Langsung ke konten utama

Intentional Pause: Berhenti Sejenak Bukan Berarti Menyerah

  Sumber: pexels.com Halo, Puan! Puan pernah gak sih merasa harus selalu produktif? Baru selesai satu target, Puan udah langsung memikirkan target berikutnya. Apalagi kalau Puan lihat pencapaian orang lain di media sosial, rasanya jadi pengen ikut lari lebih cepat biar gak ketinggalan. Bahkan ketika sedang beristirahat pun, bisa muncul perasaan bersalah karena merasa gak cukup produktif. Tanpa sadar, Puan telah hidup dalam ritme yang menuntut semuanya serba cepat, cepat sukses, cepat berkembang, cepat mengambil keputusan, dan cepat mencapai tujuan. Padahal, sometimes, the most productive thing you can do is simply pause. Di tengah kehidupan yang serba cepat ini, mengambil jeda secara sadar atau intentional pause bisa menjadi cara untuk refleksi dan kembali terhubung dengan diri sendiri. Bukan sekadar berhenti dari kesibukan, tapi memberi ruang untuk berpikir, merefleksikan keadaan, dan menentukan step atau goals berikutnya dengan lebih bijak. Intentional pause dapat membantu Puan...

Ulang Tahun ke-7, Wahyoo Dukung Kuliner Indonesia dengan Kampanye Sosial #DKIMaju di Aplikasi Campaign #ForABetterWorld

Peter Shearer dan Pemilik Warung

Jakarta, 12 Agustus 2024 – Wahyoo, perusahaan rintisan penyedia solusi bagi UMKM food & beverage (F&B), merayakan ulang tahun ke-7 dengan mendukung 17 UMKM di Jakarta melalui kampanye sosial di aplikasi Campaign #ForABetterWorld. Kampanye tersebut bertajuk #DKIMaju yang merupakan kepanjangan dari Dukung Kuliner Indonesia Maju. Kampanye ini bertujuan membuka donasi untuk menyelenggarakan pelatihan digital marketing bagi pemilik warung dan restoran, serta membantu mereka memanfaatkan potensi digital untuk mengembangkan usaha. Pasalnya, dalam forum G20 di Bali tahun 2022, tercatat bahwa 68% UMKM belum memanfaatkan ruang digital untuk meningkatkan ekonomi mereka.

“Perayaan ulang tahun kali ini tuh beda. Sebagai anak muda yang mengikuti perkembangan zaman, kami memaksimalkan digitalisasi. Ini bukan sekadar kampanye biasa; selain memberi manfaat bagi UMKM yang mengorganisir kampanye #DKIMaju, kampanye ini juga mengajak masyarakat untuk bareng-bareng memperbaiki Jakarta. Sebenernya kan banyak keresahan di benak anak muda tentang Jakarta. Nah, kampanye ini hadir sebagai wadah untuk memperbaiki kota kita. Kami percaya, langkah kecil yang dilakukan bersama akan berdampak besar,” ujar Peter Shearer, CEO Wahyoo Group.

Peter Shearer sebagai CEO Wahyoo Group

Sebagai bagian dari kampanye ini, 17 UMKM yang menerima manfaat donasi juga diberdayakan untuk mengorganisir kampanye #DKIMaju dengan tujuan meningkatkan kesadaran berbagai isu sosial di Jakarta, mulai dari permasalahan lingkungan, tata kota, budaya, hingga pengembangan SDM. Untuk itu, aksi kampanye dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Para pendukung diajak melakukan empat aksi dengan mengunggah:

1. Foto tanpa sedotan/ tanpa plastik atau berfoto dengan tanaman hijau di area UMKM.

2. Foto di tempat makan UMKM yang rapi dan bersih/area parkiran yang rapi/screen capture layanan online delivery.

3. Foto dengan makanan sehat/ anak sedang makan makanan sehat atau minum susu/foto bersama pemilik UMKM dengan gaya saranghaeyo.

4. Foto dengan pose ala pencak silat/ ala si pitung atau bisa juga foto makanan UMKM yang dibawa pulang sesuai budaya nyorog.

