Langsung ke konten utama

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Afirmasi, mantra positif untuk capai versi terbaik diri sendiri


Image by: Rumah Sakit Jiwa Aceh

Puan, apa rasanya dipuji oleh orang lain? Pasti rasanya senang dan bikin mood bagus seharian. Nah, hubungannya apa sama afirmasi? Afirmasi adalah kata-kata positif seperti pujian yang kita ucapkan kepada diri sendiri, dengan tujuan meningkatkan percaya diri, membentuk pola pikir positif dan menyingkirkan pikiran negatif.

Disampaikan oleh Catherine Moore, psikolog dari Positive Psychology, afirmasi positif adalah pernyataan positif yang digunakan untuk menyingkirkan pikiran negatif. Pernyataan ini ditanamkan oleh diri sendiri kepada diri sendiri.

Manfaat afirmasi positif

1.      Meningkatkan percaya diri

Afirmasi positif dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri yang mungkin sempat menurun.

2.      Mengurangi pikiran negatif

Jika afirmasi dilakukan secara konsisten, Puan menanamkan keyakinan positif terhadap diri sendiri. Akibatnya, pikiran negatif akan semakin berkurang.

3.      Meningkatkan optimisme

Dengan mengucapkan afirmasi positif berulang-ulang, kita bisa meningkatkan sikap optimisme. Sikap optimis memungkinkan Puan untuk lebih baik menghadapi tantangan dan mempertahankan semangat saat menghadapi perubahan atau kesulitan.

4.      Menyehatkan fisik

Pikiran negatif sering menjadi penyebab timbul masalah kesehatan. Sebaliknya, pikiran yang positif bisa membuat kesehatan fisik menjadi lebih baik. Pikiran positif dapat mengurangi stres yang sering menjadi pemicu masalah kesehatan fisik. Dengan begitu, Puan lebih termotivasi untuk memilih pola hidup sehat, seperti berolahraga atau makan makanan bergizi, yang berdampak langsung pada kebugaran tubuh.

Lalu, bagaimana cara untuk melakukan afirmasi positif?

Agar lebih efektif, afirmasi positif perlu dilakukan secara konsisisten setiap hari, waktunya bisa dilakukan pagi sebelum memulai aktivitas atau malam hari sebelum istirahat.

Puan juga bisa menuliskan afirmasi positif dan meletakkannya di beberapa lokasi yang bisa terlihat dengan jelas, seperti di kamar mandi, mobil, atau monitor komputer. Beberapa contoh afirmasi yang bisa puan lakukan setiap hari diantaranya:

-          Aku kuat dan berani menghadapi masalah

-          Aku mencintai diri sendiri

-          Aku bersyukur masih ada kesempatan untuk melakukan hal yang positif

-          Hidup itu indah dan setiap hari dipenuhi dengan kegembiraan

-          Aku percaya pada diriku sendiri dan mampu melakukannya

Saat mempraktekkan afirmasi positif, mulailah dengan mengambil nafas panjang, perlahan dan tenang. Usahakan perasaan negatif tidak mengalihkan konsentrasi Puan. Walaupun saat pertama kali melakukan afirmasi positif terasa aneh, hal ini akan berdampak positif untuk kesehatan fisik dan mental Puan.

Sekarang, sudah tahu kan manfaat dan bagaimana melakukan afirmasi positif? Caranya sangat mudah, tapi akan berdampak positif untuk Puan lho. Yuk, coba melakukan afirmasi positif mulai hari ini!


Referensi:

Aji, P. T., & Rizkasari, E. (2021). Efektifitas terapi afirmasi positif dan relaksasi terhadap penurunan tingkat stres pada siswa Sekolah Dasar. Jurnal Sinektik4(2), 196-208.

Klikdokter

Alodokter


Author & Editor: Cut Desyanti


Komentar

Rubik Puan Popular

Dua Peran, Satu Energi: Memahami ROLE STRAIN pada Mahasiswa Profesional

Image by: Marketivate “You can do anything, but not everything” - David Allen Puan pernah nggak sih merasa seperti hidup dalam dua mode aktif sekaligus? Siang sampai sore harus mode profesional dan dituntut untuk akademik, malam mode ambis yang harus nyelesaiin semua deadline kerjaan.  Terkadang rasanya bukan soal capek secara fisik, melainkan malah kelelahan secara pikiran dan batin yang terus memikikirkan “mau ngejar apa sih di dunia ini?” “mau jadi siapa sih?” Inilah yang dinamakan role strain. Apa Itu Role Strain? Psikologi sosial menjelaskan bahwa kondisi ini dikenal sebagai role strain atau ketegangan peran. Istilah ini diperkenalkan oleh sosiolog Willian J. Goode (1960), yang menjelaskan bahwa setiap individu memiliki berbagai peran sosial, dan setiap peran membawa tuntutan yang bisa saling bertabrakan. Role strain terjadi ketika tuntutan dari satu peran melebihi kapasitas individu untuk memenuhinya, atau ketika dua peran berbeda menuntut energi pada waktu yang bersamaan....

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Selalu Menunda Pekerjaan? Hati-hati Prokrastinasi!

  Image by:  Psychological Science Tugas deadline besok tapi Puan malah scroll TikTok? Sudah tahu harus mulai mengerjakan proyek penting tapi malah bersih-bersih kamar dulu? Tenang, Puan tidak sendirian. Prokrastinasi adalah musuh bersama hampir semua orang. Apa Itu Prokrastinasi? Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau tugas yang seharusnya dikerjakan, meskipun Puan tahu akan ada konsekuensi negatifnya. Menurut Johns Hopkins University Academic Support (n.d.), semua orang pernah menunda tugas penting sesekali waktu. Masalah muncul ketika kita terus-menerus menunda dan tidak menyadari bahwa hal ini sudah menjadi kebiasaan buruk. Kenapa Puan Suka Menunda? Meskipun ada konsekuensi negatif jika tidak menyelesaikan suatu tugas, ada banyak alasan mengapa kita menunda-nunda, termasuk: Takut gagal atau tidak sempurna Puan menunda karena takut hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Daripada mengerjakan dan hasilnya mengecewakan, lebih baik tidak mulai sama sekali. Tugas...

Fashion Designer Bukan Sekedar Mendesain Baju, Yuk Ketahui Tanggung Jawab dari Profesi Ini!

  Source: Freepik Siapakah di antara Puan yang pecinta fashion ? Tentunya pakaian indah yang Puan kenakan nggak asal jadi, pastinya ada proses pembuatan dan campur tangan seorang fashion designer . Tahukah Puan seorang fashion designer bukan cuma mendesain aja, lho !  Banyak keahlian yang harus dimiliki seorang fashion designer demi menciptakan suatu pakaian. Fashion designer adalah seseorang yang menciptakan suatu pakaian dari nol . Seorang fashion designer biasanya mempunyai kreativitas dan daya imajinasi yang tinggi. Meskipun banyak yang bilang seorang fashion designer semata-mata hanya menciptakan “busana”, tetapi seiring berjalannya waktu seorang fashion designer akan berpengaruh terhadap dunia mode. Jadi, fashion designer adalah profesi yang sangat berpengaruh loh, Puan. Seorang fashion designer juga harus memiliki pengetahuan yang tinggi tentang sejarah fashion . Dengan begitu, seorang fashion designer bisa memahami fashion cycle dari waktu ke waktu. Namun, itu...