Langsung ke konten utama

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda

                                                                                                              24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth ” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborat...

Let Them Theory: Rahasia Hidup Lebih Ringan Tanpa Validasi Berlebihan - Puan Bisa Improvement


Image by: mariashriversundaypaper.com



Puan, pernah nggak merasa hidup ini melelahkan karena terlalu banyak suara dari luar?
Entah itu komentar pedas, perbandingan dengan pencapaian orang lain, atau ekspektasi yang terasa nggak realistis. Rasanya energi kita habis hanya untuk menyesuaikan diri dengan apa kata orang.

Nah, inilah yang coba dijawab oleh Let Them Theory, sebuah prinsip sederhana yang dikenalkan oleh Mel Robbins. Sederhananya, teori ini bilang kalau ada hal-hal di luar kendali kita, seperti pikiran, ucapan, atau tindakan orang lain, jawab saja dalam hati, “Let them.” Biarkan saja.

Kenapa? Karena nggak semua hal harus kita bawa masuk ke hati. Dengan berkata let them, kita sedang melatih diri untuk melepaskan kontrol palsu yang sebenarnya nggak pernah kita miliki.

Bagaimana Let Them Theory Membuat Hidup Lebih Ringan?

  1. Berdamai dengan Perbandingan 
    Di era media sosial, wajar kalau kita sering terpapar pencapaian orang lain. Tiba-tiba muncul rasa capek, minder, bahkan FOMO karena takut ketinggalan. Saat rasa itu muncul, puan coba ingat “Let them.”
    Perjalanan hidup kita berbeda.Pencapaian orang lain bukan tanda kita gagal, melainkan sinyal bahwa setiap orang punya waktunya masing-masing. Fokuslah ke langkah kita sendiri.

  2. Mengikhlaskan yang Pergi
    Kadang pertemanan berubah, ada orang yang memilih pergi, dan kita merasa kehilangan. Sedih itu manusiawi, tapi jangan sampai membuat kita terjebak di masa lalu. Katakan pada diri Puan, “Let them go.” Jika ada yang pergi, berarti ruang kita sedang disiapkan untuk orang-orang yang lebih tepat.

  3. Membebaskan Diri dari Penghakiman
    Takut dinilai, takut gagal kita terlihat orang lain, atau takut dicap “sok”. Puan, sadarkah bahwa semua itu bisa jadi penjara yang tak kasatmata untuk diri. Kita jadi hidup hanya untuk validasi orang lain. Di sini Let Them Theory membantu kita untuk membiarkan mereka menilai, karena yang penting adalah kita tahu apa yang menjadi tujuan.

Penerapan Let Them Theory dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Tubuh & Kesehatan   
    Orang mungkin berkomentar soal penampilan Puan. Let them. Fokuslah ke pola makan sehat, olahraga, dan yang tidur cukup.

  2. Mental & Emosional
    Ada gosip atau kritik yang bikin gelisah? Let them talk.Pilih damai dengan journaling, meditasi, atau self-reflection.

  3. Sosial & Relasi
    Di media sosial, nggak semua orang harus suka sama Puan, dan itu normal. Let them disagree.Fokus kepada orang-orang yang benar-benar mendukungmu.

  4. Karier & Pekerjaan
    Pilihan profesimu mungkin diragukan orang lain. Let them doubt.Yang penting Puan bekerja keras dan berkembang.

  5. Spiritual & Makna Hidup
    Orang lain bisa saja berbeda keyakinan atau prinsip dengan kita. Let them believe what they want. Pegang teguh apa yang penting bagimu.


Let Them Theory bukan berarti kita cuek total, melainkan cara sehat untuk berhenti mengikat diri pada opini, perbandingan, dan ekspektasi orang lain yang tidak bisa kita kendalikan.


Jadi, Puan, mari berdamai dengan perbandingan, penolakan, persetujuan, penghakiman, dan ekspektasi. Fokuslah pada hal-hal yang bisa Puan kontrol, yakni dirimu sendiri.

Ketika kritik, komentar, atau sorotan datang, cukup ingat satu kalimat sederhana “Let them”. 
Maka hidup jadi lebih ringan ketika kita berani memilih diri sendiri.







