Langsung ke konten utama

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Mengenal FOMO dan JOMO: Insight Berharga dari Webinar Learning Space Puan Bisa Bersama Ambar Restika



[Jakarta, 16 Agustus 2024] - Learning Space 2024, Puan Bisa melakukan survei terkait bagaimana perempuan masa muda menghadapi masa quarter life crisis yang juga dibarengi dengan perasaan fear of missing out. Didapati sekitar lebih dari 57% perempuan muda merasakan fear of missing out yang memberikan dampak rasa tidak percaya diri dan mempertanyakan potensi diri sendiri.


Menjawab fenomena tersebut, Puan Bisa membuat webinar online yang bertujuan untuk memahami bagaimana suatu fenomena seperti FOMO itu memang harus kita terima dan dihindari bagi setiap individu, telah sukses pada Jumat 16 Agustus 2024. Acara ini mengundang Ambar Restika Suryandaru, S.Psi, M.Psi., Psikolog—seorang dosen dan pengajar (Universitas Borobudur Jakarta, 2017), serta psikolog online (Associate Psikolog Online Aplikasi Psikologi, 2020). Dengan tema "Understanding FOMO", acara ini dihadiri oleh lebih dari 40 peserta yang antusias untuk mengetahui pentingnya menghindari kebiasaan FOMO.


FOMO : Fear Of Missing Out

Ambar Restika Suryandaru, membuka materi dengan membahas apa itu FOMO. Ia mengatakan bahwa FOMO adalah perasaan akan takut ketinggalan sesuatu, yang dirasakan oleh seseorang sehingga menimbulkan rasa khawatir atau cemas pada saat melewatkan pengalaman, acara, atau aktivitas lain yang berada disekitarnya, seperti ketinggalan informasi/berita/kegiatan/viral/kasus bullying, dan hal lainnya. Ia menegaskan bahwa perasaan khawatir dan cemas tersebut ⁠dapat menjadikan individu tersebut merasakan yang namanya sebuah tekanan, baik dari dirinya sendiri maupun dari lingkungan sekitarnya.  


Social Media : Boomerang dari FOMO Untuk Diri Sendiri

Fomo biasanya terjadi karena adanya paparan dari media sosial ataupun cerita dari lingkungan sekitar sehingga menimbulkan rasa ketinggalan apabila tidak ikut berpartisipasi dalam suatu hal. Ambar Restika Suryandaru memberikan keterangan bahwasanya dampak dari FOMO itu sendiri dapat mempengaruhi banyak hal, seperti : 


1. Stress Kecemasan

FOMO menciptakan tekanan psikologis yang mengarah ke stress dan kecemasan, yang dimana rasa cemas tersebut dapat mengganggu keseimbangan emosional.


2. Tidak Fokus dan Tidak Produktif

Karena pikiran terbagi-bagi untuk mengikuti banyak hal dan kegiatan, FOMO dapat menjadikan individu tidak dapat fokus pada satu kegiatan sehingga sulit bagi individu tersebut untuk produktif dan sulit untuk membuat kualitas kerja mereka jadi tidak optimal.


3. Tidak Memiliki Hubungan Yang Dalam

Cukup dangkal dalam menjalin suatu hubungan, seringkali kurang dapat memberikan perhatian khusus terhadap sesuatu.


4. Gangguan Tidur

Pikiran terus terjebak dalam kekhawatiran, bilamana gangguan tidur tidak dapat diatasi, maka akan terjadi penurunan kinerja fisik dan juga mental.


JOMO : Joy Of Missing Out

Berbeda dengan FOMO, Ambar Restika Suryandaru menyebutkan bahwa terdapat istilah lain, yaitu Joy Of Missing Out atau JOMOn yang dimana ini adalah perasaan kebahagiaan atau kepuasan yang dirasakan ketika memilih untuk tidak terlibat dalam aktivitas sosial atau acara yang ramai. JOMO menekankan pada betapa pentingnya menikmati waktu sendiri, menjalani hidup dengan lebih mindful, dan merayakan pilihan untuk fokus pada hal-hal yang benar-benar berarti bagi diri sendiri tanpa merasa tertekan oleh standar sosial.


Self Awareness : Langkah Mendapatkan Kebahagiaan dan Kualitas Diri Sendiri

“Patokannya itu bukan orang lain, tapi diri kita sendiri. Tiap individu punya kesempatan dan  kelebihan untuk maju, jadi fokus kepada diri kita sendiri aja. Tiap individu punya kelemahan dan kelebihan. Sehingga diri kita bisa memaksimalkan kelebihan kita untuk menutupi kekurangan/kelemahan kita” tegas Ambar. Dengan melakukan introspeksi diri serta menerima pendapat orang lain merupakan langkah yang dapat diambil untuk mendapatkan kebahagiaan dan kualitas diri sendiri.


