Langsung ke konten utama

Cara Mengelola Stres: Teknik Sederhana yang Bisa Membantu Saat Pikiran Penuh

image by freepik   Puan pernah merasa capek, tapi nggak tau kenapa? Ada momen ketika tubuh sebenarnya nggak terlalu lelah, tetapi pikiran terasa penuh dan sulit berhenti. Hal-hal kecil tiba-tiba terasa berat, dan malam yang seharusnya menjadi waktu istirahat justru dipenuhi overthinking . Dalam kondisi seperti ini, banyak orang merasa kewalahan tanpa benar-benar tau penyebabnya. Sering kali kita menganggap stres sebagai sesuatu yang harus dihilangkan. Padahal, stres adalah respon alami tubuh. Ketika Puan berada di bawah tekanan, tubuh melepaskan hormon seperti Kortisol ( stress hormone ) yang meningkatkan kewaspadaan. Masalahnya, dalam kehidupan sehari-hari, “ancaman” sering kali berasal dari pikiran sendiri—bukan situasi nyata—sehingga tubuh terus berada dalam keadaan siaga. Teknik Sederhana untuk Mengelola Stres Berbagai teknik seperti pernapasan, olahraga, dan meditasi sebenarnya memiliki dasar ilmiah yang kuat. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada cara kita menerapkanny...

Ikigai: Menemukan “Alasan untuk Bangun Pagi” dan Menjalani Hidup dengan Penuh Makna

Sumber: Website DKJN

Puan, pernahkah terpikir bahwa hidup akan terasa lebih bermakna jika setiap hari kita bangun bukan hanya untuk rutinitas, melainkan karena memiliki alasan yang membuat kita bersemangat? 

Itulah yang disebut ikigai, sebuah filosofi hidup dari Jepang yang berarti ‘alasan untuk hidup’.


Ikigai mengajak kita menemukan titik temu antara apa yang kita cintai, kuasai, yang dibutuhkan dunia, dan yang bisa mendukung hidup kita. Kalau keempat hal ini ketemu, hidup nggak hanya berjalan, tetapi jadi lebih terarah dan bermakna.


Apa Itu Ikigai?


Secara sederhana, ikigai adalah pertemuan empat aspek penting dalam hidup:


  1. Apa yang kamu cintai (what you love)

  2. Apa yang kamu kuasai (what you’re good at)

  3. Apa yang dibutuhkan dunia (what the world needs)

  4. Apa yang bisa jadi sumber penghidupan (what you can be paid for)


Persimpangan dari empat elemen inilah yang jadi inti dari ikigai. Hal ini tidak hanya membuat hidup lebih terarah, tetapi juga memberi kepuasan batin terhadap diri kita sendiri.


Kenapa Ikigai Relevan untuk Kita?

Banyak sekali alasan mengapa Ikigai sangat relevan untuk kita khususnya gen z, berikut adalah beberapa alasan yang wajib Puan catat!


  1. Alasan untuk bangun pagi. Ikigai memberi semangat baru dalam keseharian. Kita jadi sadar ada hal-hal sederhana yang bikin hidup lebih berarti.

  2. Baik untuk kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang merasa hidupnya punya makna lebih jarang mengalami depresi, demensia, atau masalah kesehatan lain.

  3. Mengurangi rasa hampa dan FOMO. Di era media sosial ini, kita pasti mudah merasa tertinggal. Namun, Ikigai membantu kita untuk fokus terhadap hal kecil yang penuh makna, bukan sekadar perbandingan dengan orang lain.


Cara Menemukan Ikigai

Setelah kita tahu apa itu ikigai dan kenapa penting, sekarang saatnya Priska spill tips biar Puan bisa nemuin ikigai versi diri sendiri. Yuk siapin catatan, kita tulis bareng-bareng!


  1. Mulai dari refleksi kecil. Tanyakan pada diri sendiri “hal sederhana apa yang bikin hati Puan tenang?” Bisa sesederhana jalan pagi, merawat tanaman, skincare-an, atau secangkir kopi hangat. Catat hal-hal itu sebagai titik awal.

  2. Sambungkan passion dengan keahlian. Setelah tahu apa yang bikin hati tenang, coba gali lagi dengan pertanyaan “apa yang Puan suka dan kuasai?” Ketika keduanya ketemu, benih ikigai biasanya mulai terasa tumbuh.

