Langsung ke konten utama

Kenali Decluttering, Aktivitas Merapikan Ruangan Serta Pikiran

Ilustrasi seseorang yang melakukan Decluttering (thelifestyleconcept.co.uk) Pernah nggak, Puan ngerasa sulit berkonsentrasi atau tiba-tiba ngerasa pusing hanya karena ngeliat tumpukan baju di atas kursi atau meja yang dipenuhi kertas nggak dipakai? Kalo iya, Puan nggak sendirian. Fenomena ini adalah cerminan dari kondisi mental Puan. Hal ini disebut Decluttering, yang artinya seni memilah dan membuang barang yang nggak lagi dibutuhkan. Sekarang bukan lagi sekadar tren gaya hidup minimalis, melainkan sebuah kebutuhan untuk menjaga kesehatan mental. Yuk! Priska bedah mengapa merapikan barang bisa berdampak besar bagi kedamaian batin Puan. Secara psikologis, otak Puan pasti suka sama kerapihan. Lingkungan yang berantakan sering kali menciptakan apa yang disebut dengan Visual Noise atau kebisingan visual. Hasilnya? Puan jadi lebih mudah stres, sulit fokus, dan merasa cepat lelah secara mental. Dengan melakukan decluttering , Puan sebenarnya lagi ngasih nafas bagi otak agar bisa berpikir...

Kenali Decluttering, Aktivitas Merapikan Ruangan Serta Pikiran


Ilustrasi seseorang yang melakukan Decluttering (thelifestyleconcept.co.uk)


Pernah nggak, Puan ngerasa sulit berkonsentrasi atau tiba-tiba ngerasa pusing hanya karena ngeliat tumpukan baju di atas kursi atau meja yang dipenuhi kertas nggak dipakai? Kalo iya, Puan nggak sendirian. Fenomena ini adalah cerminan dari kondisi mental Puan.

Hal ini disebut Decluttering, yang artinya seni memilah dan membuang barang yang nggak lagi dibutuhkan. Sekarang bukan lagi sekadar tren gaya hidup minimalis, melainkan sebuah kebutuhan untuk menjaga kesehatan mental. Yuk! Priska bedah mengapa merapikan barang bisa berdampak besar bagi kedamaian batin Puan.

Secara psikologis, otak Puan pasti suka sama kerapihan. Lingkungan yang berantakan sering kali menciptakan apa yang disebut dengan Visual Noise atau kebisingan visual. Hasilnya? Puan jadi lebih mudah stres, sulit fokus, dan merasa cepat lelah secara mental. Dengan melakukan decluttering, Puan sebenarnya lagi ngasih nafas bagi otak agar bisa berpikir lebih jernih.

Manfaat Nyata dari Decluttering

Merapikan ruangan bukan sekedar ngebuat rumah jadi terlihat seperti di katalog majalah. Berikut adalah beberaepa manfaat yang bisa langsung Puan rasakan:

  • Mengurangi Kadar Kortisol: Studi menunjukkan bahwa orang yang tinggal di rumah yang rapi cenderung memiliki kadar hormon stres (kortisol) yang lebih rendah.

  • Meningkatkan Produktivitas: Tanpa distraksi visual, Puan bisa menyelesaikan tugas dengan lebih cepat dan efisien.

  • Membantu Pengambilan Keputusan: Proses memilah barang itu ngelatih kemampuan Puan dalam menentukan prioritas.

  • Menciptakan Rasa Bahagia (Spark Joy): Mengelilingi diri dengan barang yang benar-benar Puan cintai akan memberikan energi positif setiap harinya.

Baca juga: Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Langkah Memulai Tanpa Merasa Terbebani

Banyak orang gagal ngelakuin decluttering karena ngerasa kewalahan di awal. Kuncinya adalah mulai dari yang kecil. Berikut tips dari Priska:

  1. Jangan langsung coba buat ngerapihin seluruh  sudut rumah dalam satu hari. Cukup luangkan 15 menit setiap hari untuk satu sudut kecil, misalnya laci meja atau rak sepatu.

  2. Metode Empat Kotak: Siapkan empat wadah dengan label: Simpan, Donasikan, Jual, dan Buang. Ini akan mempercepat proses pengambilan keputusan Puan

  3. Pertanyaan "90/90": Jika Puan belum memakainya dalam 90 hari terakhir dan tidak akan memakainya dalam 90 hari ke depan, kemungkinan besar Puan tidak membutuhkannya.

  4. Sering kali Puan ngerasa sulit membuang barang karena nilai barang itu. Tapi, ingatlah bahwa kenangan ada di hati, bukan pada benda yang berdebu di gudang.

Ingat ya, Puan! Decluttering adalah perjalanan, bukan tujuan akhir. Dengan mengurangi beban fisik di sekitar, Puan secara nggak langsung ngasih ruang bagi ide-ide baru, kedamaian, dan kebahagiaan untuk masuk ke dalam hidup Puan. Jadi, area mana yang ingin Puan rapikan hari ini?



Sekilas Tentang Puan Bisa

Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self-improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.


Author & Editor: Zalfa Zahiyah Putri Wibawa


Sumber Referensi:

Apa Itu Decluttering? Ini Arti, Manfaat, dan Cara Mulainya. (n.d.). Pos Indonesia. 

