Langsung ke konten utama

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Ikigai: Menemukan “Alasan untuk Bangun Pagi” dan Menjalani Hidup dengan Penuh Makna

Sumber: Website DKJN

Puan, pernahkah terpikir bahwa hidup akan terasa lebih bermakna jika setiap hari kita bangun bukan hanya untuk rutinitas, melainkan karena memiliki alasan yang membuat kita bersemangat? 

Itulah yang disebut ikigai, sebuah filosofi hidup dari Jepang yang berarti ‘alasan untuk hidup’.


Ikigai mengajak kita menemukan titik temu antara apa yang kita cintai, kuasai, yang dibutuhkan dunia, dan yang bisa mendukung hidup kita. Kalau keempat hal ini ketemu, hidup nggak hanya berjalan, tetapi jadi lebih terarah dan bermakna.


Apa Itu Ikigai?


Secara sederhana, ikigai adalah pertemuan empat aspek penting dalam hidup:


  1. Apa yang kamu cintai (what you love)

  2. Apa yang kamu kuasai (what you’re good at)

  3. Apa yang dibutuhkan dunia (what the world needs)

  4. Apa yang bisa jadi sumber penghidupan (what you can be paid for)


Persimpangan dari empat elemen inilah yang jadi inti dari ikigai. Hal ini tidak hanya membuat hidup lebih terarah, tetapi juga memberi kepuasan batin terhadap diri kita sendiri.


Kenapa Ikigai Relevan untuk Kita?

Banyak sekali alasan mengapa Ikigai sangat relevan untuk kita khususnya gen z, berikut adalah beberapa alasan yang wajib Puan catat!


  1. Alasan untuk bangun pagi. Ikigai memberi semangat baru dalam keseharian. Kita jadi sadar ada hal-hal sederhana yang bikin hidup lebih berarti.

  2. Baik untuk kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang merasa hidupnya punya makna lebih jarang mengalami depresi, demensia, atau masalah kesehatan lain.

  3. Mengurangi rasa hampa dan FOMO. Di era media sosial ini, kita pasti mudah merasa tertinggal. Namun, Ikigai membantu kita untuk fokus terhadap hal kecil yang penuh makna, bukan sekadar perbandingan dengan orang lain.


Cara Menemukan Ikigai

Setelah kita tahu apa itu ikigai dan kenapa penting, sekarang saatnya Priska spill tips biar Puan bisa nemuin ikigai versi diri sendiri. Yuk siapin catatan, kita tulis bareng-bareng!


  1. Mulai dari refleksi kecil. Tanyakan pada diri sendiri “hal sederhana apa yang bikin hati Puan tenang?” Bisa sesederhana jalan pagi, merawat tanaman, skincare-an, atau secangkir kopi hangat. Catat hal-hal itu sebagai titik awal.

  2. Sambungkan passion dengan keahlian. Setelah tahu apa yang bikin hati tenang, coba gali lagi dengan pertanyaan “apa yang Puan suka dan kuasai?” Ketika keduanya ketemu, benih ikigai biasanya mulai terasa tumbuh.

  3. Pikirkan apa yang dibutuhkan dunia atau lingkungan sekitar. Lanjutkan dengan pertanyaan, “Apa yang bisa aku berikan untuk orang lain?” Jawabannya bisa lewat karya, cerita, atau kontribusi. Dari situ, Puan akan melihat bahwa ikigai bukan hanya soal diri sendiri, melainkan tentang berdampak untuk sekitar.

  4. Buat berkelanjutan. Kalau passion itu mau terus dijalani, pikirkan cara agar ia juga bisa mendukung finansial Puan. Nggak harus langsung besar, tapi cukup realistis dan bisa dijalani pelan-pelan.

  5. Latih rasa syukur. Jangan lupa, ikigai juga muncul dari menikmati hal-hal kecil, seperti senyum, obrolan ringan bersama teman, atau rutinitas sederhana yang bikin hati tenang.


Ilustrasi Ikigai dalam Kehidupan Sehari-hari

Supaya Puan lebih gampang memahami konsep ikigai, Priska mau kasih contoh narasi sederhana. Yuk, perhatikan cerita di bawah ini:


“Setiap pagi aku bikin teh hangat sambil baca buku. Dari momen kecil itu aku merasa tenang dan jadi lebih ‘dekat dengan diriku sendiri.’ Lama-lama aku mulai menulis cerita pendek tentang pengalaman ini di blog pribadi. Nggak disangka, banyak teman yang membaca dan ikut merasa terinspirasi. Dari situ aku sadar, menulis bukan hanya passion dan skill, melainkan juga cara untuk berbagi sekaligus membuka peluang baru bagiku, dan inilah ikigai-ku.”


Narasi ini nunjukin bahwa ikigai nggak selalu harus berupa pencapaian besar. Justru sering muncul dari hal-hal kecil yang konsisten kita jalani setiap hari.


Ikigai bukan teori rumit, melainkan cara hidup yang bikin hari-hari kita lebih bernilai. Jadi, yuk Puan mulai gali “alasan bangun pagi” versi diri sendiri. Mulailah dari hal sederhana, rawat dengan konsistensi, lalu bagikan untuk jadi inspirasi. Karena sering kali, hidup yang bermakna, lahir dari momen kecil yang kita cintai, kuasai, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Referensi:
Kanwil DJKN Suluttenggomalut. (2023). Ikigai: Filosofi hidup orang Jepang yang perlu ditiru. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Republik Indonesia.


