Langsung ke konten utama

I'm Not Mad at You, I'm Just in Pain.

sumber: pexels.com Kebanyakan dari Puan pasti pernah ngalamin saat lagi menstruasi: perut kram, pinggang pegal, dan rasanya ingin rebahan aja gitu seharian. Belum lagi dengan emosi yang tidak stabil, hal sekecil apapun pasti bisa berpotensi bikin Puan sebal, padahal biasanya Puan bisa lebih santai menghadapi hal yang sama. Kadang, Puan sendiri juga pasti bingung kan kenapa jadi lebih sensitif dari biasanya. Susah fokus ngerjain tugas karena sakit, diajak ngobrol rasanya nggak punya energi, atau tiba-tiba ingin nangis tanpa tahu harus menjelaskan apa. Di tengah rasa nggak nyaman itu, Puan mungkin jadi bertanya-tanya, “Kenapa rasanya jadi sedih banget ya? Kok jadi gampang banget emosi?” Padahal, ada kalanya tubuh Puan memang sedang menghadapi banyak perubahan. Rasa sakit, perubahan suasana hati, dan kondisi emosional bisa datang berbarengan; apalagi saat sedang menstruasi. And why is that? It's Not Just About the Cramps Selama menstruasi, rasanya bukan cuma perut yang ikut merasakan ...

Buang Hal Yang Tak Berguna, Dengan Membuat To Don’t List!

Sepertinya Puan sudah biasa gak sih membuat to do list? Menuliskan list apa yang harus Puan lakukan setiap harinya, agar lebih terstruktur dan rapih. Namun, apakah Puan pernah berpikir untuk membuat to don’t list?


Membuat to don’t list akan membantu Puan untuk menjalani hidup menjadi baik dan tidak merasa berat, karena Puan akan menyadari mana kegiatan yang lebih produktif ataupun tidak dan lebih meningkatkan tanggung jawab serta mengesampingkan hal yang membuang waktu.


Gimana kalau mulai hari ini kamu membuat to don’t list?

Dalam membuat to dont list Puan bisa memasukan 5 list di bawah ini ke dalamnya, agar Puan dapat membatasi diri dari hal yang tidak perlu Puan lakukan, yuk simak!


1. Membandingkan diri dengan orang lain

Sebaiknya Puan fokus dengan apa yang dilakukan saat ini. Dengan tetap fokus pada suatu hal dimiliki sekarang, akan meningkatkan kreatifitas dan aktivitas Puan, dibandingkan membuang waktu membandingkan diri dengan orang lain.


2. Menunda tugas dan pekerjaan

Segera kerjakan tugas dan hindari untuk menundanya ya, Puan. Semakin menunda hal tersebut, Puan akan kewalahan bila muncuk tugas/pekerjaan baru lainnya.


3. Menghabiskan waktu hanya dengan smartphone-mu

Kondisi saat ini memang membuat kita tidak lepas dari handphone, tapi jangan sampai Puan terlena hanya menghabiskan waktu dengan menatap layar handphone dan tidak berinteraksi dengan orang rumah atau melewatkan kegiatan lainnya misalnya membaca buku, dan merapihkan kamar atau membuat do it yourself (DIY).


4. Begadang

Sebetulnya begadang itu tidak ada untungnya sama sekali lho, Puan. Matikanlah lampu serta laptop bila sudah memasuki jam tidur. Walaupun pekerjaan belum selesai Puan juga harus mengistirahatkan tubuh. Bila keseringan, nantinya Puan bisa sakit.


5. Emosian

Meluapkan emosi itu memang bagus Puan, tapi Puan juga harus melihat kondisi ketika ingin meluapkannya. Kontrolah emosi dalam menghadapi masalah, ingatlah meledak-ledak tidak akan menyelesaikan masalah mu lho, Puan. Malah hal tersebut akan membuat tubuh tidak sehat.


Setelah membaca tulis diatas, apakah Puan mau membuat to don’t list? Bisa tambahkan list di atas dengan versi punya Puan ya, agar saat menjalani keseharian kamu tidak terasa berat. Menjadi produktif itu bagus, tapi jangan lupa bahagiakan dirimu juga ya!



Referensi:
https://kreativv.com/meningkatkan-produktivitas/?source=post_page-----9752f0178436--------------------------------


Author: Yuri Giantini

Editor: Dita Angelina


Komentar

Rubik Puan Popular

Puan Bisa Festival 2026 : Dorong Perempuan Muda Meninjau Keputusan Hidup Berdasar Integritas Diri

  Sumber: Dokumentasi Puan Bisa Festival 2026 Jakarta, 15 Oktober 2026  Di tengah dinamika dunia kerja dan persaingan dalam proses pencarian kerja, perempuan muda kerap menghadapi tekanan untuk terus meningkatkan kemampuan, mencapai standar kesuksesan tertentu, dan menentukan arah karir sejak dini. Kondisi ini dapat menimbulkan kebingungan dalam mengenali potensi diri serta menentukan langkah yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing. Menanggapi tantangan tersebut, Puan Bisa menghadirkan Webinar Career dalam rangkaian Puan Bisa Festival 2026 untuk mengajak perempuan muda mengenali potensi diri dan menyusun arah karir secara lebih terarah. Puan Bisa merupakan komunitas non-profit yang didirikan pada 1 Oktober 2020 dan berdedikasi untuk meningkatkan kesadaran perempuan muda Indonesia dalam mengembangkan kemampuan dan kecintaan terhadap diri sendiri melalui konten edukatif, Instagram Live, webinar, serta berbagai program pengembangan diri lainnya. Melalui kolaborasi,...

