Langsung ke konten utama

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Menerapkan Stoicism dalam Bermedia Sosial: Mau Upload Sesuatu tapi Malu? Tenang, Orang-Orang Nggak Se-Peduli Itu Kok!



Image by www.socialmediae.com


        Pernah nggak sih, Puan merasa ragu untuk posting sesuatu di media sosial? Misalnya, takut dibilang nggak produktif atau dianggap nggak ada kerjaan. Banyak sekali orang yang saat ini sedang sibuk membangun personal branding di Instagram, LinkedIn, atau media sosial lainnya. Mulai dari upload berbagai pencapaian, pengalaman di organisasi, hingga kegiatan volunteer yang kelihatannya asik dan keren banget. Nggak sedikit juga yang update hal-hal tersebut bahkan di akun kedua atau second account mereka.

        Nggak ada yang salah dengan hal itu. Namun, di sisi lain, banyak juga yang akhirnya jadi minder. "Duh, kalau gue cuma upload foto kopi doang, kelihatan nggak produktif banget, nggak, sih?" atau "Mau post selfie aja kok jadi mikir-mikir, takut dikira nggak ada kerjaan."

Pernah merasa begitu? Yuk, baca artikel ini sampai selesai!

Pahami Fungsi Media Sosial yang Berbeda-beda

        Media sosial memang memiliki banyak fungsi. Ada yang menjadikannya sebagai tempat berbagi informasi, ada yang menggunakannya sebagai platform untuk bekerja, berekspresi, atau sekadar mengabadikan momen berharga. Artinya, media sosial memiliki peran dan fungsi yang bisa saja berbeda-beda bagi tiap individu. Jadi, nggak ada aturan baku yang mengharuskan Puan untuk terus-menerus posting hal-hal produktif atau inspiratif.

Mau upload pencapaian? Silakan.

Mau upload foto anabul? Boleh banget.

Mau curhat random di story? Nggak ada yang melarang!

Intinya, kita bebas melakukan apa pun, selama hal-hal yang kita posting nggak merugikan orang lain.

"Tapi, Priska, Aku Takut Dibilang Nggak Produktif"

Santai aja, orang-orang nggak akan sepeduli itu kok!

        Satu di antara alasan mengapa banyak orang ragu untuk update di media sosial adalah karena takut dinilai kurang produktif. Tapi coba kamu pikirin lagi: "Emang orang lain bakal peduli banget sama postingan kita?" Jawabannya: "Nggak juga!" Kebanyakan orang cuma scrolling sebentar, kasih like kalau sempat, atau bahkan langsung skip aja. Mereka lebih sibuk mikirin hidup mereka sendiri daripada mikirin kita. Jadi, kalau Puan pengen upload sesuatu, kenapa harus takut?

Belajar Stoicism: Santai Aja, Fokus Sama Apa yang Bisa Kamu Kendalikan

     Nah, kalau puan masih suka overthinking, mungkin Puan bisa coba menerapkan Stoicism. Ini adalah filosofi yang mengajarkan kita untuk fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan dan cuek sama hal-hal yang nggak bisa kita kontrol. Dalam konteks bermedia sosial, artinya Puan harus bisa menerapkan prinsip di bawah ini:

1. Kita nggak bisa mengontrol opini orang lain, jadi untuk apa dipikirkan?

Mau kamu upload sebagus apa pun, pasti ada aja yang nggak suka atau punya opini sendiri. Jadi, daripada pusing mikirin itu, lebih baik upload aja sesuai keinginan sendiri.

2. Stop bandingin diri sendiri dengan orang lain

Ingat, yang kamu lihat di media sosial itu hanya highlight reel, bukan kehidupan mereka yang sebenarnya secara keseluruhan. Nggak semua orang mau update pas lagi struggling, jadi jangan langsung merasa "kurang" dibanding mereka.

3. Jangan terbawa arus, Jadilah Diri Sendiri

Saat ini, mungkin banyak orang yang sibuk banget untuk membuat personal branding, entah itu post pencapaian, atau upload segala hal yang kelihatannya keren. Tapi jangan sampai kamu ikut-ikutan cuma karena FOMO (Fear of Missing Out). Puan nggak perlu ikut-ikutan hanya karena tren yang lagi viral atau karena semua orang kelihatan sukses di media sosial. Jangan sampai kamu posting hal yang sebenarnya nggak dibutuhkan, hanya karena takut dianggap ketinggalan zaman atau nggak cukup "keren." Jadi, silakan posting apa pun dan tetaplah menjadi diri sendiri.

Gimana, Sampai Sini Udah Mulai Tenang?

Puan, media sosial itu tempat untuk kita having fun, bukan untuk bikin diri sendiri jadi stres. Kalau kamu mau post sesuatu, ya post aja. Jangan terlalu memikirkan omongan orang lain, karena pada akhirnya, mereka nggak akan peduli-peduli banget kok.

Jadi, mulai sekarang, berhenti ragu atau malu-malu!

Upload aja, ekspresikan diri kamu, dan ingat: hidup ini bukan untuk bikin semua orang suka sama kita, tapi buatlah kebahagiaan untuk diri kita sendiri!




REFERENSI:

Untuk Kamu yang Suka Insecure, Ini 7 Cara Menghadapi Rasa Takut Ketika Posting di Media Sosial!

Apa Itu Filosofi Stoicism? Ini Arti dan Penerapannya di Dunia Kerja

Menerapkan Stoikisme di Tengah Stres Kehidupan Modern: Temukan Ketenangan dalam Filosofi Kuno



Author & Editor : Sarah Ardelia

Komentar

Rubik Puan Popular

Tanpa Validasi Sana-Sini, 'Be of Service' Ternyata Kunci Pede yang Paling Slay!

