Langsung ke konten utama

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Mengenal Vision Board: Bukan Sekadar Dekorasi Biasa

                                                  Image by: Orange Counselling and Coaching

Puan, pernahkah merasa overwhelmed karena banyak sekali impian yang harus diraih? Bingung dan pusing, karena satu aja belum kesampaian, tapi dikit lagi udah ganti tahun! Eitss, jangan cuma pasrah! Agar impian Puan lebih terstruktur dan mudah tercapai, yuk kenalan sama Vision Board!

Vision Board itu apa, Priska?

Menurut Joyce Schwarz (2011), Vision Board adalah kanvas berwarna-warni yang berfungsi sebagai peta motivasi untuk kehidupan dan karier yang menginspirasi dan bersifat pribadi, terdiri dari foto, kolase, kenang-kenangan, gambar, dan kutipan, yang membentuk tata letak visual dari aspirasi pribadi.

Simplenya, Vision Board adalah papan manifestasi berisi gambaran dari impian, tujuan, dan hal yang ingin Puan capai. Hal ini bertujuan sebagai pengingat dan memicu motivasi akan masa depan. Dengan Vision Board, Puan jadi lebih mudah memvisualisasikan Impian Puan.

Manfaat Vision Board

Meskipun vision board terlihat sederhana, impactnya cukup besar lho!

  • Meningkatan Fokus & Produktivitas

Visualisasi Impian membantu usaha kita tetap terarah pada tujuan.

  • Memperkuat Keyakinan

Melihat impian setiap hari memperkuat afirmasi positif.

  • Membantu Pengambilan Keputusan

Setiap pilihan yang kita ambil sehari-hari, secara tidak langsung akan disaring berdasarkan tujuan di Vision Board.

Lalu, gimana cara membuat Vision Board, Priska?

1. Kenali Diri Sendiri dan Tetapkan Tujuan

Pertama-tama, Puan harus mengenali diri sendiri terlebih dahulu. Buatlah tujuan yang sesuai dengan diri sendiri. Perlu diingat, tujuan Puan harus achievable (dapat dicapai). Di sini Puan bisa menggunakan prinsip SMART Goals (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).

2. Kumpulkan Bahan Visual

Setelah menetapkan tujuan, waktunya mengumpulkan bahan. Cari gambar yang sesuai dengan tujuan Puan di internet (Google, web, atau Pinterest). Misalnya Puan ingin nilai baik, bisa mencari gambar hasil nilai baik. Puan juga bisa menambahkan kata-kata penyemangat atau afirmasi positif lho!

3. Buat Kolase Vision Board

Setelah semua gambar terkumpul, buatlah kolase dari foto-foto tersebut. Bisa dibuat secara digital (di Canva atau tool lainnya) atau di bingkai/papan secara fisik. Pastikan semua gambar terlihat jelas dan memicu semangat.

4. Letakkan di Tempat Strategis

Setelah Vision Board selesai, letakkan di tempat yang sering Puan lihat, misalnya di meja belajar/kerja atau pasang sebagai wallpaper di Handphone.


Nah, itu dia manfaat dan cara membuat Vision Board. Namun perlu diingat bahwa Vision Board ini bukanlah tujuan akhir Puan, tetapi alat yang membantu Puan mencapai tujuan.

Action adalah hal utama untuk mencapai tujuan. Sekarang, yuk buat Vision Board ala Puan! Kita wujudkan Impian yang lebih cerah!


Referensi:

Waalkes, P. L., Gonzalez, L. M., & Gray, C. N. (2019). Vision boards: A creative tool for self-exploration and identity development. Journal of creativity in mental health, 14(2), 205-216. 

Schwarz, J. (2011). The Vision Board (p. 208). Harper Design.

https://sma.kemendikdasmen.go.id/tags/artikel/vision-board-cara-seru-merancang-masa-depan 


Author & Editor: Cut Desyanti


Komentar

Rubik Puan Popular

Dua Peran, Satu Energi: Memahami ROLE STRAIN pada Mahasiswa Profesional

Image by: Marketivate “You can do anything, but not everything” - David Allen Puan pernah nggak sih merasa seperti hidup dalam dua mode aktif sekaligus? Siang sampai sore harus mode profesional dan dituntut untuk akademik, malam mode ambis yang harus nyelesaiin semua deadline kerjaan.  Terkadang rasanya bukan soal capek secara fisik, melainkan malah kelelahan secara pikiran dan batin yang terus memikikirkan “mau ngejar apa sih di dunia ini?” “mau jadi siapa sih?” Inilah yang dinamakan role strain. Apa Itu Role Strain? Psikologi sosial menjelaskan bahwa kondisi ini dikenal sebagai role strain atau ketegangan peran. Istilah ini diperkenalkan oleh sosiolog Willian J. Goode (1960), yang menjelaskan bahwa setiap individu memiliki berbagai peran sosial, dan setiap peran membawa tuntutan yang bisa saling bertabrakan. Role strain terjadi ketika tuntutan dari satu peran melebihi kapasitas individu untuk memenuhinya, atau ketika dua peran berbeda menuntut energi pada waktu yang bersamaan....

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Selalu Menunda Pekerjaan? Hati-hati Prokrastinasi!

  Image by:  Psychological Science Tugas deadline besok tapi Puan malah scroll TikTok? Sudah tahu harus mulai mengerjakan proyek penting tapi malah bersih-bersih kamar dulu? Tenang, Puan tidak sendirian. Prokrastinasi adalah musuh bersama hampir semua orang. Apa Itu Prokrastinasi? Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau tugas yang seharusnya dikerjakan, meskipun Puan tahu akan ada konsekuensi negatifnya. Menurut Johns Hopkins University Academic Support (n.d.), semua orang pernah menunda tugas penting sesekali waktu. Masalah muncul ketika kita terus-menerus menunda dan tidak menyadari bahwa hal ini sudah menjadi kebiasaan buruk. Kenapa Puan Suka Menunda? Meskipun ada konsekuensi negatif jika tidak menyelesaikan suatu tugas, ada banyak alasan mengapa kita menunda-nunda, termasuk: Takut gagal atau tidak sempurna Puan menunda karena takut hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Daripada mengerjakan dan hasilnya mengecewakan, lebih baik tidak mulai sama sekali. Tugas...

Fashion Designer Bukan Sekedar Mendesain Baju, Yuk Ketahui Tanggung Jawab dari Profesi Ini!

  Source: Freepik Siapakah di antara Puan yang pecinta fashion ? Tentunya pakaian indah yang Puan kenakan nggak asal jadi, pastinya ada proses pembuatan dan campur tangan seorang fashion designer . Tahukah Puan seorang fashion designer bukan cuma mendesain aja, lho !  Banyak keahlian yang harus dimiliki seorang fashion designer demi menciptakan suatu pakaian. Fashion designer adalah seseorang yang menciptakan suatu pakaian dari nol . Seorang fashion designer biasanya mempunyai kreativitas dan daya imajinasi yang tinggi. Meskipun banyak yang bilang seorang fashion designer semata-mata hanya menciptakan “busana”, tetapi seiring berjalannya waktu seorang fashion designer akan berpengaruh terhadap dunia mode. Jadi, fashion designer adalah profesi yang sangat berpengaruh loh, Puan. Seorang fashion designer juga harus memiliki pengetahuan yang tinggi tentang sejarah fashion . Dengan begitu, seorang fashion designer bisa memahami fashion cycle dari waktu ke waktu. Namun, itu...