  3. Pikirkan apa yang dibutuhkan dunia atau lingkungan sekitar. Lanjutkan dengan pertanyaan, “Apa yang bisa aku berikan untuk orang lain?” Jawabannya bisa lewat karya, cerita, atau kontribusi. Dari situ, Puan akan melihat bahwa ikigai bukan hanya soal diri sendiri, melainkan tentang berdampak untuk sekitar.

  4. Buat berkelanjutan. Kalau passion itu mau terus dijalani, pikirkan cara agar ia juga bisa mendukung finansial Puan. Nggak harus langsung besar, tapi cukup realistis dan bisa dijalani pelan-pelan.

  5. Latih rasa syukur. Jangan lupa, ikigai juga muncul dari menikmati hal-hal kecil, seperti senyum, obrolan ringan bersama teman, atau rutinitas sederhana yang bikin hati tenang.


Ilustrasi Ikigai dalam Kehidupan Sehari-hari

Supaya Puan lebih gampang memahami konsep ikigai, Priska mau kasih contoh narasi sederhana. Yuk, perhatikan cerita di bawah ini:


“Setiap pagi aku bikin teh hangat sambil baca buku. Dari momen kecil itu aku merasa tenang dan jadi lebih ‘dekat dengan diriku sendiri.’ Lama-lama aku mulai menulis cerita pendek tentang pengalaman ini di blog pribadi. Nggak disangka, banyak teman yang membaca dan ikut merasa terinspirasi. Dari situ aku sadar, menulis bukan hanya passion dan skill, melainkan juga cara untuk berbagi sekaligus membuka peluang baru bagiku, dan inilah ikigai-ku.”


Narasi ini nunjukin bahwa ikigai nggak selalu harus berupa pencapaian besar. Justru sering muncul dari hal-hal kecil yang konsisten kita jalani setiap hari.


Ikigai bukan teori rumit, melainkan cara hidup yang bikin hari-hari kita lebih bernilai. Jadi, yuk Puan mulai gali “alasan bangun pagi” versi diri sendiri. Mulailah dari hal sederhana, rawat dengan konsistensi, lalu bagikan untuk jadi inspirasi. Karena sering kali, hidup yang bermakna, lahir dari momen kecil yang kita cintai, kuasai, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Referensi:
Kanwil DJKN Suluttenggomalut. (2023). Ikigai: Filosofi hidup orang Jepang yang perlu ditiru. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Republik Indonesia.


Maudy Ayunda Booklist

Author & Editor: Sarah Ardelia

Komentar

Rubik Puan Popular

Siaran Pers From Visible to Stand Out: Cara bikin HR “Ngeh” sama Profilmu di Puan Bisa Learning Space

28 Maret 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Early Career Branding: Crafting Your CV & LinkedIn for Visibility and Opportunity ” yang mengundang Kak Maria Qibtiyah, Human Capital Consultant dari PT Bitama sebagai pembicara. Program ini berhasil menjangkau puluhan peserta dari seluruh Indonesia melalui Online Zoom . Puan Bisa juga menggaet komunitas Grow Bareng sebagai kolaborator. Learning Space ini menjadi cara meningkatkan kemampuan personal branding , khususnya dalam pembuatan CV dan optimalisasi LinkedIn agar dapat membantu mahasiswa maupun pekerja muda untuk siap bekerja. Learning Space dihadirkan sebagai respons dari kebutuhan untuk meningkatkan personal branding di kalangan mahasiswa dan pekerja muda. Sebanyak 50 perempuan muda menerima dampak acara ini dan memberikan banyak feedback positif “ Dampak yang saya rasakan adalah dengan lebih mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, yang memungkinkan peningkatan kualitas hidup ”,  ucap Ka...

Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers

  Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments Hadirkan Inspirasi dan Kebersamaan Bersama 100 Momfluencers  Lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Jakarta, 7 Maret 2026 - Komunitas Ibu2Canggih kembali menghadirkan ruang inspiratif bagi para ibu. Kali ini, lebih dari 100 momfluencer merayakan kebersamaan dalam suasana Ramadan yang hangat melalui acara bertajuk “Ibu2Canggih Moms Gathering Ramadan Moments”, Sabtu (7/3). Bertempat di The Hub Sinar Mas Land, Kuningan, Jakarta Selatan, Ibu2Canggih menghadirkan berbagai aktivitas yang dikemas secara edukatif dan interaktif. Meski berlangsung di tengah puasa, para momfluencer sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Beberapa aktivitas adalah educative talkshow , menjelajahi berbagai booth corner , hingga berpartisipasi dalam aktivitas booth hunt . Mereka pun berkesempatan memenangkan berbagai hadiah melalui ses...