Image by: Roxie Nafousi Pernah nggak sih, Puan ngerasa insecure gara-gara kelamaan scrolling TikTok? Lihat si A glow up maksimal, si B punya bisnis sendiri, sementara kita? Masih sibuk berantem sama jerawat atau pusing mikirin tugas kuliah yang nggak habis-habis. Rasanya pengen banget punya rasa pede buat tampil atau mulai sesuatu, tapi kok susah ya?  Baca juga: https://puanbisa.blogspot.com/2025/10/cara-membangun-kepercayaan-diri-untuk.html   Nah, kalau Puan terus-terusan fokus pada diri sendiri, ending -nya malah makin insecure karena manusia cenderung lebih mampu melihat kekurangannya sendiri dibanding kelebihannya. Menurut buku Confidence karya manifesting queen Roxie Nafousi, rahasia buat tampil pede itu justru adalah dengan mengalihkan fokus kita keluar, yaitu dengan membantu orang lain. Iya, Roxie bilang salah satu cara paling ampuh buat bangun rasa pede adalah dengan being of service alias jadi sosok yang bermanfaat buat orang lain. Kedengarannya berat ya, Puan? Pa...

Sering Blank Saat Presentasi? Yuk, Kenali Gangguan Stage Fright!

  Ilustrasi Seseorang yang mengalami stage fright. (i nfinumgrowth.com ) Pernah nggak, Puan udah nyiapin materi presentasi lengkap, tapi begitu berdiri di depan banyak orang, tiba-tiba pikiran mendadak blank? Jantung berdegup kencang kayak habis lari maraton, tangan berkeringat dingin, bahkan suara mendadak jadi cempreng atau gemetar. Kalau pernah, berarti Puan sedang mengalami apa yang disebut stage fright alias demam panggung. Tenang kok, Puan nggak sendirian. Bahkan artis papan atas atau pembicara profesional pun sering ngerasain. Bedanya, mereka udah tau cara "berdamai" dengan rasa gugup tersebut. Yuk, Priska bahas kenapa ini bisa terjadi dan gimana cara menaklukkannya! Baca juga: Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan! Secara ilmiah, demam panggung adalah respon alami tubuh yang disebut fight-or-flight . Otak Puan, khususnya bagian amigdala, mendeteksi "ancaman". Masalahnya, otak kadang nggak bisa membedakan antara ancaman dikejar h...

Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Tumbuh dan Berkembang, Puan!

Kenapa Sih Penting untuk Percaya Diri? Self development atau pengembangan diri adalah proses sadar untuk terus memperbaiki diri, baik dari segi cara berpikir, kebiasaan, maupun keahlian. Salah satu aspek terpenting dalam pengembangan diri adalah percaya diri. Tanpa kepercayaan diri, semua potensi yang Puan miliki bisa “terkunci”. Padahal, percaya diri bukan bawaan lahir, tapi ia bisa dilatih lewat pengalaman dan pola pikir yang tepat. Menurut penelitian dari American Psychological Association (APA), orang yang memiliki self-confidence tinggi lebih mudah mengambil keputusan, berani mencoba hal baru, dan punya tingkat stres lebih rendah. Kenapa Perempuan Muda Masih Sering Ragu? Puan, nggak sedikit perempuan muda yang merasa “nggak cukup baik”. Apalagi di era media sosial, di mana kita sering membandingkan diri dengan orang lain. Fenomena ini dikenal sebagai “comparison trap” dan sering jadi penghalang utama kepercayaan diri. Kabar baiknya, dengan growth mindset, rasa ragu itu bisa beru...

Hidup Tanpa FOPO: Rahasia Menjadi Lebih Percaya Diri

      Image by  pngtree.com Puan pernah enggak sih saat ketika sudah rapi lalu berdiri di depan cermin sambil bertanya ke diri sendiri, seperti “Penampilan aku udah OK belum ya?”, “Make up aku berlebihan enggak ya?”, atau “Aku kelihatan aneh enggak ya pakai baju ini?”. Pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul karena Puan khawatir dengan pandangan orang lain? Kalau iya, bisa saja Puan sedang mengalami FOPO atau Fear of Other People’s Opinions. Apa itu FOPO? Mengutip dari laman Harvard Business Review , Fear of Other People’s Opinions atau FOPO merupakan istilah yang mengarah pada perasaan cemas yang berlebihan terhadap pandangan orang lain. Alasan timbulnya perasaan cemas, takut, atau tegang ketika akan melakukan suatu aktivitas yang melibatkan banyak orang ialah karena khawatir terhadap ketidaksetujuan sosial pada diri sendiri. Istilah FOPO dicetuskan oleh Michael Gervais, PhD - seorang psikolog sekaligus penulis, yang memiliki pandangan bahwa rasa ketakutan ini merupa...

Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers

  Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers  Lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Jakarta, 7 Maret 2026 - Komunitas Ibu2Canggih kembali menghadirkan ruang inspiratif bagi para ibu. Kali ini, lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Bertempat di The Hub Sinar Mas Land, Kuningan, Jakarta Selatan, Ibu2Canggih menghadirkan berbagai aktivitas yang dikemas secara edukatif dan interaktif. Meski berlangsung di tengah puasa, para momfluencer sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Beberapa aktivitas adalah educative talkshow , menjelajahi berbagai booth corner , hingga berpartisipasi dalam aktivitas booth hunt . Mereka pun berkesempatan memenangkan berbagai hadiah melalui ses...