Langsung ke konten utama

Dari “Am I good enough to be here?” Coba Ubah Menjadi “What can I learn from being here?”

Source: https://pin.it/7KvGUIMRo  Bayangin Puan masuk ke sebuah ruangan dan semua orang terlihat lebih pintar, lebih berpengalaman, lebih percaya diri daripada Puan. Lalu muncul satu pikiran: “ Aku sebenarnya pantas nggak sih ada di sini? ” Puan sering menganggap perasaan itu tanda bahwa Puan salah tempat. Padahal, What if rasa nggak nyaman itu muncul karena Puan sedang berada di tempat yang membuat Puan berkembang? Mengenal Imposter Syndrome Perasaan seperti “aku nggak pantas ada di sini” sering dikaitkan dengan Imposter syndrome . Secara sederhana, Imposter syndrome adalah kondisi ketika seseorang terus meragukan kemampuan atau pencapaiannya sendiri dan merasa bahwa keberhasilan yang didapat sebenarnya bukan karena kemampuan mereka. Misalnya, Puan berhasil meraih sesuatu. Bukannya merasa bangga, Puan malah berpikir kalau itu cuma keberuntungan. Akhirnya Puan sering membandingkan diri sendiri dengan mereka dan merasa tertinggal. Namun, disinilah Puan perlu melihat perasaan t...

Satu Buket, Banyak Cerita : Puan Bisa Hadirkan Pengalaman Kreatif untuk Perempuan Muda


Keseruan Learning Space bersama Kak Azza pada Minggu (24/5)

24 Mei 2026 - Puan Bisa kembali hadirkan Learning Space bertema “Artificial Flower Market & Self - Workshop : Arrange Your Own Growth” pada Minggu (24/5) di Kopi Lupi. Mengundang Kak Azza, Owner dari BQ Florist sebagai pembicara, workshop ini berhasil menjangkau 24 peserta dari kawasan Jabodetabek. Menggaet BQ Florist sebagai kolaborator, Learning Space kali ini memberikan pengalaman kreatif dengan merangkai bunga secara mandiri. 


Mengusung tema Bloom Your Story, peserta diajak memilih sendiri bunga yang ingin dirangkai sesuai dengan karakter dan preferensi masing - masing individu. Sebelum sesi dimulai, peserta mendapatkan tutorial langsung dari Kak Azza agar dapat memahami teknik dasar merangkai bunga sebelum menciptakan karya mereka sendiri.


Salah satu peserta, Kak Friska, membagikan pengalaman berkesan selama mengikuti workshop ini, “First time, aku bikin bunga buket dan tentunya disini banyak pilihannya. dan diawal kita dikasih tutorial jelas banget, jadi disini kita setelah melihat tutorialnya disuruh rangkai sendiri. Nah, disitu memorable karena kita belajar untuk merangkai sendiri, milih - milih bunganya sendiri, dan turns out not so bad untuk first time”, ujarnya saat memberikan kesan pada acara Puan Bisa kali ini. 


Kak Daneen Tazkia Tarmiji selaku Community Development menyampaikan bahwa kegiatan offline Learning Space dapat menjadi langkah untuk memperluas jangkauan komunitas, “Harapannya memperluas jangkauan Puan Bisa agar Puan Bisa makin dikenal dan memberikan dampak positif bagi perempuan”


Selaku pembicara dan mentor Learning Space Offline kali ini, Kak Azza, menjelaskan mengapa kegiatan ini relevan bagi perempuan muda, “Menurut aku ini penting banget, karena selain melatih kreatifitas wanita diluar, ini juga ajang untuk perempuan mengenal diri mereka sendiri lewat bunga, bunga kan banyak banget artinya, misalkan menggambarkan dirinya itu caring, terus ada yang akrab ke orang orang, ceria, ramah dan sebagainya. Harapan aku event kayak gini membuat wanita mengenal diri sendiri dan independent”, ujarnya. Kak Azza juga memberikan nasihat untuk perempuan muda, “Tetap jadi diri sendiri dan kenali diri sendiri. Jangan takut melakukan apapun sendiri, karena pada akhirnya kita punya diri sendiri”


Melalui kegiatan ini, Puan Bisa berharap dapat terus menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga membantu perempuan menemukan cara untuk bertumbuh, berekspresi, dan mengenal dirinya lebih kuat 



Narasumber

Cinthia Tyana Azzahra, Florist, Owner BQ Florist

Instagram :https://www.instagram.com/centhefussbunny


Narahubung

Arcelia Ferani, Project Manager Learning Space, Puan Bisa

Instagram: https://www.instagram.com/arcellll



Tentang Puan Bisa:

Puan Bisa merupakan komunitas pemberdaya perempuan yang dibangun sejak 1 Oktober 2020 dengan misi untuk membantu perempuan menemukan arah karir, mengembangkan potensi diri dan menyadari kesehatan mental diri sendiri. 

https://instagram.com/puanbisa


Foto: 

https://drive.google.com/drive/folders/1ZYAn0PrMiXo7iEKOChWanfresidlkmkq


Author: Zahara Nur’ain Fathin Bahiyati

Editor : Putri Audia Divayanti



Komentar

Rubik Puan Popular

Takut Ditolak Orang Lain Sampai Takut dengan Diri Sendiri? Yuk, Pahami Respons Fawn

Source: Magnific Apakah Puan pernah merasa sulit menolak permintaan orang lain, meski sebenarnya sedang lelah? Atau lebih memilih mengalah agar tidak cekcok dengan orang lain? Jika iya, mungkin Puan sedang mengalami respons fawn .  Di mata orang lain, selalu mengalah sering dipandang sebagai tanda bahwa seseorang itu baik hati, penyabar, dan sering bisa diandalkan. Padahal, tidak semua sikap tersebut muncul karena keinginan sendiri.  Ada kalanya Puan terus berusaha menyenangkan orang lain karena merasa itu adalah satu-satunya cara agar diterima, disukai, atau dijauhkan dari perselisihan. Jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus hingga mengabaikan kebutuhan diri sendiri, bisa jadi itu merupakan salah satu tanda dari respons fawn . Apa Itu Respons Fawn Respons fawn adalah kecenderungan untuk selalu menyenangkan orang lain demi menghindari penolakan, konflik, atau kemarahan. Puan dengan respons ini biasanya rela mengesampingkan kebutuhan dan perasaannya sendiri agar tetap...