Intip antusiasme Para Puan Dalam Meninjau Keputusan Hidupnya di Puan Bisa Festival 2026!

Sumber: Dokumentasi Puan Bisa Festival 2026 J akarta, 13 Oktober 2026. Perempuan muda saat ini dihadapkan pada berbagai peluang sekaligus tekanan untuk sukses secara profesional, mandiri secara finansial, dan memenuhi ekspektasi sosial. Tekanan ini juga tercermin dalam dunia kerja; laporan McKinsey & Company dan LeanIn.Org (2025) mencatat sekitar 60% perempuan di level kepemimpinan melaporkan mengalami burnout secara konsisten. Di tengah berbagai tuntutan tersebut, proses menentukan arah hidup, mulai dari pendidikan dan karier hingga pembentukan identitas diri, dapat menjadi tantangan tersendiri. Menjawab tantangan ini, Puan Bisa Festival 2026 mengusung tema “Brave to Step Back: RISE”, yang mengajak perempuan muda untuk mengambil jeda, merefleksikan pilihan, dan menentukan arah hidup secara lebih sadar melalui pendekatan Self-Determination Theory (SDT). Diselenggarakan secara luring pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia, Puan Bisa Festival 202...

Fenomena Doom Scrolling, Kebiasaan yang Bikin Burn Out

  " Scroll bentar deh.." Terus tanpa sadar mata mulai berat, tangan pegal, dan lupa waktu sendiri. Pernah ngalamin hal serupa? Kalau iya, berarti Puan lagi ngalamin yang namanya doom scrolling . Doom scrolling itu kalau Puan terus-terusan mengonsumsi informasi, terutama berita negatif yang ada pada sosial media. Menurut Cambdrige Dictionary , kata "Doomscr oll" mengacu kepada tindakan  terlalu sering menatap layar  untuk membaca berita buruk atau kurang  berbobot.  Nah, dari sini mungkin banyak Puan yang jadi ngerti apa itu doom scrolling , istilah yang belakangan sering muncul di internet. Kalau kita teliti, lagi  penyebabnya nggak bakalan lepas dari ketergantungan kita  pada handphone .  Hampir setiap hari kita menerima banyak pesan notifikasi. Terlepas  isinya penting atau tidak terlalu penting secara refleks pasti kita cek kalau dibiarkan menimbulkan rasa cemas atau anxiety,   seakan ada hal tertinggal jika kita tidak membuka lay...

Intentional Pause: Berhenti Sejenak Bukan Berarti Menyerah

  Sumber: pexels.com Halo, Puan! Puan pernah gak sih merasa harus selalu produktif? Baru selesai satu target, Puan udah langsung memikirkan target berikutnya. Apalagi kalau Puan lihat pencapaian orang lain di media sosial, rasanya jadi pengen ikut lari lebih cepat biar gak ketinggalan. Bahkan ketika sedang beristirahat pun, bisa muncul perasaan bersalah karena merasa gak cukup produktif. Tanpa sadar, Puan telah hidup dalam ritme yang menuntut semuanya serba cepat, cepat sukses, cepat berkembang, cepat mengambil keputusan, dan cepat mencapai tujuan. Padahal, sometimes, the most productive thing you can do is simply pause. Di tengah kehidupan yang serba cepat ini, mengambil jeda secara sadar atau intentional pause bisa menjadi cara untuk refleksi dan kembali terhubung dengan diri sendiri. Bukan sekadar berhenti dari kesibukan, tapi memberi ruang untuk berpikir, merefleksikan keadaan, dan menentukan step atau goals berikutnya dengan lebih bijak. Intentional pause dapat membantu Puan...

Pura-pura Bahagia itu Bahaya, Kenali Dampaknya!

  Sumber: BeautyJournal.id Pernahkah Puan mendengar istilah " fake it until you make it "? Banyak orang melakukan ini dengan harapan meyakinkan diri dengan mengatakan kalimat afirmasi seperti kamu bahagia, beban yang kamu hadapi kecil, kamu bisa, dan kamu tidak akan sedih akan membuat diri kita merasa lebih baik. Namun, apakah benar? Konsep " fake it until you make it " sama dengan konsep pura-pura bahagia. Terlebih di zaman yang serba digital ini, sikap pura-pura bahagia semakin mudah untuk dilakukan. Contohnya seperti saat kita mengirimkan pesan seringkali kita menggunakan emoji senyum, padahal kita tidak benar-benar tersenyum dan bahagia, bisa jadi kita sedang dalam mood  yang buruk. Dampak dari Berpura-pura Bahagia Puan, berpura-pura bahagia tidak selamanya bisa dilakukan, dengan berpura-pura baik-baik saja tidak akan menjadikan kita benar-benar kuat, sebaliknya hal tersebut akan menghisap energi kita hingga lenyap jika diteruskan. Oleh karena itu, yuk simak dam...