Langsung ke konten utama

Friendship Break-Up: Putus dalam Hubungan Pertemanan!

Puan pasti sering denger atau ngalamin yang namanya putus cinta. Perihal putus cinta biasanya berkaitan dengan pasangan atau pacar, tapi pernah nggak sih Puan ngalamin atau tahu kalau hubungan pertemanan juga bisa kandas? Hal ini diberi istilah “Friendship Break Up” .  Gimana Sih Hubungan Pertemanan Itu? Sama kayak pasangan dan keluarga,  percaya nggak sih kalau hubungan pertemanan juga membawa sisi emosional?  Kita bisa berkembang di lingkungan tertentu karena pengaruh dari orang-orang yang ada disekitar termasuk teman.  Menurut Kaitlyn Flannery salah satu profesor psikologi dari State University of New York College, sebagai makhluk sosial kita menginginkan validasi selain dari lingkungan rumah yang berasal dari  individu lain yang seumuran dengan diri kita, makanya hubungan pertemanan bisa  menjadi sumber dukungan sosial maupun emosional .  Kita menjalin hubungan persahabatan dengan teman pasti kita akan diajak untuk mengenali satu sama lain. Mulai d...

Buang Hal Yang Tak Berguna, Dengan Membuat To Don’t List!

Sepertinya Puan sudah biasa gak sih membuat to do list? Menuliskan list apa yang harus Puan lakukan setiap harinya, agar lebih terstruktur dan rapih. Namun, apakah Puan pernah berpikir untuk membuat to don’t list?


Membuat to don’t list akan membantu Puan untuk menjalani hidup menjadi baik dan tidak merasa berat, karena Puan akan menyadari mana kegiatan yang lebih produktif ataupun tidak dan lebih meningkatkan tanggung jawab serta mengesampingkan hal yang membuang waktu.


Gimana kalau mulai hari ini kamu membuat to don’t list?

Dalam membuat to dont list Puan bisa memasukan 5 list di bawah ini ke dalamnya, agar Puan dapat membatasi diri dari hal yang tidak perlu Puan lakukan, yuk simak!


1. Membandingkan diri dengan orang lain

Sebaiknya Puan fokus dengan apa yang dilakukan saat ini. Dengan tetap fokus pada suatu hal dimiliki sekarang, akan meningkatkan kreatifitas dan aktivitas Puan, dibandingkan membuang waktu membandingkan diri dengan orang lain.


2. Menunda tugas dan pekerjaan

Segera kerjakan tugas dan hindari untuk menundanya ya, Puan. Semakin menunda hal tersebut, Puan akan kewalahan bila muncuk tugas/pekerjaan baru lainnya.


3. Menghabiskan waktu hanya dengan smartphone-mu

Kondisi saat ini memang membuat kita tidak lepas dari handphone, tapi jangan sampai Puan terlena hanya menghabiskan waktu dengan menatap layar handphone dan tidak berinteraksi dengan orang rumah atau melewatkan kegiatan lainnya misalnya membaca buku, dan merapihkan kamar atau membuat do it yourself (DIY).


4. Begadang

Sebetulnya begadang itu tidak ada untungnya sama sekali lho, Puan. Matikanlah lampu serta laptop bila sudah memasuki jam tidur. Walaupun pekerjaan belum selesai Puan juga harus mengistirahatkan tubuh. Bila keseringan, nantinya Puan bisa sakit.


5. Emosian

Meluapkan emosi itu memang bagus Puan, tapi Puan juga harus melihat kondisi ketika ingin meluapkannya. Kontrolah emosi dalam menghadapi masalah, ingatlah meledak-ledak tidak akan menyelesaikan masalah mu lho, Puan. Malah hal tersebut akan membuat tubuh tidak sehat.


Setelah membaca tulis diatas, apakah Puan mau membuat to don’t list? Bisa tambahkan list di atas dengan versi punya Puan ya, agar saat menjalani keseharian kamu tidak terasa berat. Menjadi produktif itu bagus, tapi jangan lupa bahagiakan dirimu juga ya!



Referensi:
https://kreativv.com/meningkatkan-produktivitas/?source=post_page-----9752f0178436--------------------------------


Author: Yuri Giantini

Editor: Dita Angelina


Komentar

Rubik Puan Popular

Tanpa Validasi Sana-Sini, 'Be of Service' Ternyata Kunci Pede yang Paling Slay!