Maudy Ayunda Booklist

Author & Editor: Sarah Ardelia

Komentar

Rubik Puan Popular

Kenapa Kita Sering Bertindak Tanpa Berpikir Panjang? Yuk Kenalan Sama Perilaku Impulsif!

  Image by:  Headspace.com Puan pernah nggak sih tiba-tiba beli sesuatu yang sebenernya nggak butuh-butuh amat cuma karena lagi diskon? Atau mungkin langsung nge-reply chat dengan emosi tanpa mikir dulu bakal nyakitin orang atau nggak? Nah, perilaku kayak gini namanya impulsif. Meskipun kadang terlihat spontan dan fun , kalau terlalu sering, impulsif bisa bikin hidup kita berantakan, dari keuangan sampai hubungan dengan orang lain. Baca Juga:  Why Feeling Lost Can Be Part of Finding Yourself Apa Itu Perilaku Impulsif? Menurut Verywell Mind, impulsivitas atau perilaku impulsif didefinisikan secara luas sebagai tindakan tanpa perencanaan yang kurang dipikirkan matang, diekspresikan secara prematur, terlalu berisiko, dan tidak sesuai dengan situasinya. Perilaku impulsif ini dikaitkan dengan hasil yang tidak diinginkan, bukan yang diharapkan. Jadi orang yang impulsif ini sering bertindak berdasarkan keinginan atau emosi sesaat, tanpa jeda untuk mikir konsekuensinya. Kenapa O...

Menggaet Ribuan Views, Inilah Perjalanan Puan Bisa Ambassador #4

Jakarta, 14 Februari 2026 - Komunitas Puan Bisa resmi membuka program tahunan, Puan Bisa Ambassador #4 melalui acara Warm Greeting yang diselenggarakan pada Kamis, 3 Juli 2025. Kegiatan Puan Bisa Ambassador dilaksanakan full secara daring melalui Zoom yang diikuti oleh lebih dari 100 orang perempuan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan visi dan misi komunitas, rangkaian program, serta sistem seleksi terbaru yang kini terdiri dari dua tahap, termasuk penambahan Group Project sebagai bentuk komitmen terhadap nilai Empowerment yang diusung Puan Bisa. Dalam seleksi Puan Bisa Ambassador, Tahap pertama adalah seleksi administratif, dan tahap kedua adalah penilaian melalui partisipasi dalam tiga sesi bootcamp yang terdiri dari topik Mental Health , Career , dan Self Improvement . Menelisik Rangkaian Puan Bisa Ambassador Program Puan Bisa Ambassador (PBA) menghadirkan tiga bootcamp tematik untuk meningkatkan kapasitas peserta sebagai calon duta Pu...

Siap Berdampak? Puan Bisa Ajak Perempuan Muda dalam Ruang Kolaborasi “Remaja Berproses Bukan Berubah!”

  “Dari Puan Bisa sebagai Wadah untuk Para Perempuan Muda Tumbuh dan Berdaya” Jakarta, 8 Februari 2026 — Mengusung semangat pertumbuhan yang inklusif, Puan Bisa turut hadir meramaikan gelaran “Remaja Berproses, Bukan Berubah” yang diadakan di Melting Pot, M Bloc. Gelaran yang diinisiasikan oleh komunitas Terus Berdampak ini menciptakan sebuah safe space bagi generasi muda untuk bertumbuh sesuai ritme unik mereka masing-masing. Semangat ini pun kian kuat dengan sinergi lintas komunitas, mulai dari Perempuan Masa Depan Indonesia, ASEAN Youth Disability Network, PowHerful Project, hingga Rumah Disabilitas Jakarta. Puan Bisa hadir sebagai sebuah komunitas pemberdayaan perempuan yang mengambil peran dalam memberikan ruang bagi para perempuan muda Indonesia untuk berkembang terutama dalam 3 fokus utamanya yaitu mental health, career development, dan self-improvement. Puan Bisa memperkenalkan profil komunitasnya di hadapan audiens untuk menunjukkan pemberdayaan bukan tentang kompe...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Why Feeling Lost Can Be Part of Finding Yourself

Ada fase dalam hidup ketika Puan gak lagi gagal, tetapi juga belum ngerasa benar-benar ‘sampai’. Hidup berjalan seperti biasanya, rutinitas tetap dilakukan, tanggung jawab tetap dilaksanakan, namun di dalam diri muncul rasa gelisah yang sulit dijelaskan. Bukan karena hidup berantakan, melainkan karena Puan mulai mempertanyakan hal-hal yang dulu masih terasa pasti. Fase ini sering kali gak disadari sebagai bagian penting dari pengembangan diri. Ia datang tanpa tanda dramatis, tanpa perubahan besar, namun pelan-pelan menggeser cara Puan memandang diri sendiri dan arah hidup. Feeling lost in the process of finding yourself , proses menjadi diri sendiri yang berjalan perlahan, namun membentuk fondasi yang kuat. Dalam proses ini, ada beberapa pengalaman yang kerap dirasakan banyak orang, dan kemungkinan besar juga dirasakan oleh Puan. • Muncul dorongan untuk mempertanyakan jati diri Puan mulai bertanya tentang siapa diri Puan sebenarnya, bukan berdasarkan peran atau ekspektasi, tetapi berda...