Referensi:


Eurekawoman.com. (2025, 8 Februari). Teori Let Them dari Mel Robbins: Rahasia untuk peduli lebih sedikit tentang omongan orang lain terhadap diri kita di tahun 2025. Diakses pada 30 September 2025, dari https://www.eurekawoman.com/self-development/154930589/teori-let-them-dari-mel-robbins-rahasia-untuk-peduli-lebih-sedikit-tentang-omongan-orang-lain-terhadap-diri-kita-di-tahun-2025


Maudy Ayunda’s Booklist. (2025). The Let Them Theory [Video]. YouTube. Diakses pada 30 September 2025, dari https://www.youtube.com/watch?v=3-vufBhLyZA


Author: Sarah Ardelia
Editor: Cut Desyanti

Komentar

Rubik Puan Popular

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda

                                                                                                              24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth ” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborat...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Soft Skill dan Hard Skill yang Wajib Dipelajari Untuk Bekal Penting Karir Impian!

Kenapa Kita Harus Belajar Skill Sebelum Masuk Dunia Kerja? Masuk dunia kerja itu beda banget dengan dunia kuliah, Puan. Kalau di kampus yang dinilai adalah tugas, maka di pekerjaan yang dinilai adalah output , attitude , kemampuan bekerja sama , dan keahlian yang bisa memberikan dampak nyata . Itulah kenapa “bekal” sebelum masuk dunia kerja itu penting, dan bekalnya bukan cuma ilmu teori, tapi juga soft skill dan hard skill . Menurut laporan dari World Economic Forum (Future of Jobs Report 2024), kandidat yang punya kombinasi soft skill dan hard skill yang kuat punya peluang lebih cepat diterima kerja dan lebih cepat naik posisi , lho! Apa Itu Hard Skill ? Hard skill adalah kemampuan teknis yang biasanya bisa diukur, dipelajari, dan diuji, contohnya: belajar software tertentu, kemampuan analisis data, atau membuat presentasi profesional. Hard skill biasanya dicantumkan dalam CV karena sifatnya jelas dan spesifik. Hard Skill yang Lagi Banyak Dicari Saat Ini: Microsoft Office ...

Unlocking the It Girl Mindset: Rahasia Menjadi Versi Terbaik Dirimu

  Sumber: Pinterest Pernahkah Puan bertanya-tanya kenapa beberapa orang selalu terlihat mempesona, penuh percaya diri, dan memiliki aura yang membuat semua mata tertuju pada mereka? Apakah itu merupakan bawaan dari lahir atau ada rahasia di baliknya? Well , jawabannya hanya terletak pada satu hal, yaitu ‘ It Girl Mindset ’. Sebenarnya, apa sih ‘It Girl Mindset ’ itu? Yuk, simak pembahasannya pada artikel ini! Pengertian It Girl Mindset Melansir dari halaman Plum Healthy Fine , It Girl digambarkan sebagai perempuan yang memiliki percaya diri, modis, dan menjadi idaman bagi banyak orang. Mereka ini merupakan simbol dari kekuatan dan keanggunan dengan menjadi diri sendiri sebagai ciri khasnya. Seorang It Girl biasanya bangga untuk menjadi dirinya yang paling autentik. Oleh karena itu, banyak orang yang mengagumi mereka dan ingin menjadi seperti mereka. It Girl juga tidak bertindak dengan ragu-ragu, fokus pada tujuan serta pengembangan diri, dan tidak peduli dengan tanggapan buruk o...

Siaran Pers From Visible to Stand Out: Cara bikin HR “Ngeh” sama Profilmu di Puan Bisa Learning Space

28 Maret 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “ Early Career Branding: Crafting Your CV & LinkedIn for Visibility and Opportunity ” yang mengundang Kak Maria Qibtiyah, Human Capital Consultant dari PT Bitama sebagai pembicara. Program ini berhasil menjangkau puluhan peserta dari seluruh Indonesia melalui Online Zoom . Puan Bisa juga menggaet komunitas Grow Bareng sebagai kolaborator. Learning Space ini menjadi cara meningkatkan kemampuan personal branding , khususnya dalam pembuatan CV dan optimalisasi LinkedIn agar dapat membantu mahasiswa maupun pekerja muda untuk siap bekerja. Learning Space dihadirkan sebagai respons dari kebutuhan untuk meningkatkan personal branding di kalangan mahasiswa dan pekerja muda. Sebanyak 50 perempuan muda menerima dampak acara ini dan memberikan banyak feedback positif “ Dampak yang saya rasakan adalah dengan lebih mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, yang memungkinkan peningkatan kualitas hidup ”,  ucap Ka...