Peter Shearer dan Pemilik Warung

Rangkaian kampanye tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan isu sosial di Jakarta. Hal ini sangat berarti bagi para pegiat UMKM. Salah satunya Suparti, pemilik Warung Makan Ibu Suparti. Ia kerap merugi setiap tempat makannya kebanjiran. Perempuan yang sudah berjualan selama 13 tahun di Jakarta ini mengaku omzetnya bisa turun hingga 35% kala banjir melanda. “Setiap Jakarta hujan, udah pasti banjir. Sampah bikin mampet got dan saluran air sampe warung saya kemasukan air. Kalau sudah begitu ya mau nggak mau saya harus tutup warung lebih cepet, stok makanan jadi lebih sedikit, jadi omzetnya turun. Nah, kampanye ini jadi semacam harapan buat saya, supaya permasalahan tata kota dan banjir Jakarta bisa terselesaikan, sayapun bisa berjualan dengan tenang,” ujar Suparti.

Peter Shearer dan Pemilik Warung

Noriko Adhyanti, Sponsorship & Partnership Manager Campaign, menambahkan, kampanye digital dapat menjangkau lebih banyak orang. “Lewat aplikasi Campaign #ForABetterWorld, pendukung kampanye bisa melakukan aksi sederhana yang berdampak besar. Cara ikutannya juga mudah, cukup unduh aplikasi ini di App Store atau Google Play, cari kampanye #DKIMaju, lalu selesaikan 4 aksi dengan mengunggah foto. Setelah itu, aksi tersebut  otomatis terkonversi menjadi donasi,” jelas Noriko.

Tentang Campaign

Campaign adalah platform karya anak bangsa yang menghubungkan individu, komunitas, dan sponsor yang peduli tentang isu sosial. Campaign percaya bahwa setiap orang memiliki peran dan tanggung jawab untuk menjadikan dunia ini lebih baik. Informasi lebih lanjut mengenai Campaign dapat diakses melalui aplikasi Campaign #ForABetterWorld atau website www.campaign.com.

Tentang Wahyoo

Sejak tahun 2007, Wahyoo telah mendorong pertumbuhan puluhan ribu UMKM kuliner dalam mengembangkan usaha mereka. Dengan memanfaatkan pengalaman dan koneksinya, Wahyoo berkomitmen untuk memaksimalkan potensi para pengusaha UKM kuliner di Indonesia untuk terus berinovasi dan berkembang ke arah yang lebih maju.

Kontak media

Informasi lebih lanjut hubungi:

Gita Hermanda, Senior Public Relations Campaign

Phone: 0878 777 329 48

Email: gitahermanda@campaign.com

Komentar

Rubik Puan Popular

Raih Motivasi dan Kenikmatan Kerja: Mengatasi Rasa Jenuh dengan Tips-Tips Menarik!

Hey, Puan! Pernah nggak sih kamu merasa seperti waktu berjalan terlalu lambat saat melakukan pekerjaanmu? Yah, rasa bosan memang suatu hal yang bisa membuat kita bingung, apakah harus melanjutkannya atau berhenti saja. Tapi tahu nggak, terlalu memikirkannya justru bisa membuat pekerjaan kita nggak maksimal. Jangan khawatir, Puan! Rasanya jenuh saat bekerja itu wajar. Bayangkan aja, melakukan hal yang sama tiap harinya pasti bisa membuat rasa jenuh datang. Nah, biar Puan nggak bingung lagi menghadapi rasa jenuh yang kadang datang, simak deh tips-tips menarik berikut ini! Yuk, kita mulai dengan langkah awal untuk mengatasi rasa jenuh saat bekerja: 1. Ingat tujuan awalmu saat memulai pekerjaan ini Ketika Puan mengingat kembali tujuan awal yang mendorongmu memulai pekerjaan ini, ada kemungkinan besar semangat dan motivasi akan kembali menggelora. Hal ini pastinya akan mengurangi rasa jenuh saat Puan menjalankan tugas-tugasmu. 2. Berikan waktu untuk dirimu sendiri, coba ambil cuti liburan! ...

