Langsung ke konten utama

Postingan

How to Find Your Spark Again, One Little Thing at a Time

Pernah nggak, Puan merasa dulu ada banyak hal yang bisa bikin Puan excited , tapi sekarang hal-hal itu terasa nothing special? Dulu bisa berjam-jam ngelakuin hal yang disuka, sekarang baru beberapa menit sudah ingin berhenti. Dulu punya banyak hal yang ingin dicoba, sekarang ditanya “lagi suka kegiatan apa?” malah bingung mau jawab apa. Puan masih menjalani aktivitas seperti biasa, kuliah, kerja, mengerjakan tugas, ketemu temen, scrolling media sosial. Everything seems fine. Tapi somehow, ada bagian dari diri Puan yang terasa berbeda. Seolah-olah spark yang dulu membuat hari-hari terasa lebih hidup perlahan menghilang.  Dan mungkin, Puan mulai bertanya-tanya, “What happened to me?”  1. Stop Trying to Become Your Old Self Ketika merasa kehilangan spark , kita sering kali ingin kembali menjadi diri kita yang dulu. Padahal, Puan udah melewati banyak hal sejak saat itu. Wajar kalau ada bagian dari diri Puan yang berubah. Karena itu, menemukan kembali spark bukan berarti harus meng...

Puan Bisa Dukung Perempuan Muda Di Indonesia Untuk Memaksimalkan Potensi Diri Melalui Puan Bisa Festival 2023

Jakarta, 15 Oktober 2023 -  Puan Bisa, komunitas berbasis pemberdayaan perempuan muda Indonesia, membuahkan kajian cepat pada Juli - September 2023 bahwa perempuan muda Indonesia rentan terhadap budaya hustle culture. Hal ini mengakibatkan lebih dari 80% perempuan muda Indonesia mengalami stres, overthinking, resah, tidak percaya diri, dan dampak buruk lainnya. Berangkat dari kajian tersebut, Puan Bisa mengadakan acara Puan Bisa Festival 2023 dengan tema “Girls Day Out : Unlock Your Inspirational Potential to Empower Women” dengan rangkaian acara dimulai tanggal 6 hingga 15 Oktober 2023 sebagai hari peringatan ulang tahun Puan Bisa yang ke-3 yang dihadiri total lebih dari 55 perempuan muda.  Puan Bisa merupakan organisasi pemberdayaan perempuan dengan gerakan penyampaian pesan positif mengenai self-improvement, career serta mental health sehingga para perempuan muda dapat melewati masa mudanya dengan kegiatan yang positif dan terarah. Sesuai dengan apa yang menjadi cita-cita...

Merespon Hustle Culture dan Dampak Buruknya bagi Perempuan Muda, Puan Bisa gelar Kelas Yoga Gratis!

  Jakarta, 14 Oktober 2023 – Puan Bisa, komunitas berbasis pemberdayaan perempuan muda Indonesia, membuahkan kajian cepat pada Juli - September 2023 bahwa perempuan muda Indonesia rentan terhadap budaya hustle culture. Hal ini mengakibatkan lebih dari 80% perempuan muda Indonesia mengalami stres, overthinking, resah, tidak percaya diri, dan dampak buruk lainnya. Berangkat dari hasil kajian tersebut, Puan Bisa mengusung tema “Girls Day Out: Unlock your Inspirational Self Potential to Empower Women” dalam rangkaian ulang tahun ke-3nya pada Oktober 2023 sebagai gagasan bahwa perempuan muda Indonesia memiliki potensi diri yang harus dikembangkan melalui praktik-praktik percaya diri, kontrol diri, dan lain sebagainya. Salah satu rangkaian ulang tahun sekaligus jawaban dari kekhawatiran perempuan muda Indonesia adalah Kelas Yoga yang digelar secara gratis pada 14 Oktober 2023 di Dewandaru Pendopo. Kelas yoga tersebut menjadi kesempatan bagi peserta Puan Bisa Festival 2023 untuk merasaka...

Spotlight Effect : Seakan-akan Diperhatikan Oleh Banyak Mata, Padahal Mah… Belum Tentu!

Pernahkan Puan berada di suatu tempat keramaian seperti foodcourt dan hendak memesan makanan namun, secara tidak sengaja Puan menyenggol gelas di sekitar Puan dan gelas tersebut pecah. Lalu ketika sibuk membersihkan gelas tersebut, Puan Bisa merasa bahwa sorotan orang-orang di sekitar memperhatikan Puan secara seksama dan seketika Puan Bisa mendadak kaku akibat perasaan tersebut. Pernah mengalami hal tersebut? Jika pernah, hal tersebut dinamakan spotlight effect atau efek sorotan. Spotlight effect merupakan suatu fenomena dimana Puan Bisa berpikir bahwa semua orang memperhatikan Puan. Fenomena ini telah dikenal dalam ilmu psikologi sejak tahun 2000, persisnya ketika Thomas Gilovich, Victoria Husted Medvec, dan Kenneth Savitsky meluncurkan studi dengan judul “The Spotlight Effect in Social Judgment: An Egocentric Bias in Estimates of The Salience of One’s Own Actions and Appearance” Seorang dosen psikologi di University of California, Berkeley, Amerika Serikat bernama Rodolfo Mendoza...