Portfolio 101: Mulai Dari Mana, Ya?

source: https://pin.it/30ORZCIja Puan pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah portofolio . Namun, pernahkah Puan bertanya-tanya, mengapa portofolio menjadi salah satu hal yang hampir selalu diminta dalam proses rekrutmen? Sederhananya, portofolio adalah kumpulan pengalaman, karya, dan pencapaian yang disusun secara menarik agar orang lain dapat melihat kemampuan yang Puan miliki. Melalui portofolio, recruiter tidak hanya membaca apa yang Puan tuliskan di CV, tetapi juga dapat melihat bukti nyata dari apa yang pernah Puan kerjakan. Inilah mengapa portofolio menjadi begitu penting. Portofolio membantu recruiter menilai sejauh mana kemampuan, pengalaman, dan potensi Puan sesuai dengan posisi yang dilamar. Semakin relevan pengalaman yang ditampilkan, semakin besar pula kesempatan Puan untuk meninggalkan kesan yang baik. Jadi, bagaimana membuat portofolio Puan tampak berkesan dan valuable ? Tenang, Puan, bikin portofolio sekarang nggak sesulit yang dibayangkan, kok. Bahkan, kalau belum...

Learning Space Puan Bisa : Kenapa Banyak Perempuan Muda Susah Keluar Dari Problematika Karir?

Jakarta, 7 Februari 2026 - Puan Bisa, komunitas berbasis pemberdayaan perempuan muda Indonesia, memetakan permasalahan terkait dengan dinamika psikologi perempuan muda dalam menghadapi crisis identity khususnya berkaitan dengan arah karir. Hal ini mengakibatkan lebih dari 80% perempuan muda Indonesia mengalami demotivated, overthinking, resah, tidak percaya diri, dan dampak buruk lainnya. Berangkat dari pemetaan permasalahan tersebut, Puan Bisa mengadakan acara Learning Space Puan Bisa 2026 berkolaborasi dengan awardee Puan Bisa Festival 2025 dengan tema "Gap Between Hustle & Reality: Why Young Professionals Feels Stucks in Their Careers" yang dihadiri oleh dari 10 perempuan muda. Puan Bisa merupakan komunitas pemberdayaan perempuan muda Indonesia yang berdiri sejak 1 Oktober 2020. Puan Bisa memiliki fokus pada self-improvement, career, dan mental health. Melalui berbagai program pemberdayaan, Puan Bisa hadir memiliki tujuan untuk menginspirasi dan mengedukasi perempuan m...

Phubbing: Kebiasaan Buruk yang Menurunkan Kualitas Interaksi dengan Lawan Bicara

Ilustrasi seseorang yang merasakan phubbing. (halodoc.com) Di era digital seperti sekarang, HP telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Bahkan, hampir sepanjang waktu tangan kita tidak terlepas dari HP. Meski memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan mengakses informasi, penggunaan HP yang berlebihan juga dapat memengaruhi kualitas interaksi dengan orang di sekitar.  Salah satu perilaku yang semakin sering ditemui adalah phubbing , yaitu kebiasaan lebih fokus pada smartphone daripada orang yang sedang diajak berbicara secara langsung. Apa Itu Phubbing? Sederhananya, phubbing merupakan perilaku mengabaikan lawan bicara yang sedang berada di hadapan kita dengan sibuk menyibukkan perhatian pada HP. Perilaku ini tentunya tidak mencerminkan etika berkomunikasi yang baik, loh Puan. Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk perilaku phubbing tidak hanya digambarkan dengan seseorang yang sibuk membalas chat . Adapun kebiasaan lainnya, seperti membuka media sosia...

Dari “Am I good enough to be here?” Coba Ubah Menjadi “What can I learn from being here?”

Source: https://pin.it/7KvGUIMRo  Bayangin Puan masuk ke sebuah ruangan dan semua orang terlihat lebih pintar, lebih berpengalaman, lebih percaya diri daripada Puan. Lalu muncul satu pikiran: “ Aku sebenarnya pantas nggak sih ada di sini? ” Puan sering menganggap perasaan itu tanda bahwa Puan salah tempat. Padahal, What if rasa nggak nyaman itu muncul karena Puan sedang berada di tempat yang membuat Puan berkembang? Mengenal Imposter Syndrome Perasaan seperti “aku nggak pantas ada di sini” sering dikaitkan dengan Imposter syndrome . Secara sederhana, Imposter syndrome adalah kondisi ketika seseorang terus meragukan kemampuan atau pencapaiannya sendiri dan merasa bahwa keberhasilan yang didapat sebenarnya bukan karena kemampuan mereka. Misalnya, Puan berhasil meraih sesuatu. Bukannya merasa bangga, Puan malah berpikir kalau itu cuma keberuntungan. Akhirnya Puan sering membandingkan diri sendiri dengan mereka dan merasa tertinggal. Namun, disinilah Puan perlu melihat perasaan t...