Mindfulness 101: Finding Your Focus in a World Full of Distractions

  sumber: magnific.com Puan pernah ngalamin nggak, lagi ngerjain tugas, terus ada satu notifikasi masuk, kemudian cek notifnya, balas satu chat, eh lanjut buka TikTok dan akhirnya lupa kalau tadi sebenarnya Puan lagi ngapain? Di tengah dunia yang full of distractions ini, perhatian kita rasanya gampang banget berpindah dari satu hal ke hal lainnya. Belum selesai satu informasi, sudah muncul informasi baru. Belum selesai proses berita satu, sudah ada berita lainnya. Tanpa sadar, kita bisa menghabiskan banyak waktu dengan gadget tanpa benar-benar sadar sedang melakukan apa. Di sinilah mindfulness bisa menjadi salah satu cara untuk membantu Puan lebih sadar terhadap bagaimana Puan menggunakan teknologi dan ke mana perhatian Puan pergi. Mindfulness Itu Apa, Sih? Mindfulness secara sederhana adalah kemampuan untuk menyadari dan benar-benar hadir terhadap apa yang sedang kita lakukan saat ini, tanpa langsung menghakimi pikiran atau perasaan yang muncul. Menurut Meegasdeniya dan Dulnath (...

Fenomena Doom Scrolling, Kebiasaan yang Bikin Burn Out

  " Scroll bentar deh.." Terus tanpa sadar mata mulai berat, tangan pegal, dan lupa waktu sendiri. Pernah ngalamin hal serupa? Kalau iya, berarti Puan lagi ngalamin yang namanya doom scrolling . Doom scrolling itu kalau Puan terus-terusan mengonsumsi informasi, terutama berita negatif yang ada pada sosial media. Menurut Cambdrige Dictionary , kata "Doomscr oll" mengacu kepada tindakan  terlalu sering menatap layar  untuk membaca berita buruk atau kurang  berbobot.  Nah, dari sini mungkin banyak Puan yang jadi ngerti apa itu doom scrolling , istilah yang belakangan sering muncul di internet. Kalau kita teliti, lagi  penyebabnya nggak bakalan lepas dari ketergantungan kita  pada handphone .  Hampir setiap hari kita menerima banyak pesan notifikasi. Terlepas  isinya penting atau tidak terlalu penting secara refleks pasti kita cek kalau dibiarkan menimbulkan rasa cemas atau anxiety,   seakan ada hal tertinggal jika kita tidak membuka lay...

Emotional Agility: Cara Bijak Mengelola Emosi

Sumber:  aventislearning.com Puan, bagaimana kalau emosi bukan musuh yang harus dihindari, melainkan sahabat yang bisa memandu kita untuk mengambil keputusan yang lebih bijak? Setiap hari Puan berhadapan dengan emosi yang beragam: senang, cemas, marah, kecewa, sampai rasa tidak berdaya. Sering kali, Puan diajarkan untuk menekan emosi tertentu dan menampilkan emosi lain agar terlihat “baik-baik saja”. Masalahnya, cara ini justru membuat jadi makin lelah. Emosi jadi menumpuk dan akhirnya meledak. Di sisi lain, ada juga yang membiarkan emosi menguasai dirinya. Sedikit kritik bisa membuat patah semangat, atau kegagalan kecil terasa seperti bencana yang besar. Padahal, emosi bukan musuh yang harus dihindari maupun hal yang harus ditaati. Yang kita butuhkan bukan “ positivity berlebihan ”, melainkan keterampilan untuk merespons emosi secara sehat dan fleksibel. Keterampilan inilah yang disebut emotional agility . Apa Itu Emotional Agility? Konsep ini diperkenalkan oleh psikolog Susan Dav...

Membuka Kembali Memori Melalui Pameran ACE 5.0: INNER CHILD

  Masa kecil sering kali menjadi sumber kepolosan, kekreatifan, dan keajaiban yang mungkin telah kita lupakan di tengah kesibukan dan tekanan kehidupan dewasa. Namun, di tengah gemuruh kota metropolitan, ada suatu perayaan yang mengundang kita untuk merenungkan kembali sisi kecil yang mungkin telah kita lupakan: ACE 5.0: INNER CHILD . Pameran seni tidak selalu hanya tentang memamerkan karya, tetapi juga tentang membuka pintu menuju introspeksi dan penemuan diri. Di tengah sorotan pameran kreatif yang diselenggarakan oleh Klub LSPR Advertising Society , ACE 5.0: INNER CHILD, pengunjung diajak untuk membenamkan diri dalam dunia kepolosan dan kekreatifan masa kecil. Setiap tahun, Klub LSPR Advertising Society menggelar Advertising Creative Exhibition (ACE) , sebuah pameran seni yang memamerkan karya-karya kreatif dari para anggotanya. Setelah suksesnya ACE sebelumnya yang mengangkat tema 'Gender Equality' dengan tajuk SETARA “Setingkat dan Sederajat”, kini ACE kembali hadir dalam ...