Why are we always in such a rush? Why couldn't we slow a little bit down? Di lingkungan yang serba cepat sekarang ini, slowing down menjadi hal yang terasa tidak produktif dan membuat gerak kita terasa lebih lambat dibandingkan orang lain. Mengapa bisa begitu, ya, Puan?
Karena, kita hidup di mana deadlines selalu mengejar, media sosial selalu menemani dan memperlihatkan seseorang di luar sana jauh lebih baik, lebih produktif, dan lebih banyak pencapaian; membuat kita merasa tak seharusnya slowing down di saat orang lain berusaha lebih keras untuk mendapat apa yang mereka inginkan, dengan kata lain, membuat kita merasa tertinggal jika slowing down.
Either way, what if all of that is just our worrying mind? what if reality presents its opposite? What if it's literally okay to just try to slow down; to have the ability in living life more fully and peacefully.
Why Slowing Down Matters
Seperti yang dikatakan Edward Yu (2010, p.7) dalam bukunya The Art of Slowing Down: "We Are Unaware that We Are Unware." SLowing down menjadi alat untuk brings back our foucusness, as Haemin Sunim said: "what our mind focuses on becomes our world, if we look at the world through the lens of our mind, we will readily notice what we are looking for, because our mind will focus on it." Dengan slowing down, Puan menjadi lebih fokus dan lebih peduli terhadap hal-hal yang tidak Puan fokuskan sebelumnya. It is not just “melambat,” it is about being aware of the things that Puan should only be aware of.
It is Puan controlling the thoughts, not the thoughts controlling Puan. Puan menjadi lebih tenang dalam merespons pikiran-pikiran yang mencemaskan dan tidak impulsif dalam mengambil keputusan. That is where slowing down matters; it reduces the nervous system and creates a peace space within an anxious world.
Ways to Slow Down
Puan dapat mengikuti beberapa cara berikut apabila butuh untuk sekadar bernapas sebentar dan ingin lebih memaknai hidup. Tidak butuh perubahan sepenuhnya, just little things that matter the most.
Fokus hanya pada Satu Kegiatan.
Terkadang multitasking dapat membuat pikiran dan perasaan Puan menjadi lebih cemas, if so, Puan dapat memilih hanya satu kegiatan dan berikan fokus sepenuhnya meskipun hanya sebentar.
Bernapas Sejenak.
Pauses in everyday life are very necessary. Just sit down, breathe, and reboot your mind, Puan.
Perlambat Hari-Hari Puan.
Daripada melakukan segalanya dalam satu waktu dan jarak waktu tertentu, Puan dapat mengurangi hal-hal yang tidak perlu dikerjakan pada saat yang bersamaan dan memperlambat pikiran puan dalam menjalani hari.
In order to stay sane, penting untuk lebih memaknai hidup dalam dunia yang sementara ini, Puan, because the world has never complained about how busy it is, it’s only the mind. So, it’s okay to take a rest for a while, Puan, because when your mind rests, the world also rests (Sunim, 2017).
Slowing down is not falling behind, it's about choosing presence over pressure; calm over chaos; connection over rush.
Sekilas Tentang Puan Bisa
Puan Bisa adalah komunitas perempuan muda yang mendukung pengembangan karir, self-improvement, dan mental health. Sejak pertama kali didirikan tanggal 1 Oktober 2020 sampai saat ini, Puan Bisa aktif melakukan kegiatan kreatif dan edukatif yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran perempuan muda (khususnya usia 16-23 tahun) dalam mengembangkan kemampuan dan rasa cinta akan dirinya.
Referensi:
Daily Calm Lab, (2026, June 11). The Art of Slowing Down in a Fast World. https://medium.com.
Sunim, H. (2017). The Things You Can See Only When You Slow Down: How to Be Calm in a Busy World (H. Sunim & C.-Y. Kim, Trans.). Penguin Publishing Group.
Yu, E. (2010). The Art of Slowing Down: A Sense-able Approach to Running Faster. Panenthea.
Author & Editor: Lilis Fadilah
Komentar
Posting Komentar