Cara Mengelola Stres: Teknik Sederhana yang Bisa Membantu Saat Pikiran Penuh

image by freepik   Puan pernah merasa capek, tapi nggak tau kenapa? Ada momen ketika tubuh sebenarnya nggak terlalu lelah, tetapi pikiran terasa penuh dan sulit berhenti. Hal-hal kecil tiba-tiba terasa berat, dan malam yang seharusnya menjadi waktu istirahat justru dipenuhi overthinking . Dalam kondisi seperti ini, banyak orang merasa kewalahan tanpa benar-benar tau penyebabnya. Sering kali kita menganggap stres sebagai sesuatu yang harus dihilangkan. Padahal, stres adalah respon alami tubuh. Ketika Puan berada di bawah tekanan, tubuh melepaskan hormon seperti Kortisol ( stress hormone ) yang meningkatkan kewaspadaan. Masalahnya, dalam kehidupan sehari-hari, “ancaman” sering kali berasal dari pikiran sendiri—bukan situasi nyata—sehingga tubuh terus berada dalam keadaan siaga. Teknik Sederhana untuk Mengelola Stres Berbagai teknik seperti pernapasan, olahraga, dan meditasi sebenarnya memiliki dasar ilmiah yang kuat. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada cara kita menerapkanny...

Mengenal Impulsive Buying: Faktor Pemicu dan Cara Mengatasinya

  Ilustrasi seseorang yang melakukan impulsive buying (beyondfinance.com) Pernah nggak sih, Puan lagi asyik scrolling media sosial, terus tiba-tiba muncul iklan barang yang menurut Puan lucu banget? Tanpa pikir panjang, Puan langsung masukkin ke keranjang , masukin PIN, dan check out! Transaksi berhasil. Eh, pas barangnya sampai tiga hari setelahnya, Puan malah bingung sendiri, "Kemarin kepikiran apa ya sampai beli ini?" Berarti, Puan baru saja terjebak dalam fenomena impulsive buying . Tenang, Puan nggak sendirian kok. Tapi kalau dibiarin terus, dompet bisa nangis di akhir bulan. Yuk, Priska bedah kenapa ini terjadi dan gimana cara mengatasinya tanpa harus ngerasa tersiksa. Kenapa Kita Suka Banget Belanja Tiba-Tiba? Secara psikologis, belanja itu memicu hormon dopamin alias hormon bahagia di otak Puan. Saat Puan melihat barang baru yang menarik, otak langsung ngebayangin betapa senengnya Puan kalau punya barang itu. Apalagi kalau ada tulisan "Diskon 70%" atau ...

Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Positif: Membangun Mindset Penuh Keyakinan dan Optimisme

Apakah Puan sering merasa terjebak dalam pikiran negatif yang menghalangi Puan meraih potensi dan kebahagiaan? Jika iya, maka Puan berada di tempat yang tepat. Artikel ini akan membahas cara mengubah pikiran negatif menjadi positif dengan membangun mindset yang penuh keyakinan dan optimisme. Mindset, atau pola pikir, merupakan pondasi penting dalam menjalani kehidupan yang sukses dan membangun kebahagiaan. Pikiran negatif seperti keraguan, rasa tidak berharga, dan kecemasan dapat merusak mindset Puan dan menghalangi Puan mencapai potensi terbaik.  Namun, Puan tidak perlu putus asa. Ada beberapa langkah praktis yang dapat Puan lakukan untuk mengubah pikiran negatif menjadi positif: Kesadaran akan pikiran negatif: Puan perlu mengenali dan menyadari pola pikir negatif yang muncul dalam diri Puan. Coba identifikasi pikiran-pikiran tersebut dan berikan pengertian bahwa Puan memiliki kendali atas pikiran-pikiran itu. Reframing: Saat Puan menghadapi pikiran negatif, coba ubah perspektif...