Image by: Roxie Nafousi Pernah nggak sih, Puan ngerasa insecure gara-gara kelamaan scrolling TikTok? Lihat si A glow up maksimal, si B punya bisnis sendiri, sementara kita? Masih sibuk berantem sama jerawat atau pusing mikirin tugas kuliah yang nggak habis-habis. Rasanya pengen banget punya rasa pede buat tampil atau mulai sesuatu, tapi kok susah ya?  Baca juga: https://puanbisa.blogspot.com/2025/10/cara-membangun-kepercayaan-diri-untuk.html   Nah, kalau Puan terus-terusan fokus pada diri sendiri, ending -nya malah makin insecure karena manusia cenderung lebih mampu melihat kekurangannya sendiri dibanding kelebihannya. Menurut buku Confidence karya manifesting queen Roxie Nafousi, rahasia buat tampil pede itu justru adalah dengan mengalihkan fokus kita keluar, yaitu dengan membantu orang lain. Iya, Roxie bilang salah satu cara paling ampuh buat bangun rasa pede adalah dengan being of service alias jadi sosok yang bermanfaat buat orang lain. Kedengarannya berat ya, Puan? Pa...

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Friendship Break-Up: Putus dalam Hubungan Pertemanan!

Puan pasti sering denger atau ngalamin yang namanya putus cinta. Perihal putus cinta biasanya berkaitan dengan pasangan atau pacar, tapi pernah nggak sih Puan ngalamin atau tahu kalau hubungan pertemanan juga bisa kandas? Hal ini diberi istilah “Friendship Break Up” .  Gimana Sih Hubungan Pertemanan Itu? Sama kayak pasangan dan keluarga,  percaya nggak sih kalau hubungan pertemanan juga membawa sisi emosional?  Kita bisa berkembang di lingkungan tertentu karena pengaruh dari orang-orang yang ada disekitar termasuk teman.  Menurut Kaitlyn Flannery salah satu profesor psikologi dari State University of New York College, sebagai makhluk sosial kita menginginkan validasi selain dari lingkungan rumah yang berasal dari  individu lain yang seumuran dengan diri kita, makanya hubungan pertemanan bisa  menjadi sumber dukungan sosial maupun emosional .  Kita menjalin hubungan persahabatan dengan teman pasti kita akan diajak untuk mengenali satu sama lain. Mulai d...

Backhanded Compliment: Pujian Palsu Menusuk dari Belakang

  Ilustrasi oleh brightside.me Siapa sih di sini yang tidak senang kalau mendapatkan pujian dari orang-orang sekitarnya atau mungkin orang terdekat mereka? Tentu sudah pasti senang, dong. Namun, pernah nggak sih, Puan mendengar kalimat pujian yang ternyata bukanlah kalimat pujian alias merupakan sindiran yang dikemas dalam bahasa halus? Nah, hal ini disebut pula sebagai backhanded compliment. Apa itu Backhanded Compliment? Backhanded compliment merupakan kalimat yang awalnya adalah mengangkat, tetapi ujungnya membanting. Tujuan dari pujian palsu ini adalah untuk menyindir dengan cara yang halus. Biasanya, mereka yang terkena backhanded compliment tidak selalu merasakan adanya siratan sindiran pada pujian halus ini. Mengapa begitu? hal ini dikarenakan backhanded compliment atau ‘ateisme’ ini memiliki perbedaan dengan sarkasme, dimana umumnya sarkasme bentuk menyindir yang kasar. Nah, kira-kira seperti apakah kalimat backhanded compliment ini? “Selamat, ya! Enggak nyangka kamu bak...

Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan!

Kenapa Sih Penting untuk Percaya Diri? Self development atau pengembangan diri adalah proses sadar untuk terus memperbaiki diri, baik dari segi cara berpikir, kebiasaan, maupun keahlian. Salah satu aspek terpenting dalam pengembangan diri adalah percaya diri. Tanpa kepercayaan diri, semua potensi yang Puan miliki bisa “terkunci”. Padahal, percaya diri bukan bawaan lahir, tapi ia bisa dilatih lewat pengalaman dan pola pikir yang tepat. Menurut penelitian dari American Psychological Association (APA), orang yang memiliki self-confidence tinggi lebih mudah mengambil keputusan, berani mencoba hal baru, dan punya tingkat stres lebih rendah. Kenapa Perempuan Muda Masih Sering Ragu? Puan, nggak sedikit perempuan muda yang merasa “nggak cukup baik”. Apalagi di era media sosial, di mana kita sering membandingkan diri dengan orang lain. Fenomena ini dikenal sebagai “comparison trap” dan sering jadi penghalang utama kepercayaan diri. Kabar baiknya, dengan growth mindset, rasa ragu itu bisa beru...