan ilmu dalam mendirikan bisnis flower bouquet dari seorang yang telah berpengalaman. 

“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat menyalurkan energi positif, meningkatkan keterampilan praktis, dan memperluas jaringan yang akan mendukung pengembangan diri serta karier kita ke depan. Semoga setiap buket yang nantinya dibuat tidak hanya menjadi karya seni yang indah, tetapi juga simbol dari perjalanan dan keberhasilan yang akan kita capai. Selamat berkreasi dan semoga pengalaman ini membawa inspirasi dan kesempatan baru bagi kita semua!” ucap Yunita Fadilla atau yang akrab dipanggil kak Fadil selaku pendiri Puan Bisa.

Dengan demikian, Learning Space Offline ini bukan hanya sekedar merangkai Flower Bouquet dan Talkshow saja dari Puan Bisa, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam memperkuat perempuan muda Indonesia untuk menjadi individu yang lebih kuat dan penuh inspirasi dalam hal bisnis.


Komentar

Rubik Puan Popular

Tanpa Validasi Sana-Sini, 'Be of Service' Ternyata Kunci Pede yang Paling Slay!

Image by: Roxie Nafousi Pernah nggak sih, Puan ngerasa insecure gara-gara kelamaan scrolling TikTok? Lihat si A glow up maksimal, si B punya bisnis sendiri, sementara kita? Masih sibuk berantem sama jerawat atau pusing mikirin tugas kuliah yang nggak habis-habis. Rasanya pengen banget punya rasa pede buat tampil atau mulai sesuatu, tapi kok susah ya?  Baca juga: https://puanbisa.blogspot.com/2025/10/cara-membangun-kepercayaan-diri-untuk.html   Nah, kalau Puan terus-terusan fokus pada diri sendiri, ending -nya malah makin insecure karena manusia cenderung lebih mampu melihat kekurangannya sendiri dibanding kelebihannya. Menurut buku Confidence karya manifesting queen Roxie Nafousi, rahasia buat tampil pede itu justru adalah dengan mengalihkan fokus kita keluar, yaitu dengan membantu orang lain. Iya, Roxie bilang salah satu cara paling ampuh buat bangun rasa pede adalah dengan being of service alias jadi sosok yang bermanfaat buat orang lain. Kedengarannya berat ya, Puan? Pa...

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan!

Kenapa Sih Penting untuk Percaya Diri? Self development atau pengembangan diri adalah proses sadar untuk terus memperbaiki diri, baik dari segi cara berpikir, kebiasaan, maupun keahlian. Salah satu aspek terpenting dalam pengembangan diri adalah percaya diri. Tanpa kepercayaan diri, semua potensi yang Puan miliki bisa “terkunci”. Padahal, percaya diri bukan bawaan lahir, tapi ia bisa dilatih lewat pengalaman dan pola pikir yang tepat. Menurut penelitian dari American Psychological Association (APA), orang yang memiliki self-confidence tinggi lebih mudah mengambil keputusan, berani mencoba hal baru, dan punya tingkat stres lebih rendah. Kenapa Perempuan Muda Masih Sering Ragu? Puan, nggak sedikit perempuan muda yang merasa “nggak cukup baik”. Apalagi di era media sosial, di mana kita sering membandingkan diri dengan orang lain. Fenomena ini dikenal sebagai “comparison trap” dan sering jadi penghalang utama kepercayaan diri. Kabar baiknya, dengan growth mindset, rasa ragu itu bisa beru...

Hidup Tanpa FOPO: Rahasia Menjadi Lebih Percaya Diri

      Image by  pngtree.com Puan pernah enggak sih saat ketika sudah rapi lalu berdiri di depan cermin sambil bertanya ke diri sendiri, seperti “Penampilan aku udah OK belum ya?”, “Make up aku berlebihan enggak ya?”, atau “Aku kelihatan aneh enggak ya pakai baju ini?”. Pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul karena Puan khawatir dengan pandangan orang lain? Kalau iya, bisa saja Puan sedang mengalami FOPO atau Fear of Other People’s Opinions. Apa itu FOPO? Mengutip dari laman Harvard Business Review , Fear of Other People’s Opinions atau FOPO merupakan istilah yang mengarah pada perasaan cemas yang berlebihan terhadap pandangan orang lain. Alasan timbulnya perasaan cemas, takut, atau tegang ketika akan melakukan suatu aktivitas yang melibatkan banyak orang ialah karena khawatir terhadap ketidaksetujuan sosial pada diri sendiri. Istilah FOPO dicetuskan oleh Michael Gervais, PhD - seorang psikolog sekaligus penulis, yang memiliki pandangan bahwa rasa ketakutan ini merupa...

Hasty Generalization: Kesalahan Berpikir yang Sering Kita Lakukan

Image by: Grammarly.com Pernahkah Puan langsung bilang "Semua produk merek ini jelek," cuma gara-gara beli satu barang yang rusak? Atau mungkin Puan pernah denger temen cerita, "Nggak usah ke resto itu deh, pelayanannya buruk banget!" Padahal dia cuma sekali ke sana? Nah, ini dia yang namanya hasty generalization atau kesimpulan terburu-buru. Apa Sih Hasty Generalization Itu? Menurut Detik.com , Hasty Generalization adalah kekeliruan yang terjadi ketika seseorang menarik kesimpulan yang luas berdasarkan bukti yang tidak mampu atau tidak cukup. Dengan kata lain, kesimpulan tentang suatu hal terlalu terburu-buru diambil dan hanya didukung beberapa atau tidak cukup bukti yang jelas. Jadi, Hasty generalization adalah kesalahan logika yang terjadi ketika Puan mengambil kesimpulan umum dari sampel yang terlalu kecil atau tidak cukup mewakili. Bayangin gini, Puan cuma ketemu dua kucing yang galak, terus langsung bilang, "semua kucing itu galak!" Padahal di lu...