"Cari passion dulu, baru cari kerja.”
Kalimat itu mungkin sering Puan dengar. Dari dosen, orang tua, sampai konten di media sosial. Tapi bukannya merasa tercerahkan, banyak dari kita justru jadi bertanya-tanya, “Kalau aku belum tahu passion-ku, berarti aku belum siap memulai karier?”
Kalau Puan pernah berpikir seperti itu, tenang. Puan nggak sendirian. Faktanya, membangun karier nggak selalu dimulai dengan menemukan passion. Justru, banyak orang baru benar-benar menemukan apa yang mereka sukai setelah berani mencoba berbagai pengalaman.
Passion Nggak Selalu Datang di Awal
Belakangan, topik tentang passion dan karier semakin sering dibahas, terutama oleh Gen Z. Namun, menurut Kompas.com, memilih karier bukan hanya soal mengikuti passion, tetapi juga mempertimbangkan peluang berkembang, kondisi finansial, dan tujuan hidup.
Artinya, nggak ada satu rumus yang berlaku untuk semua orang. Kalau hari ini Puan masih bingung menentukan arah, itu bukan berarti Puan tertinggal.
Mungkin Passion Itu Dibangun, Bukan Dicari
Coba ingat lagi saat pertama kali ikut organisasi, magang, atau kepanitiaan.
Awalnya mungkin terasa biasa saja. Bahkan sempat bingung dan kewalahan. Tapi setelah menjalaninya, Puan mulai belajar, berkembang, lalu sadar, “Eh, ternyata aku suka juga ya.”
Ternyata, rasa suka itu bisa tumbuh seiring proses. Penelitian tentang work passion juga menunjukkan bahwa passion berkembang melalui interaksi antara diri kita dan pengalaman yang dijalani, bukan selalu muncul begitu saja sejak awal.
Jadi, nggak apa-apa kalau sekarang kamu belum punya jawaban pasti.
Berhenti Memaksa Diri Punya Semua Jawaban
Daripada terus bertanya, “Apa ya passion-ku?”, mungkin coba ubah pertanyaannya menjadi:
Hal apa yang bikin aku penasaran?
Aktivitas apa yang membuatku ingin terus belajar?
Pengalaman apa yang membuatku merasa berkembang?
Puan bisa coba untuk lebih fokus mengenali ketertarikan, membangun growth mindset, dan menghargai proses. Karena karier yang baik bukan dibangun dalam semalam, tetapi melalui langkah-langkah kecil yang konsisten.
Nggak Apa-Apa Belum Tahu
Kalau hari ini Puan masih bingung soal passion, bukan berarti kamu gagal.
Bisa jadi, Puan hanya sedang berada di fase mencoba.
Dan siapa tahu, passion yang selama ini Puan cari bukan sedang menunggu untuk ditemukan, melainkan sedang tumbuh pelan-pelan, setiap kali Puan berani belajar, mencoba, dan melangkah.
Karena pada akhirnya, karier bukan tentang siapa yang paling cepat menemukan passion. Tapi siapa yang tetap berani berjalan, meski belum tahu semua jawabannya.
Sekilas Tentang Puan Bisa
Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self-improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.
Referensi:
O’Keefe, P. A., Dweck, C. S., & Walton, G. M. (2018). Implicit theories of interest: Finding your passion or developing it? Psychological Science.
Kompas.com. (2024, 31 Oktober). 6 Cara Meningkatkan Karier bagi Pekerja Gen Z.
Author & Editor: Daru Sekar Arum
Komentar
Posting Komentar