Penutup : Fokus Terhadap Diri Sendiri

Ambar mengakhiri sesinya dengan menekankan bahwa betapa pentingnya untuk melawan rasa takut dan fokus terhadap diri sendiri untuk tidak mengikuti standar orang lain. “Semakin mengikuti orang lain jadi gampang insecure. Tiap individu punya kelebihan, Kenali lah diri sendiri dan manfaatkan kelebihan kita untuk menutupi kekurangan kita” tutup Ambar.


Dengan terselenggaranya Learning Space 2024 ini, diharapkan para peserta dapat mengambil inspirasi dan langkah konkret dalam mengikuti kegiatan atau trend yang ada, tetaplah menjadi diri sendiri dan jangan mengikuti standar orang lain, agar mendapatkan kebahagiaan dan kualitas diri sendiri.

Komentar

Rubik Puan Popular

Dua Peran, Satu Energi: Memahami ROLE STRAIN pada Mahasiswa Profesional

Image by: Marketivate “You can do anything, but not everything” - David Allen Puan pernah nggak sih merasa seperti hidup dalam dua mode aktif sekaligus? Siang sampai sore harus mode profesional dan dituntut untuk akademik, malam mode ambis yang harus nyelesaiin semua deadline kerjaan.  Terkadang rasanya bukan soal capek secara fisik, melainkan malah kelelahan secara pikiran dan batin yang terus memikikirkan “mau ngejar apa sih di dunia ini?” “mau jadi siapa sih?” Inilah yang dinamakan role strain. Apa Itu Role Strain? Psikologi sosial menjelaskan bahwa kondisi ini dikenal sebagai role strain atau ketegangan peran. Istilah ini diperkenalkan oleh sosiolog Willian J. Goode (1960), yang menjelaskan bahwa setiap individu memiliki berbagai peran sosial, dan setiap peran membawa tuntutan yang bisa saling bertabrakan. Role strain terjadi ketika tuntutan dari satu peran melebihi kapasitas individu untuk memenuhinya, atau ketika dua peran berbeda menuntut energi pada waktu yang bersamaan....

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Selalu Menunda Pekerjaan? Hati-hati Prokrastinasi!

  Image by:  Psychological Science Tugas deadline besok tapi Puan malah scroll TikTok? Sudah tahu harus mulai mengerjakan proyek penting tapi malah bersih-bersih kamar dulu? Tenang, Puan tidak sendirian. Prokrastinasi adalah musuh bersama hampir semua orang. Apa Itu Prokrastinasi? Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau tugas yang seharusnya dikerjakan, meskipun Puan tahu akan ada konsekuensi negatifnya. Menurut Johns Hopkins University Academic Support (n.d.), semua orang pernah menunda tugas penting sesekali waktu. Masalah muncul ketika kita terus-menerus menunda dan tidak menyadari bahwa hal ini sudah menjadi kebiasaan buruk. Kenapa Puan Suka Menunda? Meskipun ada konsekuensi negatif jika tidak menyelesaikan suatu tugas, ada banyak alasan mengapa kita menunda-nunda, termasuk: Takut gagal atau tidak sempurna Puan menunda karena takut hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Daripada mengerjakan dan hasilnya mengecewakan, lebih baik tidak mulai sama sekali. Tugas...

Fashion Designer Bukan Sekedar Mendesain Baju, Yuk Ketahui Tanggung Jawab dari Profesi Ini!

  Source: Freepik Siapakah di antara Puan yang pecinta fashion ? Tentunya pakaian indah yang Puan kenakan nggak asal jadi, pastinya ada proses pembuatan dan campur tangan seorang fashion designer . Tahukah Puan seorang fashion designer bukan cuma mendesain aja, lho !  Banyak keahlian yang harus dimiliki seorang fashion designer demi menciptakan suatu pakaian. Fashion designer adalah seseorang yang menciptakan suatu pakaian dari nol . Seorang fashion designer biasanya mempunyai kreativitas dan daya imajinasi yang tinggi. Meskipun banyak yang bilang seorang fashion designer semata-mata hanya menciptakan “busana”, tetapi seiring berjalannya waktu seorang fashion designer akan berpengaruh terhadap dunia mode. Jadi, fashion designer adalah profesi yang sangat berpengaruh loh, Puan. Seorang fashion designer juga harus memiliki pengetahuan yang tinggi tentang sejarah fashion . Dengan begitu, seorang fashion designer bisa memahami fashion cycle dari waktu ke waktu. Namun, itu...