Society’s Standards, Haruskah Kita Sempurna?

“Society’s Standards”. Pernahkah Puan mendengar istilah ini? Gampangnya, society’s standards adalah suatu standar yang dijadikan acuan seseorang dalam melakukan sesuatu. Society’s standards biasanya memegang prinsip kesempurnaan. Oleh karena itu, sebagian besar dari Puan Bisa pasti pernah merasakan tekanan dari society‘s standards . Tekanan yang kita rasakan akibat society‘s standards sudah sering kita rasakan bahkan sebelum kita mengenal kata “sempurna”. Banyak dari Puan pasti pernah didorong untuk menjadi seseorang yang bukan diri kita hanya untuk bisa beradaptasi dalam society . Society menginginkan kita untuk menjadi sempurna. Puan harus menjadi pintar, lucu, cantik, berbakat, dan masih banyak lagi terkadang hanya untuk bisa diterima di suatu lingkungan. Puan percayalah, bertahan di lingkungan seperti itu sangatlah tidak sehat. Banyak orang melakukan hal yang tidak mereka ingin lakukan agar bisa diterima dalam sebuah society . Seperti mengubah opini, gaya rambut, fitur wajah, dan...

TINGKATKAN PENGEMBANGAN DIRI, PUAN BISA GELAR WEBINAR INSECURITIES DIHADIRI OLEH LEBIH DARI 100 PESERTA

  Minggu (25/06) - Puan Bisa, sebuah organisasi yang berfokus pada pemberdayaan perempuan Indonesia mengadakan Webinar Learning space yang bertemakan “Ribuan Jurus Keluar dari Insecurity: Dari Self-Awareness hingga Growth Mindset!” dengan menghadirkan narasumber inspiratif yaitu Belinda Azzahra seorang Trainer dan Education influencer. Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.  Melalui survei yang dilakukan oleh Organisasi Puan Bisa menemukan bahwa lebih dari 50% perempuan muda Indonesia (usia 16-23 tahun) menghadapi kebingungan dalam mengatasi insecurity.  Terutama ketika membandingkan perkembangan dirinya dengan orang lain, merasa takut, dan kurang percaya diri saat melangkah keluar zona nyaman.  Menyadari masalah ini, Organisasi Puan Bisa bertujuan membantu memberikan pemahaman kepada para peserta untuk dapat mengatasi rasa tidak percaya diri serta membangun pola pikir yang berkembang.  Dalam acara tersebut, Kak Belinda...

Mengenal Apa Itu Emotional Numbness atau Mati Rasa

  Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan ini, semakin banyak orang yang melaporkan merasa terisolasi dan kehilangan keterhubungan dengan emosi mereka. Fenomena ini dikenal sebagai emotional numbness atau mati rasa. Ketika seseorang mengalami emotional numbness atau mati rasa, mereka cenderung merasa tidak mampu mengakses, mengenali, atau merasakan emosi mereka dengan sepenuhnya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa yang dimaksud dengan mati rasa atau emotional numbness , gejala yang terkait, faktor-faktor penyebabnya, dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi kondisi tersebut. Apa itu emotional numbness ? Emotional numbness atau mati rasa adalah kondisi di mana seseorang kehilangan kemampuan untuk merasakan, mengenali, atau mengalami emosi dengan intensitas yang seharusnya. Individu yang mengalami mati rasa emosional seringkali menggambarkan perasaan kosong, atau merasa tidak berdaya untuk mengekspresikan emosi mereka. Hal ini dapat mempengaruhi ...

Malas atau Burn Out? Jangan Sampai Salah Mengartikannya!

  Puan, pernah nggak sih dalam sehari kerjaan Puan cuman rebahan sambil doom scrolling , nggak mood melakukan sesuatu, dan capek banget sehingga benar-benar hanya ingin beristirahat? Hal tersebut bisa terjadi karena dua hal. Yang pertama, Puan bisa jadi mengalami burn out , atau yang kedua Puan memang lagi malas aja. Nah, kedua hal ini sering disalahartikan loh! Jadi, Puan harus lebih berhati-hati lagi! Kita harus bisa membedakan kondisi yang sedang dialami oleh tubuh kita. Sehingga, Puan pun tidak salah dalam menyikapi sikap tersebut.  Apa sih Burn Out itu? Menurut WHO, burn out adalah s uatu kondisi kelelahan fisik dan mental yang dialami seseorang akibat kehidupan profesionalnya. Hal ini bisa jadi karena kerjaan yang menumpuk, atau bisa jadi karena lembur tanpa liburan yang tak kunjung datang. Efek dari burn out ini tidak bisa kita anggap remeh, Puan. Burn out bisa membuat kita susah fokus, kesulitan untuk berpikir jernih, hingga kelelahan fisik. Nah, apa sih perbeda...