Corona, L. (2026, February 3). 8 Decluttering rules I live by as someone who writes about organizing for a living. Real Simple. 

Decluttering Mind: Cara Membersihkan Pikiran dari Kekhawatiran dan Meningkatkan Kesejahteraan. (n.d.). Guruinovatif.id. 

Komentar

Rubik Puan Popular

Dua Peran, Satu Energi: Memahami ROLE STRAIN pada Mahasiswa Profesional

Image by: Marketivate “You can do anything, but not everything” - David Allen Puan pernah nggak sih merasa seperti hidup dalam dua mode aktif sekaligus? Siang sampai sore harus mode profesional dan dituntut untuk akademik, malam mode ambis yang harus nyelesaiin semua deadline kerjaan.  Terkadang rasanya bukan soal capek secara fisik, melainkan malah kelelahan secara pikiran dan batin yang terus memikikirkan “mau ngejar apa sih di dunia ini?” “mau jadi siapa sih?” Inilah yang dinamakan role strain. Apa Itu Role Strain? Psikologi sosial menjelaskan bahwa kondisi ini dikenal sebagai role strain atau ketegangan peran. Istilah ini diperkenalkan oleh sosiolog Willian J. Goode (1960), yang menjelaskan bahwa setiap individu memiliki berbagai peran sosial, dan setiap peran membawa tuntutan yang bisa saling bertabrakan. Role strain terjadi ketika tuntutan dari satu peran melebihi kapasitas individu untuk memenuhinya, atau ketika dua peran berbeda menuntut energi pada waktu yang bersamaan....

Detox Pikiran di Bulan Ramadhan: Stop Comparing, Start Reflecting!

Image by: Pinterest Puan, kalau dengar kata Ramadhan, biasanya yang langsung kepikiran apa? Kata sahur, buka, nahan lapar, nahan haus, dan nahan amarah ya?  Tapi pernah nggak kepikiran kalau Ramadhan itu sebenarnya lagi ngajarin kita tentang detox diri? Yup, nggak cuma detoks fisik aja, tapi juga detox pikiran. Karena kalau mau jujur, yang bikin capek di bulan puasa itu kadang bukan aktivitasnya. Bukan juga jadwal yang padat. Tapi isi kepala kita sendiri. Contohnya buka media sosial sebentar, tau-tau langsung insecure terus bilang “Kok dia udah sejauh itu ya?” Atau waktu lihat teman yang aktif, Puan malah mikir “Kenapa hidup aku kayaknya stuck ?”, “Orang lain keliatan produktif banget, aku kok gini-gini aja ya?”  Tanpa sadar, kita lebih sering membandingkan daripada menikmati proses. Padahal Ramadhan datang buat ngajarin kita hal penting: tentang pelan-pelan, sadar, dan kembali ke diri sendiri. Apa Sih Maksudnya “ Detox Pi...

Selalu Menunda Pekerjaan? Hati-hati Prokrastinasi!

  Image by:  Psychological Science Tugas deadline besok tapi Puan malah scroll TikTok? Sudah tahu harus mulai mengerjakan proyek penting tapi malah bersih-bersih kamar dulu? Tenang, Puan tidak sendirian. Prokrastinasi adalah musuh bersama hampir semua orang. Apa Itu Prokrastinasi? Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau tugas yang seharusnya dikerjakan, meskipun Puan tahu akan ada konsekuensi negatifnya. Menurut Johns Hopkins University Academic Support (n.d.), semua orang pernah menunda tugas penting sesekali waktu. Masalah muncul ketika kita terus-menerus menunda dan tidak menyadari bahwa hal ini sudah menjadi kebiasaan buruk. Kenapa Puan Suka Menunda? Meskipun ada konsekuensi negatif jika tidak menyelesaikan suatu tugas, ada banyak alasan mengapa kita menunda-nunda, termasuk: Takut gagal atau tidak sempurna Puan menunda karena takut hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Daripada mengerjakan dan hasilnya mengecewakan, lebih baik tidak mulai sama sekali. Tugas...

2026 The New 2016: Apa itu Nostalgia?

(Gambar: Lemon 8) Apakah Puan saat ini familiar dengan pembahasan 2026 adalah  the new 2016 ?  Banyak orang yang kembali membahas trend yang beredar di tahun 2016 mulai dari fashion hingga aplikasi Tumblr. Istilah ini mengacu kepada budaya digital dan pop culture 2016 yang kembali populer di awal tahun 2026.  Puan mungkin bertanya-tanya, mengapa spesifik tren di 2016. Menurut Ibcomagazine, tren biasanya menjalankan sistem aturan 20 tahun sekali.Maksudnya adalah setiap 20 tahun sekali tren yang ada pada generasi sebelumnya akan muncul pada generasi baru. Contohnya seperti anak-anak di tahun 2000-an yang suka dengan gaya hidup ( lifestyle ) remaja di era tahun 80-han.  Tapi itu dulu. Dulu tren membutuhkan waktu 20 tahun untuk kembali. Sekarang? Peran media sosial memangkasnya menjadi 10 tahun jadinya kita memandang 2026 dan 2016 sebagai era yang berbeda, dan didorong rasa nostalgia kita semakin ingin kembali ke kehidupan dan lifestyle di 2016.  Selain itu, dilan...